Sistem Over Power

Sistem Over Power
Kediaman Etan di Serang


__ADS_3

Etan menikmati hidupnya di Bumi dengan tenang selama ini, karena tidak ada tanda - tanda peradaban tingkat atas akan menyerang.


Tapi Etan sedang membuat sebuah kapal luar angkasa untuk menuju peradaban tingkat Atas, pasalnya dia tidak bisa menunggu lebih lama lagi.


Karena kekuatannya yang hampir setara dengan kekaisaran peradaban tingkat Atas, Etan pikir dia harus bergerak lebih dulu agar menghindari pertempuran di Bumi.


Untuk itu Etan membuat kapal luar angkasa tersebut dengan bantuan semua keluarga Kuat di Bumi, dengan memanggil para ahli Sains yang ada di Bumi.


Tapi hasilnya masih mengecewakan, menurut Etan pesawat - pesawat yang mereka buat belum setara dengan pesawat prajurit rendah peradaban tingkat Atas.


Karena ketahanan, Senjata dan teknologi peradaban tingkat Atas sudah melampaui teknologi di Bumi.


Alhasil Etan hanya bisa menunggu, entah sampai kapan saat pesawat tersebut sudah berhasil di buat dengan kriterianya.


Di tempat penelitian pembuatan pesawat, seorang profesor dengan rambut Botak di depan, dia terlihat sedikit prustasi.


" Kalau begini terus bagaimana kita bisa memenuhi kriteria Tuan Clark ?" Ucap Profesor Ralp dengan getir.


Ludolf, Seorang profesor yang bekerja sama dengan Ralp menghela napas " sepertinya pembuatan pesawat yang diminta Tuan Clark sangat mustahil, kita sudah menggunakan badan pesawat dengan benda - benda terkuat di Bumi tapi hasilnya sama saja, Tuan Clark dapat menghancurkannya dengan mudah !"


" Anda benar Tuan Ludolf, sepertinya kita harus bicara dengan Tuan Clark untuk membahas masalah ini " Ucap salah satu anak didik Ludolf.


Para Profesor sebenarnya sudah membuat puluhan pesawat yang menurut mereka sudah sangat sulit dihancurkan.


Mereka sudah menguji cobanya dengan meledakannya dengan peledak dengan daya ledak yang kuat seperti Tank dan Roket.


Pesawat tersebut memang tidak hancur, tapi saat Etan datang, dia menggunakan kekuatannya, hanya dengan satu jari saja kapal tersebut terbelah.


Karena itulah para profesor frustasi, mereka tidak tahu lagi harus berbuat apa, pasalnya mereka sudah mencoba dengan menggunakan beberapa Logam yang sangat keras di Bumi, tapi hasilnya Nol besar, dihadapan Etan pesawat tersebut tidak ada apa - apanya.


Sementara mereka sedang berdiskusi diruangannya, Etan sedang duduk santai di teras Mansionnya.


Ford dan Gord yang dulu sempat bertarung dengan Etan, mereka sekarang menjadi pengawal pribadi Wina, pasalnya diantara istri Etan, Wina yang terlemah di antara mereka, jadi Etan Menyuruh Ford dan Gord menjadi pengawalnya, karena Wina masih memegang kursi CEO Clark Industries.


Ford terlihat berburu - buru untuk melapor " Tuan Clark, didepan ada seseorang yang ingin menemui anda !"


Etan mengerutkan keningnya " Siapa ?" tanya Etan datar.


" Entahlah Tuan Clark, tapi kekuatannya lebih tinggi dari saya !" ucap Ford cemas.

__ADS_1


Etan langsung berdiri, dia terkejut karena ada orang yang kekuatannya di atas Ford, padahal Etan tidak pernah memberikan pil Kultivasi pada sembarang orang.


" Swuzzzz !!"


Etan tiba - tiba menghilang, dia langsung menuju ke depan gerbang mansion.


Sementara itu di depan gerbang Mansion, terlihat Gord yang sudah babak belur akibat bertarung dengan Pria sepuh yang berpakaian serba hitam.


Pria sepuh tersebut terlihat sedang melompat, dia akan melakukan tendangan dari langit untuk membunuh Gord.


