
Hari ini, Lizzy dan Edward mulai bekerja di RS Pelita yang merupakan RS keluarga Wang. Papi Kevin memperkenalkan Edward sebagai penggantinya mulai saat ini.
" Semuanya, perkenalkan ini adalah putera saya Edward Wang yang akan menggantikan saya mulai hari ini dan juga ini adalah menantu saya sekaligus isteri Edward namanya Lizzy Aprilia Wang. Mohon bantuannya kepada rekan rekan sekalian untuk membantu Edward yang masih bergelar dokter umum agar memberikan ilmunya juga. Dan juga mohon kerja samanya untuk dokter Lizzy yang merupakan bedah umum. Beliau adalah pemilik RSH." jelas papi Kevin.
Hari ini merupakan hari pertama Edward menjadi dokter.
Edward dipandang rendah oleh sebagian dokter karna jabatan yang dimilikinya tak tinggi seperti gelar dokternya. Karna direkrur sebelumnya yaitu papi Kevin memiliki gelar sebagai CS atau bedah dada jantung.
Papi Kevin pun memberikan ID card kepada Lizzy dan Edward.
" Wat, mulai sekarang ini ruangan kamu. Ruangan Lizzy di depan ruangan kamu. Dan kamu harus menjadi dokter UGD dulu karna kamu masih dokter umum belum mendapatkan sertifikat spesialis."
" Lizzy kamu bekerja sebagaimana diperlukan ketika operasi ya." ucap Papi Kevin.
Setelah itu, papi Kevin pergi dari RS. Lizzy dan Edward pun mulai melakukan pekerjaannya. Karna masih baru dan belum ada pasien yang harus Lizzy tangani, ia menemani Edward yang bertugas di UGD.
" Eh dok, masa direktur baru kita cuma lulusan dokter umum? Padahal ayahnya itu bedah cardio terkenal loh." ucap salah satu suster kepada dokter perempuan.
__ADS_1
" Iya bener banget. Bahkan isterinya aja lebih hebat daripada dia. Wajahnya ganteng sih tapi bodoh." saut dokter perempuan.
" Aku sih jadi kasian sama dokter dokter yang sudah punya gelar spesialis disini jadi tidak punya Kesempatan berkarir." kata suster itu.
" Iya, aku sih ogah banget ngajarin tuh direktur baru. Sayang ilmuku." saut dokter tadi.
Lizzy yang mendengar suaminya dihina itu pun langsung menghampiri mereka.
" Mohon maaf ya suster dan dokter. Ini hanya sekedar informasi untuk kalian (menunjuk kepada suster dan dokter jaga yang ada dibangsal itu) Dokter Edward itu lulusan dari Harvard University. Dia lulus pendidikan dokter umum seperti kamu (menunjuk kepada dokter perempuan itu) itu hanya dengan waktu 4 tahun. Sedangkan kamu butuh lebih dari 6 tahun untuk dapat gelar dokter umum. Karna dia tidak suka dengan dunia kedokteran, akhirnya ia menempuh S2 jurusan bisnis. Dan asal kalian tau, perusahaan dokter Edward itu sukses. Bahkan dia lebih dikenal sebagai pebisnis bukan sebagai dokter. Tadi kamu bilang apa? Sayang ilmu kamu untuk mengajarkan dokter Edward? Hey Edward ga butuh ilmu kamu. Saya sebagai isterinya bisa memberikan ilmu medis yang saya pelajari Harvard sehingga saya mendapatkan gelar Profesor sekaligus dokter terbaik Harvard tahun itu dengan tesis yang saya buat." jelas Lizzy dengan panjang lebar.
" Siapa namamu?" tanya Lizzy sambil melihat ID card dokter itu.
" Gila, noh dokter bedah! Wajahnya cantik sih tapi mulutnya judes banget." kata dokter tadi yang diketahui bernama Amanda.
" Serem dok kalau marah kaya tadi. Aku takut dipecat ah." saut suster.
" Hebat juga mereka ternyata lulusan Harvard University. Dan katanya isterinya itu dokter terkenal loh di Harvard." saut dokter Amanda.
__ADS_1
" Aduh maaf dok, saya ga mau bicarakan dokter Lizzy sama direktur kita lagi. Takut dipecat." ucap suster itu yang langsung pergi dari tempatnya tadi.
####################
Disisi lain, Lizzy sangat marah mendengar suaminya itu dihina oleh dokter tadi. Namun ia tak berani mengungkapkan hal itu kepada Edward.
Namun, tanpa Lizzy tau ternyata dokter dan suster jaga di pos tadi sedang membicarakan Lizzy ketika Edward sedang lewat dan tak sengaja mendengarnya. Edward menjadi kecil hati dan merasa tak layak untuk berada diposisi ini jika bukan demi Lizzy.
Ketika di UGD, Edward kedatangan pasien pertamanya yaitu seorang anak dengan luka robek yang lumayan dalam. Edward tidak bisa menangani itu, ia segera memanggil Lizzy.
" Kali ini aku yang jahit pasien luka robek. Lain waktu kamu harus bisa nanti aku ajarin ok?" kata Lizzy.
Edward hanya menganggukkan kepalanya.
Lizzy pun segera menjahit luka anak itu.
to be continue..
__ADS_1
Jangan lupa likenya ya dengan kalian memberikan like, kalian sudah memberikan semangat kepada author untuk memberikan karya karya yang lebih baik lagi.