Suami Idamanku

Suami Idamanku
AKU SANGAT MENCINTAIMU


__ADS_3

- Flitz yang sedang berpikir tentang mimpinya, dikagetkan dengan bunyi ponselnya


Drrttt


Drrttt


* Ya halo, jawab Flitz


*** Papa, aku rindu papa dan mama, kapan papa dan mama akan pulang ke rumah? tanya rutger!


* Eh...Jagoan papa! masih beranikan tinggal sendiri jaga rumah, toh juga di temani kakak** , papa dan mama belum diperbolehkan pulang nak, tetapi segera mungkin kami akan pulang dengan adikmu, ucap Flitz.


*** Hhhmmm papa, apakah aku boleh berkunjung kesana? tanya Rutger lagi!


* Nak, tunggulah saja di rumah ya, ucap Flitz sambil mengakhiri panggil


tut...


* Maafkan papa nak, papa tidak ingin kau sedih, ucap bathin Flitz.


- Hari pun berganti dengan cepat, Hari ini adalah hari dimana tubuh kerry akan dikeluarkan dari ruang rawat ke kamar mayat.

__ADS_1


¤ Selamat Pagi Tuan, Ucap dokter yang merawat Kerry.


* Iya dokter bagaimana? jawab Flitz


¤ Hhhmm seperti yang Tuan ketahui, sesuai dengan prosedur rumah sakit, hari ini jenazah Nyonya kerry akan kami keluarkan dari ruangan ini, dan dipindahkan ke kamar mayat rumah sakit!


* APA? tanya Flitz Kaget!


¤ Seperti yang sudah saya jelaskan tadi Tuan! ucap dokter


* TIDAK, TIDAK! ITU TIDAK AKAN PERNAH TERJADI! Tegas Flitz


* Keluarlah dokter, biarkan kami sendiri.


- Flotz telah menghabiskan 3minggu hidupnya dalam rumah sakit, tubuhnya menjadi tak terurus, rambut dan kumisnya telah panjang, matanya dalam terlihat kurang tidur. Hidupnya sangat menyedihkan meskipun Flitz adalah seorang yang berpengaruh di kotanya, namun Flitz tak berdaya di hadapan istrinya yang sangat dicintai.


* Sayang, sudah cukup kau permainkan perasaanku, kau pun tahu benar betapa aku sangat mencintaimu. Tak ada seorang pun mencintaiku setulus cintamu, Kerry bangun tatap aku, Kerry mengapa, kau menghukumku selama ini? aku tidak sanggup, Ucap Flitz sambil menangis.


- Flitz yang sedang menangis tak menyadari ayahnya sedang berdiri di dekat pintu bersama dokter dan beberapa perawat yang bersiap untuk melepaskan semua alat yang digunakan Kerry.


○ Flitz, Panggil Kevin

__ADS_1


* Ayah, ucap Flitz dan berlari memeluk Kevin.


○ Sudahlah nak, sepertinya kita harus ikhlas nak ucap Kevin


* TIDAK AKAN PERNAH, SELAMANYA FLITZ TIDAK AKAN PERNAH IKHLAS DITINGGALKAN KERRY, AKU AKAN MENGEJARNYA, Balas Flitz


○ Nak, apa yang kau bicarakan? tanya Kevin


* Apa ayah buta, selama ini bagaimana sikapa Fliyz setelah Kerry hadir dalam kehidupan Flitz, Ayah apakah ayah berpikir bahwa bagaimana hidup Flitz selanjutnya setelah tak ada Kerry, apakah ayah bisa menjamin kebahagian Flitz, Tanya Flitz sambil mengusap airmatanya.


○ Nak, ayah paham nak! jawab Kevin.


* Ayah tidak paham, dan tidak akan pernah paham, Ayah aku sangat mencintai Kerry( sambil menunjuk ke arah Kerry) Ayah dia harus kehilangan nyawanya karena melahirkan anak untukku ayah! Ayah ingatlah Rutger, Rutger sangat mencintainya, apa yang akan ku katakan jika Kerry tak kembali bersamaku ayah? apa ayah...... Flitz pun terdiam


- Tak tahu apa yang akan dikatakan oleh Flitz tiba-tiba Flitz berteriak histeris karena melihat perawat yang telah alat-alat yang berada di tubuh Kerry.


*AHHHHHHHHH AKU TIDAK MAU KEHILANGAN ISTRIKU, TUHAN AKU SANGAT MENCINTAINYA, KERRY KEMBALILAH PADAKU, AKU SANGAT MENCINTAIMU, Ucap Flitz dengan nada suara yang gemetar.


- seisi ruangan hanya terasa begitu sunyi, seolah merasakan kehilangan yang mendalam pada diri Flotz tanpa berkata apapun. Flitz pun berjalan mendekati tubuh Kerry yang sudah tidak menggunakan oksigen, sambil menatap wajah Kerry.


* Sayangku, Cintaku, bangunlah jika engkau mencintaiku, aku akan menggangapmu tidak mencintaiku, apabila perawat ini membawamu keluar dari ruangan ini, Ucap Flitz

__ADS_1


__ADS_2