
Vivi tidak sadar jika kakinya mulai terbakar oleh tubuh Lava milik Pluim, karena dia sekarang sudah sepenuhnya menjadi manusia, Vivi perlahan merasakan sakit karena kakinya terbakar.
Vivi melihat kakinya yang melepuh " Apakah ini yang dinamakan rasa sakit ?" gumam Vivi lirih, sembari menatap lukanya.
Selama ini Vivi tidak pernah terluka, karena sebelum ini dia hanya melawan orang - orang Bumi yang Notabenya kemuatan mereka jauh dibawahnya.
Tapi sekarang dia mendapatkan lawan yang merepotkan, walaupun kemuatan lawannya di bawah kekuatan Vivi, berkat tubuh spesialnya dia bisa melukai Vivi.
Pluim juga sebenarnya sama terluka dengan Vivi, malah Lula Pluim sangat parah, karena hanya tubuh Luarnya saja yang menjadi Lava, tapi organ dalamnya masih seperti biasa, karena itu serangan Vivi membuat organ dalam Pluim terluka.
Pluim bangun lagi, saat dia mau menerjang, tiba - tiba dia ambruk " Hoeeekkk !" Pluim memuntahkan darah yang teramat banyak.
Tubuh Pluim perlahan menjadi manusia biasa lagi karena organ dalamnya sudah terluka sangat parah.
Pluim menatap Vivi yang masih berdiri tegap dengan wajah yang memucat, dia sudah tidak sanggup lagi untuk berdiri.
" Swuuzzzzh !" Vivi tiba - tiba menghilang.
" Duaaakkkk !!!" Vivi memukul Pluim dari atas dengan sangat keras hingga tulang punggung Pluim patah.
" Arggghhh !! " Jeritan terakhir Pluim terdengar, sebelum dia tewas di tempat.
Dolin yang mendengar teriakan Pluim menoleh, dia menghela napas saat sudah tidak bisa merasakan energi spiritual milik Pluim.
Dolin menggunakan telepatinya untuk memberitahu anak buahnya agar cepat pergi dengan kecepatan penuh, untuk memberitahu Kaisar Edward.
Anak buah Dolin yang ketakutan langsung menurut, mereka langsung menggunakan kecepatan cahaya agar Etan tidak bisa mengejar mereka.
Etan terkejut saat tiba - tiba pesawat kekaisaran menghilang, meninggalkan dua ranah terkuat mereka.
Etan menatap tajam Dolin, Dolin hanya tersenyum menanggapinya " kamu benar Tuan, aku yang menyuruh mereka pergi, karena aku tahu kamu bukanlah lawan kami, sebelum kematianku, bolehkah aku mengetahui nama kamu Tuan ?" ucap Dolin masih tenang walaupun wajahnya memucat.
Etan menghela napas " Kamu sebenarnya orang yang baik, sayang sekali karena telah menjadi anjing kekaisaran !"
Etan diam sebentar kemudian melanjutkan " Namaku Etan Clark !, aku akan menguasai kekaisarn dan merubah semua kebijakan yang di tulis oleh Kaisar yang sekarang !!" ucap Etan tegas.
Dolin terkejut karena Etan berkata seperti itu, tapi dia kembali tersenyum " Tuan Clark, saya begitu terhormat bisa Mati di tangan ranah Abadi " Dolin menundukan kepalanya Pasrah menunggu kematiannya.
Etan sebenarnya sangat suka dengan sifat Dolin, tapi sayangnya semua pejuang kekaisaran sudah membuat sebuah kesalahan yang tidak pernah Etan maafkan, mereka mematuhi ucapan Edward, walaupun mereka harus menginvasi planet rendah.
Etan memberikan kematian yang tidak menyakitkan pada Dolin, dia menggunakan Durandal dan menebas kepala Dolin hingga terpisah dari tubuhnya, seketika Dolin langsung menghembuskan napas terakhirnya.
Etan menghela napas lega, dia kemudian menghampiri Vivi.
Etan terkejut saat kaki Vivi melepuh sangat parah, Vivi juga terlihat menahan sakit yang disebabkan oleh luka tersebut.
__ADS_1
" Astaga kamu kenapa Vivi ?" tanya Etan sembari melihat Luka Vivi.
" Saya tidak apa - apa sayang " Vivi berusaha tetap tersenyum.
