Suami Idamanku

Suami Idamanku
Mencintaiku atau Whisky?


__ADS_3

** Hhhmmm kau hanya perlu mengatkannya jika tidak mana aku paham, Ucap Kerry menggoda Flitz


* Hhmm sayang, Aku rasa Agnes membutuhkan seorang adik? Ucap Flitz dengan nada nakal sambil memegang wajah Kerry


- Wajah kerry pun menjadi merah merona, karena telah sangat lama dan seketika Flitz membahas hal tersebut.


** Ahh apa sih Flitz, kau membuatku gugup Ucap Kerry


* Apa kau bilang, kau gugup? Tanya Flitz


** Tidak, sejak kapan aku gugup, Balas Kerry


* Kau memang selalu berani istriku, Ucap Flitz


** Hhhmmm sayang, besok weekend kan sepertinya malam ini aku ingin meminta sesuatu, Ucap Kerry


- Mendengar ucapan Kerry, seketika Flitz pun tersenyum lebar.


* Kau ingin apa? Tanya Flitz


** Sudahlah kau tak perlu mengetahuinya, intinya kau akan menemaniku! Ucap Flitz


- Flitz pun dengan semangat mendengar ucapan Kerry namun Flitz pun curiga padanya.


* Sepertinya dia akan kembali ke kebiasaannya menjadi wanita pemabuk kecilku, tapi aku akan mendapat keuntungan juga kan, Bathin Flitz sembari tertawa nakal


** Mengapa terdiam, cepat minum air, apa kau tak kehausan, Ucap Kerry


- Setelah meminum air, Flitz menarik tubuh Kerry ke atas sofa, kini Flitz berada tepat diatasnya.


** Flitz apa yang kau lakukan? tanya Kerry


- Flitz tak menjawabnya dan mulai mencumbuhi Kerry, Kerry hanya terdiam melototkan matanya, karena tak dapat melawan suaminya.


* Aku sungguh merindukanmu, Ucap Flitz sambil menciumi Kerry


- Jemari Flitz pun tak terkontrol dan mulai menjelajahi tubuh seksi milik istrinya, hingga terdengar desahan dari bibir mungil Kerry, membuat Flitz semakin gila karena melihat tingkah Kerry yang menggigit bibir bawahnya dan meremas punggungnya itu.


** ehhhmmm Flitz, Ucap Kerry


* Nikmatilah Ker, sudah lama sekali kita tak berbuat mesum, Jawab Flitz


** Apa mesum? Kau adalah suamiku taux, Ucap Kerry sembari tertawa


- Flitz pun menjalankan aksinya hingga sukses dan membuat keduanya menjadi sangat berkeringat, terlihat senyum di wajah mereka, yang merasakan kepuasan.


** Baiklah aku akan pulang, Jangan lupa sebentar malam. Ucap Kerry sambil merapikan dirinya.


* Tentu istriku, Jawab Flitz.


- Setelah Kerry berjalan keluar, Flitz mengambil ponselnya dan menghubungi Ayahnya


โ—‹ Hallo, Jawab Kevin


* Ayah, aku mohon padamu bantulah Ucap Flitz


โ—‹ Ada apa nak, apa yang terjadi padamu? Tanya kevin panik


* Ayah tolong hubungi Kerry dan memintanya mengantarkan Rutger dan Agnes ke rumah ayah dong, Ucap Flitz


- Terdengar ayahnya menertawakannya di telpon.

__ADS_1


โ—‹ Kau ini, ayah pikir sesuatu telah terjadi padamu, ternyata kau sedang ingin berduaan dengan Kerry ya, baiklah karna ayahmu ini sangat baik, sehingga aku akan menolongmu, Ucap Kevin lalu memgakhiri panggilannya.


* Bagus, aku juga akan meliburkan semua pelayan dan menyiapkan kejutan untuk Kerry lalu pulang lebih awal sebelum Kerry kembali dari rumah ayah, Gumam Flitz


- Tak lama kemudian terdengar panggilan masuk dari Kerry yang memberitahukan bahwa Ayah meminta Rutger dan Agnes menginap di rumahnya, sehingga Kerry akan menjemput mereka dan mengantarkan mereka ke rumah ayah.