Gord tidak bisa melihat pergerakan Pria sepuh tersebut, pasalnya kekuatannya sangat jauh dibanding Pria sepuh.


Gord yang terkapar di tanah, dia hanya bisa pasrah jika dia akan mati oleh pria sepuh tersebut.


" Swuuzzz !" Tendangan Pria sepuh sangat cepat meluncur kearah Gord.


" Duaakkk !!"


" Bruaakkk !!" Prua sepuh terlempar menghantam pohon yang ada di dekat gerbang Mansion hingga roboh.


Pria sepuh langsung bangkit seperti tidak merasakan apapun.


Etan tidak menghiraukan pria sepuh tersebut terlebih dahulu, dia mengambil Pil penyembuhan di dalam System dan melemparkannya ke arah Gord " Makan itu, dan istirahatlah terlebih dahulu " ucap Etan datar.


" Terimakasih Tuan Clark !" Gord tanpa ragu menelan pil yang diberikan Etan.


Etan mentipitkan matanya, dia menatap pria sepuh tersebut dengan sinis " Berani sekali kamu membuat keributan di kediamanku !" ucap Etan ketus.


" Hahahaha... kenapa ?, apa kamu takut Etan Clark !" Pria sepuh berbicara dengan percaya diri.


Etan tidak mau banyak bicara, dia alngsung menyerang Pria sepuh tersebut.


" Swuzzz !" Etan menghilang dari tempatnya, tiba - tiba dia sudah ada dihadapan Pria sepuh.


Pria sepuh yang merasakan pergerakan Etan menangkis serangan Etan dengan menyilangkan kedua tangannya didepan Dada.


" Duaakk !!" Pria sepuh hanya mundur beberapa Meter dari tempatnya berdiri, setelah menerima pukulan Etan.


Etan sengaja tidak menggunakan kekutan penuhnya, karena dia pikir jika kekuatan pria sepuh tersebut hanya sedikit diatas Gord.

__ADS_1


Tapi Etan terkejut, karena dia sempat merasakan jika Pria sepuh tersebut sudah berada diranah Imortal akhir.


Etan menatap Pria sepuh dengan seksama, dia bertanya - tanya siapa sebenarnya pria sepuh tersebut, pasalnya kekuatannya sudah imbang dengan Loan yang merupakan orang terkuat di Bumi yang dikenalnya.


Etan bertanya pada pria sepuh " darimana kamu mendapatkan kekuatan itu !" tanya Etan langsung.


" Hahaha.. apa itu penting buat kamu Etan Clark !, yang terpenting hari ini kami akan membunuhmu !, karena kamu keluarga kami jadi terasingkan !" terlihat sorot mata yang dingin di pria sepuh tersebut.


Tiba - tiba tiga orang muncul lagi, mereka menyerang Etan secara bersamaan.


Tapi Etan yang Notabenya lebih kuat dsri mereka, dia sudah tahu jika ada banyak orang yang sedang mengincarnya.


Mereka bertiga menggunakan teknik kusus mereka.


Ada yang melemparkan jarum - jarum kecil dengan Racun.


Melemparkan pukulan dengan Siluet pedang angin yang berjumlah ratusan.


Dan menembakan bola - bola apai kecil yang tidak ada habisnya.


Etan sangat terkejut, pasalnya mereka semua mempunyai teknik kusus dengan Elemen.


Etan bertanya - tanya siapa orang - orang itu sebenarnya.


Ratusan serangan menghujam langsung kearah Etan.


" Duar !


" Duar !


" Duar !


Etan terkena serangan tersebut dengan Mutlak, hingga mengakibatkan tempat berdirinya Etan menjadi kawah yang sangat besar, bangunan gerbang Mansion yang terkena serangan juga ikut ambruk.


Ford yang sudah datang dan memapah Gord bertanya " Tuan Clark !"


Mereka berdua khawatir jika Etan kenapa - napa.


Pria sepuh yang melawan Etan menyeringai " Kali ini kamu pasti Mati Etan Clark !, kami sudah menyiapkan rencana ini jauh - jauh hari !, dan aku yakin ini akan berhasil !" ucap Pria sepuh bangga.

__ADS_1


__ADS_2