Suami Idamanku

Suami Idamanku
Akward Moment


__ADS_3

Setelah melihat dirinya yang telah memakai piyama hotel. Kerry menjadi bingung atas aoa yang terjadi pada dirinya


" Apa yang telah terjadi semalam padaku, apakah ada orang lain dalam kamar ini selain aku " Gumam Kerry


Belum selesai berpikir, kerry membalikkan badan dan mendapati secarik kertas dan pil penghilang rasa mabuk rupanya secarik surat, yang berasal dari flitz


Isi suratnya


" Semalam kamu begitu luarbiasa Kerry, aku sangat menyukainya, jangan lupa diminum pilnya agar kau sadar dan mengigat apa yang telah kita perbuat semalam " Tulis Flitz


Surat flitz itu membuat dunia kerry terasa runtuh dan kerry pun terus menampar dirinya


" Apa yang telah kau lakukan kerry dasar memalukan! bagaimana ini aduh malu sekali, Tuhannn apa yang harus aku lakukan? " Kata Kerry.


Tak lama kemudian pintu kamar terbuka dan kerry melihat lelaki yang selalu diidam-idamkan dalam imajinasinya sedang berdiri disana.


Namun raut wajahnya pun berubah merah bagaikan tomat setelah melihat flitz dan mengigat surat yang ditulisnya.


" Rasanya aku ingin mati saja " Gumam kerry


" Selamat sore Kerry " Sapa Flitz.


" Apa sore? " Tanya Kerry yang seolah tak percaya pada ucapan Flit


" Ya benar sekali, sekarang sudah jam 4 sore " Jawab Flitz

__ADS_1


" Ya Tuhan ampunilah aku, aku bahkan belum menelpon kaka olive, tamat sudah riwayatku " Ucap Kerry.


" Tenang saja aku sudah menghubungi nyonya Olive dan memberitahu keadaanmu " Ucap Flitz


Mendengar itu kerry hanya bisa berteriak dan termenung sambil menundukkan kepalanya.


" Apakah kita sudah boleh jalan? " Tanya flitz lagi kepada Kerry


" Baiklah pak " Jawab kerry


Wajah kerry yang begitu polos membuat Flitz merasa gemas dan ingin sekali memeluknya, karena ia dapat membayangkan reaksi Kerry, saat membaca surat yang ditinggalkannya itu


" Kerry apa kau lapar? " Tanya Flitz


Dengan cepat kerry menganggukkan kepalanya


Mendengar ucapan Flitz itu membuat kerry hanya terdiam seribu bahasa dan wajahnya semakin merah saking malunya


" Dasar wanita bodoh bisa-bisanya kau melakukan hal kotor seperti itu, yang bahkan belum pernah dilakukan sama sekali dalam hidupmu, kau sangat bodoh Kerry " Bathin Kerry


Kerry yang terdiam menahan gejolak didalam hatinya bisa hanya terdiam dan mengikuti Flitz dari belakang. Hingga mereka pun tiba di sebuah Restaurant.


" Mau pesan apa gadis bodoh? " Tanya Flitz


Mendengar ucapan Flitz itu Kerry hanya terdiam

__ADS_1


" Terserah kau saja pak " Balas Kerry


" Baiklah, Kalau seperti itu " Lanjut Flitz


Flitz pun memesan dua spagethi carbonara dan satu minuman sodanya untuknya dan jus jeruk untuk Kerry, hal itu membuat kerry sangat tertegun, dengan mata terbalak.


" Wah Ternyata pria jahat ini juga tahu apa yang dibutuhkan wanita " Gumam Kerry


" Ayo dimakan dan stop mengigat hal semalam " Ucap Flitz


Kerry semakin malu dibuatnya dan wajahnya semakin memerah, membuat Flitz sangat ingin sekali mencubit pipinya.


" Baiklah Kerry, kau sudah bekerja bagiku hampir 6bulan tanpa bayaran, aku ingin sekali memperpanjangnya namun permintaan maafmu semalam kurasa itu sudah cukup, jadi kau akan kembali ke kantor jika aku menghubungimu, kau boleh tinggal dirumah untuk menemani Nyonya Oliv " Ucap Flitz


Kerry yang sangat malu hanya menggangukkan kepalanya untukan mengiyakan perkataan Flitz tersebut dan tentunya dia sangat bersyukur karena akhirnya dia tidak akan melihat wajah jahat ini lagi.


Setelah makan mereka berdua langsung berjalan menuju mobil dan Flitz mengantarkannya untuk pulang.


Olive yang melihat keduanya dari kejauhan hanya senyam-senyum sambil memandangi kedatangan mereka


" Kalian sangat serasa fit (adalah panggilan yang selalu digunakan oliv kepada Flitz), Ucap Olive sambil memeluk Flitz


Flitz hanya tersenyum mendengar perkataan kakaknya itu.


" Kerry, sebentar kamu harus jujur sama kaka, apa yang sebenarnya terjadi diantara kalian, kaka nantikan kejujuranmu yaaa " Ucap Olive

__ADS_1


Kerry hanya terdiam dan tidak tahu harus berbuat apa. Untuk melawan Olive


__ADS_2