Story Of Life

Story Of Life
Wedding day Lia


__ADS_3

Segala persiapan untuk pernikahan telah dilakukan dari berbulan bulan lalu. Lia yang menjadi bagian dari keluarga Surya Atmaja karena Lizzy akan menikah dengan tunangannya yaitu Al. Al sangat mencintai Lia dan begitupun sebaliknya. Al tidak memandang latar belakang Lia ataupun sekarang Lia yang telah menjadi keluarga Surya Atmaja.


Persiapan dilakukan oleh kedua mempelai sendiri tanpa bantuan W.O. Lia yang menginginkan resepsi pernikahan yang sederhana karena budget yang telah mereka siapkan juga tak cukup banyak untuk menyewa gedung yang besar. Mereka hanya menyewa sebuah ballroom hotel yang sederhana untuk menggelar resepsi pernikahan.


Lizzy, Alya, dan Silvya menjadi bridesmaids dari Lia. Teman teman Lizzy sangat dekat dengan Lia dan juga Al. Gaun Lizzy sama dengan gaun Alya dan Vya. Satya dan juga Febry datang ke pernikahan Lia dan Al namun mereka menggunakan pakaian kemeja batik biasa. Lizzy mengecat setengah rambutnya menjadi warna biru ( ombre ) karena Lizzy ingin terlihat kekinian dengan trend yang ada pada saat ini. Hal tersebut membuat Lizzy menjadi pusat perhatian selain kedua orang yang menjadi pemeran utama pada hari ini. Edward pun sama, walaupun ia adalah laki laki, ia juga mengecat sebagian atas rambutnya dengan warna abu abu.


Winny dan Randy sebagai wali dari Lia terlihat sangat elegant dengan gaun seperti bridesmaids dan juga jas hitam yang diberikan sapu tangan berwarna biru dan bunga di sakunya. Edward juga sudah pasti datang dengan menggunakan jas hitam dengan bunga disakunya karena sebagai laki laki dari pihak keluarga dan juga pacar Lizzy yang merupakan adik Lia.


Pengucapan janji suci pernikahan telah dilakukan. Lia dan Al mengikat janji mereka dalam sebuah pernikahan. Acara resepsi pun dimulai. Tamu tamu berdatangan terutama kawan dari tempat Lia bekerja dahulu dan juga kerabat dari Al. Selama acara resepsi berlangsung, Lizzy terlihat bersama dengan Edward yang terlihat sangat tampan dengan rambut grey yang dipadukan dengan pomade.


Acara yang paling ditunggu tunggu adalah acara PELEMPARAN BUNGA. Hal itu ditunggu tunggu karena sebagian orang percaya bahwa menerima bucket bunga dari pengantin akan membuat mereka yang mendapatnya akan menyusul di pelaminan nanti. Baik dari Lizzy, Edward, Alya, Satya, Vya, Febry, dan para tamu hadirin sekalian pun mendekat ke arah pelaminan.


" Untuk semua yang merasa JOMBLO dan BELUM MENIKAH diperbolehkan untuk maju ke depan pelaminan untuk acara pelemparan bunga dari pengantin." ucap MC.


Setelah semua nya berkumpul didepan. Bunga pun terlempar dari pengantin ke arah Edward dan Lizzy. Sontak hal itu membuat yang lain menjadi iri. Pasalnya, Lizzy merupakan adik Lia sendiri.


" Wahh ade nya pengantin yang dapet." ucap salah satu tamu.


" Iya ade nya yang bentar lagi nyusul." ucap yang lainnya.


" Oh itu kayanya pacarnya tuh yang disampingnya." katanya lagi.


" Iya deh kayanya. Cocok sih keliatannya. Yang satu cantik yang satu ganteng. Enak di pandang." jawab yang lain.


" Itu kan dua duanya udah sukses tau, yang satu udah jadi pemilik rumah sakit, yang satu lagi udah jadi CEO terkenal." kata seorang tamu.


" Iya pasangan dokter itu bu." saut yang lain.


(Mohon maap ini ibu ibu para hadirin julid nya kurang lebih seperti itu hehehe) 😁


Disatu sisi Edward dan Lizzy yang terlihat kebingungan karena bucket bunga itu adalah milik mereka berdua karena jatuhnya diantara mereka berdua.


" Buat kamu aja Yang bunga nya." ucap Edward sambil memberi bucket tersebut kepada Lizzy.


" Thank you." kata Lizzy.


" Cieee bentar lagi nyusul kak Lia." canda Alya.


" Amin di doakan saja Al hahaha." jawab Lizzy.


" Yang mendapatkan bunga dari pengantin adalah Lizzy yang merupakan adik dari pengantin sendiri. Di tunggu ya undangan selanjutnya." ucap MC.


Edward dan Lizzy yang mendengar hal itu hanya senyam senyum.


Acarapun selesai. Banyak orang yang berfoto foto dengan pengantin termasuk dari pihak keluarga.


Photo keluarga 1 yang terdiri dari : Pengantin,, mama dan papa Al, dan juga Winny dan Randy.


Photo keluarga 2 yang terdiri dari : Photo keluarga 1 + Lizzy.

__ADS_1


Photo keluarga 3 yang terdiri dari : Photo keluarga 2 + Edward.


Photo bridesmaids : Pengantin, Lizzy, Alya, Vya.


Photo campuran : Photo bridesmaids + Edward, Satya, dan Febry.


Ada juga photos yang lain seperti berpasangan dengan pasangannya, dll.


Setelah acara selesai, Lia dan Al serta keluarganya tidak pulang ke rumah melainkan menginap terlebih dahulu di kamar hotel dari hotel tersebut. Lizzy dan Winny serta Randy pun pulang ke rumahnya. Lizzy pulang dengan diantar Edward, dan Winny serta Randy yang pulang dengan mobil pribadi mereka. Setelah sampai di gerbang rumah keluarga Surya Atmaja, Lizzy turun dari mobil Edward.


