Sistem Over Power

Sistem Over Power
Klan Long peradaban Tingkat 1


__ADS_3

Etan dan Vivi melihat sebuah bangunan megah yang Notabenya adalah Istana kaisar, Isatana tersebut sangat besar hingga bisa dilihat dari arah mana saja ketika memasuki Ibukota kekaisaran.


" Benar - benar Kota yang sangat makmur, mungkin aku harus berkeliling dulu melihat semuanya yang ada ditempat ini " gumam Etan Lirih.


Vivi bertanya " Sayang, sekarang kita akan kemana ?" tanya Vivi lembut.


Etan tersenyum " Kita akan berkeliling sambil mencari Kota tempat Klan Long berada "


Vivi menganggukkan kepalanya mengerti " Baiklah, aku ikut kamu saja "


Karena Etan tidak tahu alat transportasi apa yang ada di peradaban tingkat satu, dia lebih memilih terbang bersama Vivi.


Tentu saja mereka berdua tidak terbang ke arah jalur Mobil, mereka terbang mengikuti jalan setapak yang dilalu Manusia disana.


Tiba - tiba seseorang menegur mereka dari bawah " Hei Kalian berdua !, turunlah !" teriak orang tersebut.


Karena Etan dan Vivi hanya terbang santai, mereka berdua dapat mendengar Seruan orang tersebut.


Vivi dan Etan langsung turun menghampiri Orang yang menegur mereka, tentu saja Etan tidak menunjukkan wajah kesal sama sekali padanya.


" Ada apa Tuan ?, kenapa anda memanggil saya ?" tanya Etan sopan pada orang tersebut.


Pria yang menegur Etan menghela napas " Apakah kalaian orang yang baru datang ketempat ini ?"


Etan dan Vivi saling menatap, karena mereka bingung kenapa orang tersebut tahu jika mereka pendatang baru.


Tapi Etan mencoba untuk tidak bertindak gegabah " Tuan benar, kami baru datang kesini "


" Pantas saja, Kalian jangan menggunakan kekuatan kalian untuk terbang, Pejuang penjaga pasti akan memberikan sangsi pada kalian, karena semua orang yang ada di kekaisarn tidak boleh terbang ditempat umum !" ucap pria tersebut memperingatkan.


Etan Terkejut " Loh...kok bisa begitu ?" tanya Etan penasaran.


Pria tersebut menggendikkan bahunya " Entahlah, tapi itu sudah aturan disini, katanya jika kalian menunjukkan kekuatan kalian, kalian sama saja menentang kaisar !"


Etan tercengang, karena ternyata ada peraturan seperti itu, padahal diperadaban manapun mereka boleh dengan bebas menggunakan kekuatannya.

__ADS_1


" Saya Gofu Long, kalau boleh tahu nama kalian siapa ?" tanya Gofu sambil memperkenalkan dirinya.


Lagi - lagi Etan di buat terkejut, karena dia bermaksud mencari Klan Long, tapi malah bertemu tidak sengaja dengan salah satu anggota Klan Long.


Etan langsung bertanya " Apakah kamu dari Klan Long ?"


Gofu mengerutkan keningnya " Kalian tahu dengan Klan Long ?" Gofu malah balik bertanya.


Etan mengangguk " Ya aku tahu, apakah kamu tahu Gama Long ?"


Gofu mengangguk " Tuan Gama anggota Klan Long pelataran dalam, sementara aku anggota pelataran Luar, apakah Tuan ada perlu dengan Tuan Gama Long ?"


" Ya begitulah, apakah kamu bisa mengantar kami ke tempat Klan Long berada, ada sesuatu yang penting ingin aku bicarakan denga Gama Long " ucap Etan bersemangat.


Gofu terlihat berpikir sebentar, tapi kemudian dia menganggukkan kepalanya.


Gofu langsung membawa Etan dan Vivi ketempat Gama Long, ternyata jarak mereka dengan Klan Long ternyata dekat, hanya berjalan sepuluh menit saja mereka sudah sampai dikediaman Klan Long.


Gofu menyuruh Etan menunggu di depan gerbang, karena dia tidak diperbolehkan membawa orang sembarangan masuk dalam Klan Long.


