Suami Idamanku

Suami Idamanku
Berapa Pun Akan Saya Bayar


__ADS_3

*** **Di Rumah Sakit


- Flitz sangat kebinggungan, dimana dia akan mendapatkan darah untuk Kerry.


* Arghhhhhh Istriku dan anakku, aku harap kalian baik-baik saja, Papa akan melakukan apa saja untuk mendapatkan darah itu untuk kalian, ucap Flitz dalam menahan tangisannya.


- Flitz sangat frustasi dan dikagetkan dengan


Bip Bip....


Bip Bip....


* Hallo, apakah kau sudah mendapatkannya?


¤ Sudah Tuan, aku lagi otw ke Rumah sakit dengan darahnya Tuan.


* Baik, saya tunggu dengan segera! balas Flitz.


- Di dalam ruangan, sudah waktunya bagi Kerry untuk bersalin, Kerry merasa Gelisah dan mencari-cari Flitz...


** Flitz.... Flitz.... Panggil Kerry kesakitan


- Perawat pun segera berlari ke luar ruangan untuk memanggil Flitz.


¤ Tuan, tuan tolong masuk ke dalam, Istri anda mencari anda ucap Perawat.


- Dengan segera Flitz pun berlari ke dalam, menemui Kerry yang sedang menahan kesakitan karena akan melahirkan.


* Aku disini sayang, Ucap Flitz sambil mengengam jari Kerry.

__ADS_1


** Sayang, Terimakasih engkau sudah selalu menemaniku dalam 4tahun terakhir ini, Kau adalah Suami Terbaikku, Kau adalah Suami Idamanku, suami yang selalu aku idam-idamkan.


- Flitz yang mendengarkan hal itu, terdiam binggung


* Apa yang kau katakan sayang? tanya Flitz


** Hhhmmm sambil mengelus rambut Flitz.


- Kerry hanya terdiam kemudian melanjutkan pembicaraannya


** Meskipun awal bertemu denganmu, engkay telah membuatku sakit hati, hari-hariku hanya dipenuhi air mata, namun pada akhirnya engkau adalah suami yang selama menemaniku dalam suka dan duka, maafkan aku jika aku ada salah ya Sayang, tolong jaga Rutger dan juga Anak kita ya, Ucap Kerry sambil tersenyum.


* Ya Tuhan, apa yang sedang dikatakan istriku, aku tak pernah ongin berpisah dengannya, jangan pernah pisahkan kami, karena aku akan sangat membenci-Mu. Ucap Flitz dalam hatinya.


- Tiba-tiba Kerry pun histeris kesakitan, ternyata sudah waktu baginya untuk melahirkan. Dengan segera Dokter datang menghampiri mereka dan mulai mengambil tindakan.


¤ Nyonya, kaki dibuka sedikit lagi ya, dan tarik napas sekuat-kuatnya ( Ngeden) dalam hitungan ketiga ya, 1, 2, 3 tarik nafas Nyonya...


¤ Lagi nyonya sedikit lagi, paksa Dokter


** Flitz ahhhhhhhhhhhh Flitzzzz Uuuhhhh ahhhh uhhhh ahhhhhhhhhhhhh Teriak Kerry panjang


- Dan


oek oek oek....


- Bayi mereka pun lahir


¤ Selamat pak anaknya seorang putri, sangat cantik ucap perawat sambil membawa putri mereka keluar.

__ADS_1


* Ah iya terimakasih, jawab Flitz


- Kerry yang sudah tidak menyadarkan diri hanya terdiam, dokter pun mulai menggunakan alat pemancing jantung, Flitz hanya menangis sambil memegang jari Kerry.


* Tolong Kerry, jangan kau lakukan ini padaku? apakah ini adalah maksud dari perkataanmu tadi, seolah-olah kau berpamitan, Aku tidak mengijikanmu, cepat kembali kepadaku, Tolong Kerry, Tolong, aku tidak bisa hidup tanpamu, Teriak Flitz sambil Menangis!


- Dokter pun kewalahan dalam melakukan segala cara untuk menyelamatkan Kerry.


* Tolong dok, lakukan apa saja, berapapun akan saya bayar, asal tolong kembalikan istri saya pada saya dokter, Ucap Flitz sambil menangis


¤ Maafkan kami Tuan,.kami sudah mencoba segala hal yang kami bisa Tuan, tapi tak ada tanda-tanda yang ditunjukkan Nyonya.


- Flitz yang mendengarkan ucapan dokter pun merasa dunianya telah terbalik!


* Tidak dok, istri saya masih ada dok, dia belum kemana-mana, istri saya masih hidup, istri saya masih hidup, Teriak Flitz histeris


¤ Maaf Tuan, maafkan Kami, Suster tolong bawa keluar jenazahnya.


* Apa? Flitz kaget mendengar kata Jenazah lalu mengangkat wajahnya yang tertunduk.


¤ Iya Tuan, istri anda telah meninggal, jawab dokter.


* Tidak, Istri saya belum meninggal, tinggalkan dia disini, jika kalian tak mampu membawanya kembali aku pasti bisa! Aku sangat mencintainya, dia adalah hidupuku, jika kalian suruh aku memilih antara anakku dan istriku, aku akan lebih memilih istriku, dia segalanya bagiku, Tinggalkan dia dalam ruangan ini, Berapapun akan saya bayar, Ucap Flitz Menangis


¤ Baiklah Tuan, Jawab dokter sambil keluar dari ruangan


⛔ Jangan Lupa untuk mendukung Author dengan cara :


*Like, Coment Dan Vote*

__ADS_1


Agar author semakin semangat untuk menulis.


\* SELAMAT MEMBACA** \*


__ADS_2