
Loan menatap anak keduanya yang menjabat sebagai pemimpin keluarga Darknes, anak pertama Loan mengalami gangguan mental, istri dan anaknya meninggal karena kecelakaan, jadi yang memimpin keluarga Darknes sekarang anak keduanya Marlon Darknes.
Marlon Darknes sebenarnya tidak sejenius kakaknya, tapi dari empat anak Loan, hanya Marlon yang dianggap layak untuk memimpin keluarga Darknes.
" Marlon, bagaimana menurutmu tentang Etan Clark ?" tanya Loan.
" Ayah, aku sudah mengirim seseorang untuk melihat sendiri tentang orang yang bernama Etan Clark, menurut dia Etan sangatlah kuat, ditambah para bawahannya yang memiliki kekuatan diranah Dewa semuanya, dia juga mengatakan padaku jika Dorti Muse kalah telak melawan pengawal wanita Etan Clark, jadi aku pikir dia bukan orang yang mudah untuk kita singgung !" ucap Marlon yakin.
Harley York yang notabenya pernah bertarung dengan Dorti Muse saat latih tanding terkejut " Marlon jangan bercanda !, Dorti bukan orang yang lemah !" Ucap Harley yakin.
Lilian buka suara " Harley, Marlon tidak bicara omong kosong, aku juga diberi tahu informanku jika Dorti benar - benar kalah telak, Dorti hampir mati ditangan Pengawal Etan Clark, sayangnya dia bisa pulih kembali karena diberi sesuatu oleh Etan Clark "
Loan mengernyitkan dahinya " Lilian, apa maksudmu diberi sesuatu ?" tanya Loan penasaran.
Lilian menghela napas " Tuan Loan, sepertinya Etan Clark bukan orang sembarangan, dia memiliki keahlian seperti anda, bahkan mungkin melebihi anda " ucap Lilian sopan.
Malvin buka suara " Lilian, bukankah kamu terlalu berlebihan ?, bagaimana mungkin anak muda sepertinya bisa dibandingkan dengan Tuan Loan !?"
Lilian menyeringai " tenang saja aku punya buktinya, Tuan Loan izinkan saya memperlihatkan sesuatu pada anda !"
Loan mengangguk, Lilian memanggil Asistennya, dia menyuruh Asisten untuk membuka Video pertarungan Dorti dengan Vivi.
Asisten Lilian memutar proyektor di dinding agar semua orang bisa melihatnya.
Setelah Video diputar ,terlihat Dorti dan anak buahnya bertarung dengan Vivi, Nomor satu dan dua.
Anak buah Dorti dihajar habis - habisan oleh nomor satu dan dua, sementara Dorti dihajar oleh Vivi.
Dorti kepayahan melawan Vivi, dia sampai terluka parah.
Disini semua orang terkejut, pasalnya ucapan Marlon dan Lilian ternyata benar.
Kemudian Video tersebut memperliahatkan saat Vivi akan menginjak Dorti yang terkapar ditanah.
Tapi entah darimana datangnya Etan, dia tiba - tiba menghentikan Vivi dan sudah berjongkok di samping Dorti.
__ADS_1
Harley York menelan ludah " ini...." dia menatap Video itu tidak percaya.
Semua orang yang ada ditempat tersebut juga merinding, mereka begidik ngeri melihat pengawal Etan yang sangat brutal.
Kemudian mereka melihat saat Etan melemparkan sesuatu kemulut Dorti, dan tiba - tiba Dorti pulih.
" Pil penyembuhan Dewa, bukan itu lebih efektif dari pil buatanku !" ucap Loan tiba - tiba yang membuat semua orang terkejut.
" Ayah, apakah itu mungkin ?, usianya masih seumuran denga Lusi !, bagaimana mungkin dia bisa membuat Pil seperti itu ?" Marlon bertanya dengan mustahil.
Loan menghela napas " Entahlah... tapi aku yakin jika Pil tersebut lebih manjur dari Pil penyembuhan Dewa buatanku, Dorti bisa pulih total hanya dengan hitungan detik !" Loan menatap Etan tidak percaya.
Loan bertanya - tanya siapa sebenarnya Etan ?, kenapa bakatnya benar - benar menantang langit.
Tiba - tiba Lilian buka suara " Tuan Loan, lihat ini.." Lilian menyuruh asistennya memutar saat Video di bagian akhir dan menghentikannya.
Loan terkejut " Lilian dia....?"
