Story Of Life

Story Of Life
Hal tak terduga


__ADS_3

3 tahun telah berlalu, Lizzy dan Edward yang telah resmi menjadi pasangan ini selalu bersama dan saling membantu dalam suka maupun duka. Mereka menjalani aktivitas seperti biasanya. Dan hari ini Lizzy telah lulus dan mendapat gelar dokternya. Edward juga lulus S2 nya pada hari ini. Mereka berdua menggunakan baju toga. Tetapi berbeda motif nya karena mereka beda fakultas.


Edward mengundang Dave seperti biasanya. Kalau Lizzy membawa kedua orang tuanya serta juga Lia dan Al yang sekarang telah menjadi tunangan Lia. Ketika acara sudah selesai, Lizzy ingin berfoto bersama keluarganya. Namun Edward dan Dave datang menghampiri mereka.


" Kamu mau kemana?" tanya Lizzy.


" Mau ke kamu. Selamat ya sayang udah jadi dokter sekarang haha. Lanjut ambil spesialis nya." kata Edward.


" Hmm iya aku ambil spesialis. Oiya Wat kenalin ini mama dan papaku. Ini kak Lia kakak ku dan ini tunangannya bang Al. Ini Edward yang sering aku ceritain ke kalian." kata Lizzy.


" Ohh halo om, tante, kak, dan abang. Saya Edward." ucapnya sambil menyalami keluarga Lizzy.


" Halo ganteng. Jadi kamu pacarnya Lizzy haha." jawab Winny.


" Selamat ya buat kalian berdua." ucap Randy.


Lalu setelah acara selesai mereka pulang ke rumah masing masing. Keluarga Lizzy tak bisa berlama lama di Amerika karena mereka memiliki urusan di Indonesia sehingga mereka pamit pulang setelah 3 hari di Amerika. Lizzy mengantar mereka ke bandara. Dan Lizzy berliburan di Amerika bersama Edward.


Hingga suatu hari, Edward mendapat telepon dari mami dan papinya yang menyuruh dirinya untuk pulang ke Indonesia. Edward pun memutuskan untuk membicarakannya dengan Lizzy.


" Zy, mami papi nyuruh aku buat pulang ke Indo." kata Edward saat sedang makan bersama Lizzy di sebuah restaurant.


" Wah, bagus dong Wat. Artinya mereka kangen sama kamu." jawab Lizzy.


" Tapi aku mau disini aja sama kamu Zy. Kamu kan 6 bulan lagi lulus. Lagian kerjaan aku juga ada disini." kata Edward.


Iya memang Edward saat ini bekerja menjadi dokter di salah satu rumah sakit di Amerika.


" Wat, listen to me. Itu orang tua kamu Wat. Mereka yang membesarkan kamu sampai saat ini. Pulang lah Wat." saut Lizzy.


" Zy, kalau aku ke Indo kamu sendirian disini." kata Edward.


" Aku gapapa Wat. Kan masih bisa kontek an. Ada teman temanku koq disini. Kamu pulang yaa kasian orang tua kamu." ujar Lizzy.


" Ok aku bakal pulang. Tapi secepatnya aku akan balik lagi ke sini. Tunggu aku Zy." jawab Edward.


" Iya aku bakal tunggu kamu koq." kata Lizzy.

__ADS_1


" Makasih kamu selalu ngertiin aku dan selalu bikin aku tuh nyaman. You are my angel Zy." kata Edward.


Setelah hari itu, Edward pulang ke Indonesia dan bertemu dengan orang tuanya. Sementara Lizzy berada di Amerika yang sedang mengambil gelar spesialis nya.


#########################


Di rumah keluarga Wang.


Edward yang turun dari kamarnya untuk sarapan bersama keluarganya setelah semalam tiba di Indonesia.


" Hai anak mami. Apa kabar?" tanya Melan.


" Hallo mi, Wat baik." saut Edward singkat.


" Wat, papi bangga deh kamu udah bisa jadi dokter dan juga berbisnis sekarang." kata Kevin.


" Itu juga berkat kalian." jawab Edward sambil memaksakan senyumannya.


" Oiya Wat, abis sarapan ada yang mau kita bicarakan. Jangan kemana mana dulu ya. Kamu gak mau pergi sama si Dave kan?" tanya Melan.


" Nggak kok mi." saut Edward.


