Story Of Life

Story Of Life
Hamil (ver.speed)


__ADS_3

Pasangan mana yang tidak menantikan buah hati ketika menikah? Begitu pula dengan Lizzy dan Edward. Ia ingin segera memiliki keturunan, namun Tuhan belum mempercayakan mereka sebagai orang tua.


" Aku ga ke RS hari ini. Aku ambil cuti aja, aku ga enak badan." erang Lizzy ketika ditanya oleh Edward.


" Kamu mau aku disini juga?" tanya Edward.


" Ngga usah. Kamu berangkat aja." tolak Lizzy.


" Ke RS aja yu periksa mukamu pucat gitu." ajak Edward.


" Aku ga papa. Paling cuma masuk angin soalnya lusa kemarin aku begadang di OR (Operation Room)."


Akhirnya dengan berat hati Edward berangkat..


Lizzy dirumah sendirian. Ia beres beres rumah karna dirasanya rumah cukup kotor.


Namun, karena asik beres beres rumah, ia tak mengira bahwa jam sudah menunjukkan pukul 2 siang dan ia belum makan apapun semenjak pagi akhirnya Lizzy pun menjadi pusing dan ia kehilangan kesadarannya.

__ADS_1


Di lain waktu Jason dan Jessie yang baru pulang sekolah mencari Lizzy. Alangkah terkejutnya mereka melihat Lizzy tergeletak di dapur dengan kondisi yang sangat pucat.


" Ko telpon ko Edward." suruh Jessie.


Jason pun langsung menelpon Edward.


Tak lama mereka langsung membawa Lizzy ke RS. Di RS Edward sudah menunggu di UGD. Karna ia adalah keluarga pasien, ia diminta untuk tidak ikut serta dalam memeriksa kondisi Lizzy.


" Dokter Edward?" sapa dokter Ranty.


" Ya dok? Isteri saya kenapa?" tanya Edward.


" Janin maksudnya dok?" tanya Edward.


" Dr. Edward ga tau kalau isterinya sedang hamil?" tanyanya yang langsung dijawab gelengan oleh Edward.


" Ok jadi dokter Lizzy sekarang memang sedang keadaan hamil dan usia kandungannya sudah mencapai 3 minggu dok. Mohon di jaga ya kondisinya. Saat ini ia sangat lemah, dan jangan sampai kelelahan dulu. Selamat ya dok." ucap dr. Ranty.

__ADS_1


Edward pun tak percaya bahwa ia akan menjadi ayah melalui kabar yang seperti ini.


###########################


Edward pun menjadi protective kepada Lizzy. Ia selalu berusaha memasak untuk Lizzy dan juga untuk Jason Jessie.


Beruntung Lizzy tidak mengidam yang aneh. Ia hanya sering menyuruh Edward menguncir poninya yang memang memiliki model panjang walaupun tak jarang pula ia suruh Edward untuk mencukur rambutnya.


Edward menganggap itu hanyalah hormon ibu hamil, tidak begitu meladeni Lizzy.


############################


Lizzy masih bekerja meskipun kehamilannya sudah menginjak usia hamil tua. Ia masih membantu para dokter muda untuk melakukan operasi di OR. Meski terkadang ia juga masih harus mengontrol RSH namun, kesibukannya sebagai ibu hamil pada saat ini mendorongnya untuk tetap banyak beristirahat.


Hingga suatu hari di RS, Lizzy merasa akan segera melahirkan karena ini sudah tanggalnya bahkan sudah lewat dari jadwal tanggal kelahiran yang diperkirakan oleh dokter kandungan Lizzy. Ia mengerang kesakitan dan menelpon Edward karna ia tak kuat bila harus mencari Edward di RS dalam keadaan ia yang sedang bukaan pada saat sekarang.


" Halo, sayang sakit. Ini sakit banget." ucap Lizzy dengan lirih. Edward yang mendengar kata kata Lizzy melalui telepon segera beranjak dari kantor para direksi menuju ke ruangan Lizzy. Tak lupa Edward juga meminta bantuan suster dan dokter kandungan Lizzy di RS itu.

__ADS_1


Ketika mereka memasuki ruangan Lizzy, Lizzy sedang tiduran di sofa dengan keringat yang sudah sangat banyak. Dokter pun melihat bahwa Lizzy harus menunggu lagi karna ia masih bukaan 4. Edward yang tak tega melihat Lizzy kesakitan pun segera menyuruh suster untuk memindahkan Lizzy ke kamar rawat karna tidak mungkin ia melahirkan di ruangannya.


to be continue....


__ADS_2