* Ayah memang selalu bisa diandalkan, Terimakasih Ayah, Gumam Flitz.



- Visual Rutger Goldwyn



- Visual Agnes Goldwyn


- Setelah Itu Flitz pun berdiri dan meninggalkan ruangan Kerjanya, melajukan mobilnya hingga berhenti tepat di depan sebuah toko perhiasan merk ternama, lalu membelikan Kerry sebuah hadiah kalung yang sangat cantik, lalu Flitz pun melajukan mobilnya kembali ke rumah untuk menyiapkan kejutan bagi istrinya.


- Kerry yang baru saja kembali mengantar anak-anak ke rumah mertuanya pun kembali dan memarkirkan mobil dan langsung berjalan masuk ke rumah dan menuju kamarnya, tanpa mengetahui bahwa Flitz telah kembali.


- Setibanya Kerry di kamar, Kerry pun segera mandi dan mengganti pakaiannya, Kerry berpikir bahwa berhubung anak2 di rumah kakeknya hingga Kerry dan Flitz dapat melakukan dinner di luar rumah.


- Setelah bersiap-bersiap, Kerry pun berjalan menuju ruang tv, lalu menelpon Flitz, dan terdengan deringan Ponsel Flitz di taman belakang. Dengan segera Kerry berjalan menuju taman belakang disana Kerry sangat terkejut dengan pemandangan itu, lalu berjalan mendekati Flitz.



- Dinner table Ala Flitz Goldwyn


** Hhmmm suamiku, sejak kapan kau seromatis ini, tanya Kerry sembari berjalan maju mendekati Flitz


* Sejak aku mengetahui ayah merindukan cucunya, Jawab Flitz dengan tatapan nakal.


** Hhhmm baiklah, tetapi aku menyukainya, Terimakasih suamiku, bolehkah aku mendapatkan segelas tiiiitttttt Kerry pun menutup mulutnya.


** Baiklah kita akan makan sekarang kan sayang? Tanya Kerry


* Tentu tetapi sebelumnya, kau harus menutup matamu, dan membukanya ketika aku memintanya, Ucap Flitz


** Baiklah, jika itu maumu. Entah mengapa aku merasakan ada aroma whisky di sekitarku, Balas kerry dengan Terkekeh


* Uhhhh dasar istriku ini sangat pemabuk, sudah tutuplah mata, perintah Flitz


- Setelah Kerry menutup matanya, Flitz pun membuka paperbagnya dan mengeluarkan hadiah yang telah disiapkan bagi istrinya itu.



* Baiklah buka matamu, Ucap Flitz


- Kerry yang membuka matanya dan melihat cincin yang berada di dalam kotak kaca yang diberikan oleh Flitz pun tiba-tiba menitihkan airmata.


* Kamu kenapa istriku, apa kau tidak menyukai hadiahnya? Tanya Flitz


- Kerry pun sontak berdiri dan berjalan menuju Flitz dan memeluknya dan mendaratkan ciuman di bibir Flitz.


** Aku sangat menyukainya suamiku, Terimakasih banyak! Jawab Kerry


* Huft syukurlah jika kau menyukainya, aku hampir putus asa menunggu jawabanmu, Balas Flitz sambil mencium bibir Kerry.


** Baiklah, apakah kita tidak akan makan, apakah kau tidak menunggu kejutan dariku juga? Ucap Kerry


- Flitz pun membalakkan matanya dan merasa ingin membuang makanan yang dihadapannya saja agar tidak membuang waktunya untuk mengetahui kejutan dari Kerry.

__ADS_1


- Dengan segera Kerry dan Flitz menghabiskan makan malam mereka.


* Hhhmmm sayang, apakah kau mencintaiku atau Whisky? Tanya Flitz


** Aku sangat Mencintaimu suamiku, cepat tuangkanlah, bukannya kau selalu mendapatkan keuntungan ketika aku minum, Ucap Kerry dengan pandangan mata dan nada yang sedikit menggoda


- Flitz pun menelan salivanya ketika mendengar ucapan Kerry


* Haishhhh istriku, aku sudah, Flitz pun terhenti karena melihat Kerry yang sudah mulai meminum minumannya hingga tersisa stengah botol


* Kau memang peminum kelas dewa istriku, Ucap Flitz


- Kerry pun sudah mulai merasa pusing dan kayaknya sebentar lagi aku akan mabuk, jika ia meneruskannya. Kerry pun dengan segera mengatakan kepada Flitz bahwa ia ingin ke toilet.


