Suami Idamanku

Suami Idamanku
Superhero Seperti Kalian


__ADS_3

" Nak, kau pasti capek! Mandilah dulu dan beristirahat " Sahut Kerry yang berjalan mendekari Rutger


" Mama benar, lagi pula Agnes sudah tertidur, aku akan menemuinya besok saja " Balas Rutger lalu rutger pun berjalan menuju kamarnya yang di rumah Kevin


Kerry pun berjalan mengikuti Rutger ke kamarnya.


" Nak, kau pasti telah mengetahui bahwa Mama dan Papamu bukan orangtua biologismu ya " Tanya Kerry demgan mata berkaca-kaca


" Tentu saja aku tahu itu mama, tapi aku bersyukur dibesarkan oleh mama dan papa juga memiliki adek yang sangat manis seperti Agnes " Jawab Rutger sembari mengusap air mata Kerry.


Flitz yang melihat tingkah Kerry dan Rutger pun berjalan mendekati mereka.


" Nak, apa ayahmu menyakitimu " Tanya Flitz kepada Rutger


" Bagaimana mungkin bisa pa, aku mengacamnya terus " Jawab Rutger bersemangat


" Benarkah, bagaimana caranya nak " Tanya Kerry penuh dengan ingin tahu


" Ya aku bilang saja saat orgtuaku dan kakek mengetahuinya maka kau akan hancur terutama papaku, dia bisa saja mengancurkan tenggorokanmu " Jawab Rutger bersemangat


" Ya dan aku hampir saja melakukannya ma, namun aku mengigatmu dan anak² kita jadi niat itu aku urungkan dan mengurungnya di jeruji besi " Ucap Flitz


" Tak disangka aku dan agnes memiliki superhero seperti kalian, baiklah sekarang mandilah dan istirahat! Balas Kerry lalu menarik tangan Flitz dan keduanya berjalan keluar meninggalkan Rutger.

__ADS_1


" Betapa hebatnya anak kita Flitz " Gunam Kerry


" Yup, kebaikan dan kelembutannya di dapat darimu, sedangkan sifat dinginnya di dapat dariku, Tuhan itu adil ya " Ucap Nielsen


" Ya kau sangat benar Flitz, haishhh aku harap kita segera pulang ke rumah! Aku sudah merindukan minumanku " Gumam Kerry yang tak bisa tidur dengan tenang.


" Haiyah, istri pemabukku " Seru Flitz


Keduanya pun tertidur.


********


Keesokan harinya, semua keluarga telah berkumpul di ruang makan untuk sarapan.


" Papa, hari ini papa yang antar Agnes kan " Tanya Agnes yang belum mengetahui kepulangan Rutger.


" Kakak, kakak sudah pulang, adoh Kakak Agnes rindu " Teriak Agnes dengan memeluk erat tubuh Rutger.


" Hahahha kau ini, jangan menangis kaka ada disini " Sahut Rutger


" Tapi aku sangat merindukan kakaku jadi biarin aja " Ucap Agnes sembari mengusap air matanya.


" Ha kau ini, ayo cepat kita sarapan agar papa bisa mengantar kita sekolah " Gumam Rutger yang menikmati sarapannya.

__ADS_1


Kevin, Kerry dan Flitz yang melihat tingkah kedua anaknya hanya tersenyum.


" Baiklah, anak-anak hari ini kita akan pulang ke rumah kita, biarkan kakek lagi beristirahat " Sahut Kerry


" Ya, Ayah!. Hari ini kami akan pulang " sambung Flitz


" Takpapa, Terimakasih telah menemaniku seminggu anak² dan cucu²ku " Balas Kevin dengan tersenyum lebar.


Setelah menikmati sarapan, Flitz dan anak² pun menuju ke sekolah dan perusahaan sedangkan Kerry.


Kerry membereskan semua ruangan kamar yang mereka gunakan semenjak berada disana dan di antar oleh supir Kevin ke rumahnya.


" Ah astaga, akhirnya kembali lagi ke rumah sendiri setelah hampir 2 minggu berada di luar rumah " Gumam Kerry


" Selamat datang kembali Nyonya " Sahut pekerja di rumahnya


" Terimakasih semuanya " balas Kerry


" Oh astaga kasurku " Gumam Kerry yang telah merebahjan dirinya di atas kasur


" Perutku sangat mual, apa aku salah makan tadi pagi ? " Gerutu Kerry sembari memegang perutnya.


" Apa aku akan hamil? Tidak, tidak mungkin! bahkan aku dan Flitz melakukannya 2minggu yang lalu

__ADS_1


" Pasti salah makan saja ini aku " Gumam Kerry dan ia pun kembali tertidur


" Minta Votenya Kaka "


__ADS_2