
Setelah kejadian malam itu, hubungan Edward dan Lizzy pun semakin dekat. Edward merasa sangat beruntung dapat kenal dengan Lizzy.
Edward mengundang Dave juga untuk hadir ke wisudanya. Dave mengerti kondisi Edward, dan tanpa pikir panjang Dave langsung bersiap siap ke acara graduation Edward. Dave telah tiba di Amerika sehari sebelum graduation Edward dimulai.
Hari ini adalah hari graduation Edward. Dari seluruh mahasiswa kedokteran di angkatan ini, hanya Edward lah yang terbilang muda karena menyelesaikan studi dalam waktu 4 tahun saja. Edward merasa bahagia saat melihat Lizzy perempuan spesialnya dan Dave sahabatnya itu datang ke acara wisudanya. Edward telah resmi menjadi dr. Edward Wang. Ia tak mengambil gelar spesialis karena ia ingin berfokus pada ilmu bisnis. Karena ia disuruh untuk kuliah dibidang kedokteran makanya ia menunda untuk kuliah jurusan bisnis seperti Dave. Ia akan mengambil S2 dengan jurusan bisnis.
Ketika Edward menaiki panggung dengan baju toga nya, Lizzy memfoto dan memberi tepuk tangan untuk Edward. Karena, Edward adalah dokter termuda di angkatan tahun ini.
Acarapun selesai dan Edward menghampiri Lizzy dan juga Dave.
" Selamat ya Wat, udah jadi dokter sekarang." kata Lizzy sambil memberi sebucket bunga mawar merah.
" Thank you Zy." ucap Edward sambil memeluk Lizzy. Lizzy yang terkejut hanya diam mematung.
" Wah siapa ini Wat?" tanya Dave.
" Oh iya lupa. Dave kenalin ini Lizzy. Zy kenalin ini Dave sahabatku." kata Edward. Lizzy dan Dave pun bersalaman. Dave terpukau akan kecantikkan Lizzy dan enggan untuk melepaskan tangannya.
" Dave, udah salamannya lama banget sih." ucap Edward.
" Oh iya iya. Sorry ya Liz." saut Dave.
" Hahaha iya gapapa koq. Oiya foto yuk buat kenangan." kata Lizzy.
" Sini aku yang fotoin kalian ber dua." kata Dave.
" Ok thank you." saut Lizzy.
Lizzy dan Edward pun berfoto bersama demikian juga Dave yang berfoto dengan Edward dan juga mereka foto ber 3. Acara graduation pun selesai. Lizzy pulang bersama Edward dan Dave. Edward merencanakan untuk merayakan wisudanya bersama Lizzy dan Dave tentunya juga berencana untuk meresmikan hubungan Edward dan Lizzy.
Dave membantu Edward menyiapkan makan malam dirumahnya. Sementara Edward pergi menjemput Lizzy di apartemen nya. Segala persiapan sudah selesai, dan Edward pertama kali mengundang seorang perempuan untuk ke rumahnya serta juga Lizzy yang baru pertama kali melihat rumah Edward selama pertemanannya ini.
Lizzy dan Edward pun tiba dirumah Edward untuk merayakan wisudanya dan juga meresmikan hubungan mereka. Acara tersebut disiapkan oleh Dave .
" Hai Liz." sapa Dave.
__ADS_1
" Hai.." sapa Lizzy.
" Langsung aja yuk kita mulai makan makannya." ajak Edward.
" Bentar yaa gw mau panggang daging dulu." ucap Dave.
" Ok biar mateng ya dev." ujar Edward.
" Emang lu kira masak aer apa sampe mateng hahaha." canda Dave yang langsung segera pergi ke arah belakang taman rumah Edward untuk memanggang daging.
" Zy ke sana dulu yuk bentar." ajak Edward.
" Mmm ayo." saut Lizzy.
Mereka tiba dipinggir kolam renang rumah Edward.
" Zy. Ak.. Aku.. mau ngomong." kata Edward dengan gugup.
" Hm? Ya ngomong aja." jawab Lizzy.
" Kamu kenapa?" tanya Lizzy.
" Ak akuuu suka sama kamu saat pertama kali kita ketemu dibandara. Aku mencintai kamu selama ini." kata Edward
"Apa kamu juga merasakan hal yang sama?" tambah Edward.
" Hah?" Lizzy melotot karena ia terkejut.
" Kalau kamu gak merasakan hal yang sama kaya aku gapapa koq Zy." kata Edward.
" Kata siapa aku gak merasakan kaya kamu?" tanya Lizzy.
" Hah? Maksudnya?" tanya balik Edward.
" Maksudnya, selama ini juga aku merasakan hal yang sama kaya kamu. Cuma kamu nya aja yang gak peka sama aku. Tapi Wat, aku bukan dari keluarga yang kaya seperi kamu. Aku bisa kuliah disini karena aku diangkat anak oleh keluarga lain. Aku beda Wat, kita gak sama." jawab Lizzy.
__ADS_1
" Aku mencintai kamu tanpa alasan Zy. Aku gak peduli mau kamu orang miskin atau pengemis sekalipun aku mencintai hati kamu." kata Edward
" Do you want to be my girlfriend?" tanya Edward.
" Yes." saut Lizzy.
" Are you sure?" tanya Edward tak percaya.
" Sure." jawab Lizzy yakin.
" Thank you Zy. I love you." kata Edward.
" I love you too Wat." ucap Lizzy sambil menggenggam tangan Edward.
Lalu mereka kembali ke acara makan makannya.
" Cie, udah officially nih." ledek Dave.
" Hahaha iya dong gw gitu. Kenalin Dave, ini Lizzy sekarang dia tunangan gw." ujar Edward.
" Ih Wat, apa apaan sih kamu. Hahaha." ucap Lizzy malu.
" Long last yaa buat kalian berdua." kata Dave.
" Thank you." saut Lizzy.
" Thanks bro." jawab Edward.
Seusai acara tersebut, Edward mengantarkan Lizzy pulang.
Dan liburan semester ini sudah dimulai. Lizzy tak berniat pulang ke Indonesia karena ia harus belajar lagi untuk cepat lulus seperti Edward. Winny dan Randy pun membiarkan anak nya tersebut meraih cita-cita dan harapannya. Ia sangat bangga akan keputusan Lizzy untuk lulus dengan cepat.
Edward pun tak pulang ke Indonesia meski disuruh oleh orang tuanya untuk pulang, tetapi ia tak menghiraukan. Sebab, penyemangat hidupnya ada di Amerika bersamanya. Ia pun belajar bersama Lizzy. Lizzy belajar materi semester atasnya dan bersiap untuk gelar dokternya seperti Edward, dan juga mengambil jurusan spesialis bedah umum. Edward belajar ilmu bisnis dari awal, karena S2 nya adalah ia mengambil jurusan bisnis di Harvard Univeristy juga.
*** Semoga kalian suka.. JANGAN LUPA KLIK LIKE AND COMMENT NYA YAA hehehe.. Happy reading guys 😊❤😘 ***
__ADS_1