- Kerry pun berjalan naik menuju kamarnya dan disana ia mulai membersihkan tubuhnya, lalu mengenakan lingerie hitam yang dibelinya siang tadi, dan menggunakan sedikit make-up pada wajahnya.


- Flitz yang menunggu lama, penasaran dengan apa yang dilakukan istrinya. Dengan cepat Flitz pun melangkahkan kakinya menuju kamar, untuk mengecek keadaan Kerry.


- Flitz takut jika Kerry terjatuh atau semacamnya.


- Saat Flitz membuka pintu, tiba-tiba Kerry menutup kedua matanya dengan tangannya.


** Ku pikir kau sudah tidak memedulikanku, Bisik Kerry di telingan Flitz


- Flitz pun dengan segera menarik Kerry ke hadapannya, dan matanya pun terbalak melihat Keindahan lekukan tubuh Kerry dalam balutan Lingerie itu.


* Sayang kejutanmu ini, Aku sangat Terkejut, Kau sangat Cantik Ucap Flitz dengan tanpa henti memandangi Kerry


- Lalu dengan segera Flitz menggendong Kerry dan melemparkannya ke atas ranjang, Kerry pun tertawa dengan suara sedikit nakal, membuat Flitz semakin tergoda, dan Saudara laki-laki kecil Flitz pun sudah tak bisa menahan dirinya untuk tidak keras. Kerry yang merasa sesuatu Keras di perutnya pun semakin tertawa.


- Flitz pun mulai mencumbuhi tubuh Kerry, jari Flitz pun masih tetap Lincah untuk melepaskan Lingerie milik Kerry. Kerry pun terlihat sangat menikmatinya dan terlihat semakin menggoda dengan warna lipsticknya yang merah merona.


* Kau membuatku hampir saja gila, istriku mengapa kau begitu menggoda, ahhh, Tanya Flitz


** Ehhhmmm, aku menggoda karena aku istrimu, ahhhh Flitz, disana disana, Yes yes, Ucap Kerry


* Kau semakin nakal dan aku menyukainya, Balas Flitz


- Kerry pun menarik Flitz ke ranjang dan kini Kerry yang berada tepat di atas Flitz sambil memainkan pinggul seksinya, membuat Flitz mengerang keenakan.


** Apakah kau menyukainya suamiku, Tanya Kerry


* Aku sangat menyukainya istriku, Balas


- Kerry pun dengan segera bermain dengan Flitz Kecil dan membuat Flitz serasa kehilangan nyawanya.


* Sayang kau sangat tahu apa yang aku inginkan, Ucap Flitz sambil menarik tubuh Kerry ke atas wajahnya dan mulai bermain bersama dengan Kerry kecil.


- Keduanya sangat menikmati qualitytime ini, sehingga desahan kenikmatan tak hentinya keluar dari mulut mereka.


- Kini Flitz telah berada di atas Kerry dan memacu kudanya dengan begitu kencang dan menumpahkan segalanya didalam Kerry.


* Terimakasih istriku, malam ini aku sangat senang, setelah sekian tahun, aku merasa seperti muda kembali, Ucap Flitz sambil menggoda Kerry


** Hhhmm untung aku masih muda, Ucap Kerry terkekeh dalam dada bidang milik Flitz


- Entah telah berapa ronde mereka habiskan malam itu membuat wajah keduanya insan tersebut hanya tersenyum, tertidur pulas sambil berpelukan, karena kelelahan membajak sawah milik mereka.


** Saat menulis bagian ini, Jiwa Jones author meronta-ronta ๐Ÿ˜ญ Jadi Author butuh semangatnya dengan cara di bawah ini โคต๏ธ


โ›” Like, Coment dan Vote โ›”

__ADS_1



\* SELAMAT MEMBACA \*


__ADS_2