" Kemari Wat. Duduk." panggil Melan dan Edward pun langsung duduk di sofa ruang tamu.


" Wat, apa kamu tau kenapa kami menyuruhmu pulang ke Indonesia?" tanya Kevin.


" Gak tau pi. Ada apa emangnya?" kata Edward.


" Kamu akan dijodohkan dengan anak temen papi. Sekarang dia udah sukses kembali dan bangkit dari ketepurukkannya, papi dan mami butuh mereka untuk memajukan perusahaan yang sedang turun ini Wat. Apakah kamu bersedia?" jelas Kevin.


" WHATTTT??? Dijodohin? Gak salah? Wat bukan anak bocah lagi pi, Wat bisa nentuin pilihan sendiri." jawab Edward.


" Wat, ini demi perusahaan kami." kata Melan.


" Mi, pi. Apakah kalian sedang menjual Wat kepada teman kalian?" tanya Edward.


" HEY! JAGA BICARAMU!" teriak Kevin.

__ADS_1


" Kami ingin yang terbaik buat kamu. Anak temen papi kamu itu anak baik baik. Dia juga dokter cocok sama kamu." kata Melan.


" Mi, Wat udah punya pilihan sendiri. Wat punya pacar di Amerika. Dan dia juga dokter mi sama seperti anak temen papi." saut Edward.


" Apa? Pacar? Hey putuskan pacarmu itu sekarang! Anak yang akan papi jodohkan dengan kamu itu cantik, baik, sopan, pintar, dan juga dokter. Dia adalah anak dari keluarga baik baik." jelas Kevin.


" Gak peduli dia dari keluarga mana dan gimana dia. Enak banget papi bilang suruh putusin pacar Wat!! Apakah papi tau? Saat Wat kehilangan arah tujuan hidup, dia menjadi tujuan hidup Wat. Disaat Wat butuh orang untuk menemani Wat saat susah dia orang yang selalu menemani. Dia segalanya bagi Wat mi, pi. Tolong ngertiin Edward kali ini aja. Wat udah nurutin kemauan kalian untuk menjadi dokter. Dan sekarang tolong kalian turuti apa keinginan Edward." ucap Edward sambil pergi menuju kamarnya dan meneteskan air mata.


Ia tak menyangka bahwa kepulangannya adalah untuk dijodohkan. Edward tak mengenal keluarga rekan rekan papinya karena saat ada acara bisnis, Edward selalu memilih untuk tidak mau hadir. Ia tak bisa memikirkan bagaimana jika ia putus dengan Lizzy dan melupakan Lizzy untuk menikah dengan orang lain.


Edward pun menelepon Lizzy.


" Halo?" tanya Lizzy.


" Halo sayang. Kamu lagi apa?" tanya Edward dengan suara yang serak.


" Aku baru mau tidur. Kamu kenapa kok suaranya serak gitu?" tanya Lizzy.


" Oh gitu. Aku gapapa koq." jawab Edward.


" Jangan bohong sama aku. Kamu abis nangis?" tanya Lizzy.


" Beneran sayangku, aku gapapa. Cuma perbedaan cuaca buat aku jadi rada flu." jawab Edward berbohong.


" Emm kamu jangan buat aku khawatir dong Wat. Udah minum obat?" tanya Lizzy lagi.


" Udah koq hehe." kata Edward.


" Ok deh kalau udah. Kamu sendiri lagi apa? Gimana di Jakarta?" kata Lizzy.


" Iya. Aku mau pergi main sama Dave nih. Kan si Dave kerja di kantor papi." saut Edward.


" Oh ya? Hahaha. Hati hati yaa jangan pulang malem kamu Wat. Jaga kesehatan." kata Lizzy.


" Iya kamu juga ya. Selamat tidur sayangku. I love you." kata Edward.


" Bye Wat. I love you too." jawab Lizzy sambil menutup teleponnya dan langsung tidur.

__ADS_1


" Bahkan gw gak sanggup buat ngomong ke Lizzy tujuan gw pulang ke Indo dan juga kalau gw abis nangis." kata Edward dalam hatinya.


*** Hallo para readers. Gimana kabar kalian hari ini? Semoga sehat sehat aja yaa hehe.. Jangan lupa klik LIKE AND COMMENT nya yaa kalau kalian suka. Selamat membaca para kawanku. Terimakasih sudah menyempatkan waktunya membaca novel ini. 🙏😊😘❤ ***


__ADS_2