" Wat, thanks ya buat hari ini. And thanks juga udah nganterin aku pulang." kata Lizzy.


" Tenang aja, itu kan udah kewajiban aku membahagiakan kamu dan juga menjaga kamu." saut Edward.


" Ah kamu mah gombal mulu." ujar Lizzy.


" Aku beneran, sayang. Masa dibilang gombal." jawab Edward.


" Dah malem Wat, kamu mau langsung pulang atau mau istirahat dulu disini?" tanya Lizzy.


" Emang boleh aku disini?" tanya balik Edward.


" Ya boleh lah." saut Lizzy.


" Yaudah aku istirahat bentar." jawab Edward.


Mereka pun masuk kedalam rumah yang juga telah ada Winny dan Randy didalamnya.


" Mah, pah temenin Edward ngobrol dulu yaa." sambung Lizzy dari atas balkon atas yang menuju ke bawah ruang tamu.


" Iya sayang." saut Winny dari bawah ruang tamu.


Lizzy mandi sekitar 30 menit dan turun ke ruang tamu untuk melihat Edward, namun, ia melihat bahwa Edward tertidur pulas di sofa ruang tamunya. Winny dan Randy pun tak tega membangunkan Edward. Namun, Lizzy membangunkan Edward dengan polosnya.


" Wat, bangun." kata Lizzy sambil menepuk lengan Edward.


" Udahlah sayang biarinin aja dia tidur. Baru tidur itu juga. Kasian dia kecapean." ucap Randy.


" Ih inikan bukan rumahnya pah." jawab Lizzy.


" Sudah sudah suruh pindah aja ke kamar tamu tuh samping kamarmu. Besok baru suruh pulang. Udah malam juga." kata Winny.


" Mama masuk ke kamar dulu ya mau mandi terus langsung istirahat. Cape banget ini badan seharian." sambung Winny.


" Iya papa juga. Kamu urus dia ya sayang." ujar Randy.


" Lah pah kok jadi Lizzy? Tadi mah gak usah anter Lizzy pulang." saut Lizzy.


" Itu pacar kamu Zy." jawab Randy sambil masuk ke kamarnya yang berada dibawah.

__ADS_1


" Ini baju papa, berikan pada Edward. Kasian dia jika harus tidur dengan kemeja dan jas seperti itu." ucap Winny yang keluar dari kamar sambil membawa baju kaos dan celana pendek.


" Iya mah." jawab Lizzy.


Lizzy berusaha membangunkan Edward secara perlahan. Padahal ia juga tidak tega dan tidak pernah melihat Edward lelah seperti ini.


" Wat, bangun dulu. Pindah ke kamar sakit nanti badan kamu kalau tidur di sofa." ucap Lizzy yang menggoyangkan badan Edward. Dan Edward pun terbangun dengan mata merahnya.


" Pindah ke kamar aja Wat." suruh Lizzy.


" Aduh aku ketiduran. Aku langsung pulang aja deh Yang." jawab Edward.


" Udah malem ini, dan kamu juga kecapean. Kata mama sama papa kamu nginep disini aja hari ini. Besok baru pulang." kata Lizzy.


" Ada kamar kosong emang?" tanya Edward.


" Emang kamu kira ini kos kos an apa ada kamar kosong segala. Itu kamar tamu ya buat tamu. Mau gak?" kata Lizzy.


" Hahaha. Yaudah iya." jawab Edward.


" Yaudah ini baju papa kamu pakai aja. Ayo aku tunjukkan kamarnya." ajak Lizzy.


" Ok thank you." kata Edward.


Sesampainya didepan pintu kamar tamu, Edward meminta kepada Lizzy shampo, sabun dan juga meminjam handuk untuk membersihkan dirinya. Lizzy memberi shampo dan sabun cair dari kamar mandi miliknya kepada Edward. Ia pun juga meminjamkan handuk dari lemari Lizzy untuk Edward.


" Nih Wat. Ada lagi?" tanya Lizzy.


" Gak ada." saut Edward.


" Yaudah, kamu mandi dulu aja gih. Aku mau bikin milk choco ke bawah. Kamu mau gak?" tanya Lizzy lagi.


" Emm boleh deh." jawab Edward.


" Ok aku tunggu di dapur." jawab Lizzy yang langsung turun menuju dapur.


Lizzy pun membuat susu cokelat untuk dirinya dan Edward. Sudah biasa jika ia lelah atau tak bisa tidur, Lizzy selalu meminum susu cokelat agar tidurnya nyenyak. Tak lama, Edward pun turun dari atas.


" Nih." kata Lizzy sambil menyodorkan segelas susu cokelat.


" Thank you baby." saut Edward yang langsung di anggukkan oleh Lizzy.


Mereka pun menghabiskan susu cokelat di dapur dan setelah selesai, mereka kembali ke kamar masing masing untuk beristirahat.


" Good night sayang." ucap Edward yang sambil mengelus lembut pipi Lizzy.


" Night too Wat." saut Lizzy.


" I love you." lanjut Edward.

__ADS_1


" I love you too." kata Lizzy.


*** Halo maaf ya author baru update. Terimakasih sudah menantikan kelanjutan novel ini. Semoga kalian suka dan terhibur yaa. Mohon maaf bila ada kesalahan kata yang author ketik di novel ini. Jangan lupa ya klik LIKE AND COMMENT nya biar aku makin semangat buat kelanjutan novel ini hehe.. Terimakasih kawan. Happy reading 😊😘❤ ***


__ADS_2