Suami Idamanku

Suami Idamanku
Kau Sangat Cantik


__ADS_3

- **Flitz yang mendengarkan perkataan dokter itu pun sontak, menjadi sangat marah!


* Dokter istriku, menempati ruangan ini dan kami membayarnya tidak ada yang gratis disini, seluruh peralatan ini ( sambil menunjuk alat* yang masih terpasang pada tubuh Kerry) semuanya kami bayar, pelayananmu, perkataanmu, semuanya kami bayar dokter, berikanlah waktu baginya dok, Istriku akan segera sadar! Ucap Flitz sambil sekali-kali menghapus air matanya.


¤ Baiklah Tuan, kalau begitu saya permisi.


Ceklek


- Dokter tersebut pun keluar dan menutup pintu, lalu Flitz berjalan mendekati Kerry, menangis dan memegangi tangannya.


* Sayangku, kamu tahu bahwa, kita diusir sayang! Kamu harus bangun, kamu harus buktikan pada mereka agar, kepercayaanku ini tidak sia*, kepercayaan bahwa kau akan bangun dan menggendong anak kita itu tidak sia*, ucap Flitz sambil terus meneteskan air matanya.


- Sepanjang kisah ini, disaat inilah kehidupan Flitz benar* terguncang, Flitz kehilangan jiwanya, bahkan rasanya Flitz pun ingin mengakhiri hidupnya.


**** Di Rumah Flitz


*** Kakak, apa mama belum pulang? tanya rutger


《 Hhhmmm anu tuan kecil, mama tuan masih di rumah sakit, jika sudah boleh pulang maka mama tuan akan pulang, jawab Pelayan


*** Tapi semalam aku melihat mama duduk di sampingku kak, ucap rutger lagi


《 Apa? itu pasti hanya khayalan tuan, karena Tuan sangat merindukan mama, jawab pelayan lagi


*** Kakak, tapi kata mama, Rutger harus kuat untuk menjaga adek dan papa, ucap Rutger kembali pada pelayan

__ADS_1


DEG....


《 Tuan, sepertinya Tuan kecil kelelahan, ucap Pelayan yang matanya terlihat berkaca.


*** Iya kak, aku memang capek, aku akan tidur, Trimakasih kak, balas rutger


**** Di Rumah Sakit


- Ternyata apa yang dikatakan oleh Rutger kepada pelayannya telah diberitahukan kepada Flitz. Flitz hanya duduk termenung sambil memperhatikan wajah cantik milik Kerry.


* Sekalipun kau tertidur, tetap saja kecantikanmu tak pernah pudar istriku, Kau sangat cantik, ucap Flitz sambil membelai rambut Kerry.


- Kevin yang sedari tadi berdiri disana, memperhatikan tingkah anaknya hanya terdiam seribu bahasa, sambil sesekali menghapus airmatanya.


○ Selamat Malam nak, ucap Kevin


**** Di Ruang Dokter


- Dokter dan para perawat yang merawat Kerry, mereka berkumpul dan menbahas gejala yang dialami, menurut medis seharusnya tubuh kerry telah membusuk, mengigat ini menjelang 3 minggu pasca kematiannya, tetapi hingga sekarang tubuhnya masih tetap utuh seperti seorang yang hanya mengalami koma. Lalu dokter pun membuka suara


¤ Kalian semua( para perawat) besok kita harus melakukan pemeriksaan yang lengkap mengenai apa yang terjadi pada Nyonya Kerry.


》 Siap Pak Dokter.


**** Di Kamar Kerry

__ADS_1


○ Flitz, perusahaan? ucap Kevin


* Ayah, Perusahaan untuk sementara akan ditangani oleh Nick, Flotz juga selalu menerima laporan lengkap dari Nick ayah! Jawab Flitz


○ Lalu Kerry, bagaimana menurutmu? tanya Kevin


* Ayah! menurut Flitz, Kerry hanya tertidur ayah! Jawab Flitz


○ Lalu yang diceritakan rutger pada pelayanmu? tanya Kevin lagi pada Flitz


* Ayah! Apakah ayah juga mempercayainya? tanya Flitz


○ Tentu saja, aku percaya! Menantuku telah pergi, ini hampir 3 minggu dan kau masih menahannya disini, Kau membuat ayah sangat sedih Flitz, ucap ayahnya sambil menangis.


* Ayah, Kerry tidak pergi, Kerry ada disini bersama kita ayah! Balas Flitz


○ Flitz! Ayah mohon padamu, Tolong sadarlah, Jika tidak orang akan mengangap kita gila, Karena tidak menguburkan jenazah Kerry yang telah mendekati 3 minggu kematiannya, Ucap Kevin!


⛔ Jangan Lupa dukung Author dengan Cara :


\* LIKE, COMENT DAN VOTE \*


Agar, Author semakin semangat menulisnya ⚘


__ADS_1


\* SELAMAT MEMBACA** \*


__ADS_2