Suami Idamanku

Suami Idamanku
Berjuang Bersama


__ADS_3

* Terimakasih Kerry, kau memang istriku, Ucap Flitz


** Iya sudah cukup, kau terlihat sangat begitu buruk saat menangis, Ucap kerry sembari mengusap air mata Flitz


* Kau memang wanita terbaik Ker, aku menyesal telah membiarkan wanita* itu menggangu rumah tanggaku, Ucap Flitz


** Sudahlah tak usah dipikirkan, ini makanlah agar kau minum obat, besok kau harus kerja ya, Kata Kerry


- Kerry telah mengetahui dari Nick bahwa sudah seminggu, Flitz tidak ke Perusahaan dan sibuk mencari Kerry dan anak-anaknya.


** Maafkan aku ya, telah membuatmu mencari kami, Ucap Kerry dengan wajah sedih.


* Tidak! Kau tidak salah, akulah yang harus lebih belajar untuk menghargaimu sebagai istriku dan harus lebih berhati-hati dengan hatimu, Ucap Flitz serius.


** Baiklah, Aku senang mendengarnya, karena jika tidak kau akan tanggung akibatnya! Ucap Kerry sambil menyuapi Flitz


- Flitz yang mendengar ucapan istrinya semakin kaget, namun tetap menerima suapannya.


* Kau semakin berani istriku, Ucap Flitz


** Sudah ku katakan aku takkan membiarkan keluarga hancur, kita akan berjuang bersama untuk mempertahankan keluarga kita Balas Kerry


* Terimakasih, sudah mau percaya dan mau berjuang bersamaku demi Keluarga kita, Ucap Flitz sambil mengecup kening Kerry

__ADS_1


** Hhmmm baiklah, Apa kau ingat! Kau masih memiliki Hutang makan malam bersama kami, Ucap Kerry


* Ah iya kau benar, sebentar malam ya, Ucap Flitz sembari tersenyum ke arah Kerry


** Bagus, aku keluar dulu, kau istirahatlah, Ucap Kerry


- Tanpa penolakan Flitz pun membaringkan tubuhnya ke ranjang. Kerry pun berjalan keluar dan masuk di kamar baby Agnes dan menangis disana.


** Jika bukan karena kalian, mama takkan sekuat ini, Terimakasih karena telah menjadi penyemangat mama, Mama takkan pernah membiarkan orang lain merebut papa kalian, Ucap Kerry


- Flitz yang di kamar mengetahui bahwa Kerry sedang menangis melalui speaker baby Agnes yang di kamar mereka yang selalu digunakan untuk memantau keadaan Baby Agnes.


* Maafkan aku, itu takkan terjadi lagi.


* Apakah kalian telah siap? Tanya Flitz


** Ya mereka ( Rutger dan baby Agnes) telah siap, Jawab Kerry


* Lalu dirimu istriku? Ucap Flitz


** Aku akan segera bersiap! Balas Kerry


- Dengan segera Kerry berlari menaiki tangga dan menuju kamarnya untuk bersiap. Tak lama kemudian Kerry pun melangkah turun. Rutger yang melihat Kerry pun menyentuh lengan tangan ayahnya untuk melihat Kerry.

__ADS_1


- Seketika mata Flitz terbalak.


* Apa ini istriku? Gumam Flitz


- Karena Kerry yang menggenakan dress panjang hitam yanh menunjukkan kulit putihnya, sepatu heels blink-blink dan juga lipstik merah merona berani, membuat Penampilannya terlihat begitu elegan dan sangat Cantik.


** Aku sudah siap, Ucap Kerry


- Kerry yang telah berada disana tak mendapat respon dari Flitz maupun rutger.


** Hhhmmm biar ku tebak, apa yang kalian pikirkan pria-pria ini? Ucap Kerry sembari tersenyum


- Kerry yang tersenyum membuat Flitz tak dapat melepaskan pandangannya darinya. Hingga rutger menyentuh lengannya lagi barulah Flitz tersadar.


*** Apa yang papa pikirkan? Apakah mama sangat cantik malam ini? Tanya Rutger


- Flitz pun hanya tersenyum malu kepada Rutger


*** Ya ampun bahkan papa malu terhadapku, Goda rutger


** Sudahlah rutger, jangan goda papamu lagi, Ayo kita jalan, Ajak Kerry


- Flitz pun segera mengangguk dan berjalan mengikuti Kerry dan anak2nya

__ADS_1


* Terimakasih Tuhan, Aku sangat bahagia dengan berkatmu ini, Bathin Flitz


__ADS_2