Etan menggelengkan kepalanya, dia memberikan Vivi Pil penyembuhan, Vivi langdung menelannya.
Etan menggunakan Warp, dia membopong Vivi ala Bridal saat akan memasuki Warp.
Ruang dimensi di kamar Lucion terbuka, Anita dan Wina yang tadi sedang mengobrol, mereka langsung menghampiri robekan ruang Dimensi tersebut.
Mereka terkejut saat Vivi di gendong oleh Etan, mereka berdua menutup mulutnya tidak percaya jika Vivi bisa sampai terluka, padahal kekuatannya hampir sebanding dengan Etan.
" Etan apa yang terjadi ?" tanya Wina cemas.
Anita menimpali " Kenapa Vivi bisa sampai terluka seperti ini ?"
Etan mengabaikan mereka dulu, dia membaringkan Vivi di ranjang, Etan merasa aneh karena luka Vivi sangat lambat sembuhnya, padahal dia sudah menelan pil penyembuhan.
" Anita, Lukanya pasti sangat panas, coba kamu berikan energi spiritual kamu !" perintah Etan tegas.
Anita menagngguk, dia mengalirkan energi spiritualnya, tapi Vivi malah terlihat semakin kesakitan.
Wajah Vivi memucat, membuat Etan dan yang lainnya sangat cemas, Etan duduk di sebelah Vivi, dia mengusap rambut Vivi.
" Sayang, kamu tidak apa - apakan ?" tanya Etan khawatir.
Keingat dingin bercucuran di wajah Vivi, membuat Etan semakin khawatir " Anita hentikan !"
Anita langsung menghentikan aliran energi spiritualnya, tapi tubuh Vivi demam tinggi, walaupun lukanya perlahan menutup.
" Etan !, sebenarnya apa yang terjadi ?" Tanya Anita ikut khawatir.
Etan menghela napas " Kami melawan dua ranah absolut God akhir, aku juga tidak tahu Vivi kenapa karena aku pikir dia akan mudah mengalahkan orang itu !"
Karena demamnya sangat panas, akhirnya Vivi pingsan, Etan dan kedua wanitanya sempat panik, mereka pikir jika Vivi telah pergi, tapi saat Vivi masih menghembuskan napas mereka menghela napas lega.
Tiga Hari berlalu, Vivi belum sadarkan diri juga, tapi Lukanya sudah hampir menutup sepenuhnya, demam Vivi juga sudah sembuh dan nafas Vivi sudah mulai stabil.
Etan yang setiap hari menjaga Vivi bersama kedua istrinya, dia terbangun saat mendengar pemberitahuan System.
[ System perhasil di Upgrade ]
[ status ]
sistem Versi : 4
__ADS_1
Level System : 1 / 0/ 200.000.000
Nama : Etan Clark
kekuatan : Abadi / Abadi Awal ( 2 Milyar Poin )
Vitalitas : Absolut Good Akhir / Abadi ( 1 Milyar poin )
poin Kekuatan : 2.799.500.000
Koin : 1.000.000.000.000.000. [ Reset ]
Uang : [ Reset ] Varmos.
Teknik : Manipulasi Gravitasi/ Hujan Meteor/ Langkah Cepat / Dimensi penyimpanan/Lubang hitam /Pukulan satu Hit / Badai Angin / Pukulan Seribu tangan /Warp, Pintu penembus dimensi /
senjata : Asisten Robot ( Versi 4 ) / Durandal /100 Pasukan Robot ( Versi 4 )/ Pedang Exorcisme / Bom Nuklir ( 3 )
Tubuh : Absolut /Dewa
Tubuh Elemen:
Elemen Angin.
Elemen Api.
Elemen Air.
Elemen Tanah
Toko Sistem :
Pukulan Naga Api ( 500 ribu Poin )/ Belzebub ( 1 Milyar Poin )/ Sumon Golem ( 1 Milyar Poin )/ Binatang Spiritual Naga ( 1 Milyar Poin )
Pil penyembuhan( per butir 1 Juta Poin Poin )
Pil Kultivasi ( Per Butir 10 juta Poin )
Pil penatralisir Racun ( Perbutir 10 juta Poin )
inventory :
Pil penyembuhan ( 100 )
Pil Kultivasi ( 34 )
__ADS_1
Etan langsung membuka matanya lebar - lebar saat melihat ada ranah di atas Abadi, dia langsung terduduk di ranjang.