" Benar, Tuan Loan, dia menyadari orang saya, yang sedang merekam Video ini, tapi dia membiarkannya, menurut Tuan Loan apakah ini peringatan darinya atau ... ?" Lilian bertanya penuh arti.
Jelas saja semua orang langsung begidik ngeri, pasalnya jika Etan tahu ada yang sedang mengawasinya, dia pasti sudah tahu kalau mereka yang melakukan itu.
Harley, Malvin, Marlon dan Lilian mengangguk mengerti, pasalnya mereka bukanlah keluarga bodoh seperti keluarga long.
Dari melihat Video itu saja dia mereka sudah tahu, jika Vivi sudah berada diranah seperti Loan, jadi ada kemungkinan jika Etan lebih kuat darinya.
Di kediaman Keluarga Muse, Burdi merinding saat diberitahu jika Patriak keluarga Darknes ingin menemui Etan.
Burdi dibuat dilema, dia ingin memberitahu Etan atau tidak, akhirnya Burdi memilih bertanya pada Bralen, karena Burdi yakin jika Bralen pasti punya solusi.
" Ayah, apakah kita harus memberitahu Tuan Clark, jika besok Tuan Loan akan menemuinya ?" tanya Burdi khawatir.
Bralen menghela napas " Mau bagaimana lagi, bukankah keluarga kita sudah berjanji akan setia pada Tuan Clark ?, kita beritahu saja beliau, biar Tuan Clark yang memutuskan agar kita berbuat seperti apa "
" Tapi Ayah..."
__ADS_1
" Burdi... kamu lihat sendiri bagaimana kekuatan Tuan Clark, dia pasti bisa mengatasi Tuan Loan !" ucap Bralen yakin.
Burdi menghela napas " Baik ayah !"
Burdi langsung bergegas menghubungi Etan, karena dia tidak ingin membuang Waktu.
Sementara Etan sedang berdiskusi dengan Vivi masalah pembelian beberapa alat tempur untuk pasukan Khusus dan alat transportasi pribadinya.
Ponsel Etan tiba - tiba berdering, dia melihat layar ponsel dan melihat nama Burdi ,dia langsung mengangkatnya " Ada apa Burdi ?"
" Tuan Clark, Patriak keluarga Darknes besok akan menemui anda saat anda ke Provinsi Burn, tapi anda tenang saja kami akan mengerahkan seluruh kekuatan keluarga Muse untuk berjaga - jaga jika mereka akan bertindak di luar kendali " Burdi berkata dengan yakin.
Etan tersenyum " Baiklah... Biarkan dia menemuiku besok, kalian tidak usah khawatir, aku bisa menyelesaikannya sendiri ." Ucap Etan yakin.
Burdi tersenyum getir diseberang telepon, pasalnya semua keluarga besar akan ketakutan jika menemui Loan, karena dia orang terkuat diantara semua keluarga besar. Tapi Etan malah terlihat santai, nada suara Etan terdengar sangat percaya diri.
Burdi menghela napas " Dimengerti Tuan Clark !" Setelah mengatakan kalimat tersebut Burdi mematikan ponselnya.
" Benar - benar orang yang tidak bisa ditebak, seberapa kuat sebenarnya Tuan Clark ini?, ah..sudahlah .. lebih baik aku menyiapkan segala sesuatunya untuk besok !" gumam Burdi pada dirinya sendiri.
Kembali ketempat Etan.
" Jadi Vivi tadi apa saja yang sudah kamu beli ?" tanya Etan penasaran, pasalnya dia ingin cepat menghabiskan uang agar bisa meningkatkan kekuatannya sesegera mungkin.
Vivi tersenyum " Tuan Clark semua pesanan anda sudah saya penuhi , mungkin besok semuanya akan tiba di provinsi Longtown, karena saya membeli dari kenalan Levi yang berada di Provinsi Varmos !"
" Provinsi Varmos ?" beo Etan, karena Etan baru mendengar nama tersebut.
" Benar Tuan, Provinsi Varmos merupakan Provinsi terbesar diseluruh Bumi, disana surganya para Pedagang Militer, semua kebutuhan anda akan didatangkan dari sana, karena Provinsi tersebut tidak diberi aturan pajak yang ketat, makanya disana juga banyak pedagang gelap yang menjual beberapa senjata Militer, mungkin Tuan harus kesana nanti !" ucap Vivi memberikan saran.
Etan mengangguk mengerti, karena dia juga butuh beberapa perlengkapan, dia langsung mendapatkan ide jika sehabis dari Provinsi Burn, mungkin dia akan pergi ke provinsi Varmos.
.
.
__ADS_1
.
.