Etan menatap Gerbang yang terlihat kuno, meskipun peradaban tersebut sudah sangat maju, tapi Klan Long kelihatannya masih menggunkan dekorasi lama layaknya jaman kekaisaran dulu.


Bangunan - bangunan yang ada di Klan Long mengingatkan Etan dengan kerajaan pada jaman dahulu, tapi hal tersebut membuat kediaman Klan Long terasa nyaman.


Beberapa menit kemudian, Gofu kembali dengan seorang pria sepuh bersamanya.


Etan menduga jika Pria sepuh tersebut adalah Pemimpin Klan Long pelataran Luar.


Etan langsung menangkupkan Tinju, untuk memberikan hormat " Senang bertemu dengan anda Senior "


Pria sepuh tersebut menatap Etan dengan seksama, dia kemudian buka suara " Ada keperluan apa kamu kemari anak muda ?" tanya Pria sepuh tersebut datar.


" Tuan, kedatanganku kemari untuk menemui Tuan Gama Long, jika tidak keberatan izinkan saya bertemu dengan Tuan Gama Long !" jawab Etan tegas dan Sopan.


Pria sepuh mencoba mencari tahu ranah Kultivasi Etan, karena Etan sudah menekan ranah Kultivasinya di ranah Abadi akhir saja, begitu juga dengan Vivi, jadi mereka tidak terlihat berbahaya.

__ADS_1


Pria sepuh akhirnya mengjinkan Etan dan Vivi masuk, karena menurutnya tidak mungkin jika ranah Abadi akan membuat kekacauan.


" Kalian tunggulah disini dulu, aku akan memberitahu Pemimpin penjaga Pelataran dalam dulu " ucap Prua sepuh tersebut yang tiba - tiba menghilang.


Etan tidak terkejut dengan hal tersebut, karena dia sudah tahu jika ranah Kultivasi Pria sepuh tersebut berada di God Emperor akhir, jadi sangat wajar jika dia memiliki kemampuan langkah cepat.


Etan dan Vivi menunggu di tempat tersebut selama setengah jam, akhirnya pria sepuh datang dengan seseorang yang lebih muda.


" Anak Muda, dia yang akan mengantar kamu menemui seseorang, aku harap kalian tidak membuat keributan disini " Pria sepuh tersebut memperingatkan Etan.


Etan menangkupkan tinju " Terimakasih Tuan, saya mana berani membuat kerusuhan di tempat kalian !" ucap Etan bersungguh - sungguh.


Pria sepuh menganggukkan kepalanya, penjaga yang dia bawa juga menganggukkan kepala " ikuti aku !" ucap penjaga tersebut.


Etan dan Vivi mengikuti penjaga tersebut, Etan sepanjang jalan mengangumi betapa hebatnya bangunan Klan Long.


Tidak butuh waktu lama untuk mereka sampai dia pelataran dalam, terlihat banyak penjaga yang berlalu lalang.


Terlihat juga para anggota Klan Long Pelataran dalam yang sedang berlatih di halaman, mereka semua sangat fokus dalam melakukan pelatihan hingga mengabaikan kedatangan Etan dan Vivi.


Penjaga berlutut dengan satu kaki ketika melihat seorang Pria sepuh " Tuan Qin Long !, mereka orang yang ingin bertemu dengan Tuan Gama Long !"


Qin Long menatap Etan, Etan dan Vivi langsung menangkupkan tinju, Etan buka suara " Tuan Qin, salam dari Junior ini !" ucap Etan tegas.


Qin Long mengangkat tangannya, penjaga yang menerti kode tersebut, dia menganggukkan kepalanya dan langsung pergi.


Qin Long buka suara " Masuklah " Ajak Qin Long pada Etan.


Etan dan Vivi mengangguk, mereka berdua masuk dalam sebuah ruangan dan duduk berhadapan dengan Qin Long.


Qin Long yang tidak melihat adanya niat buruk dari Etan, dia bertanya " Kenapa kalian ingin bertemu dengan anakku ?!" tanya Qin Long datar.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2