
- Tahun berganti tahun, Kebahagiaan Keluarga Flitz tetap terjaga tak terasa kini Rutger telah berusia 10 tahun dan Agnes berusia 6 tahun. Kerry berusia 31tahun dan Flitz berusia 41tahun, Dengan berubahnya usianya mereka tak sedikit pun mengubah rasa cinta yang ada dalam keluarga mereka.
- Pagi itu Flitz segera bangun dan menuruni ranjangnya dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya, Setelah membersihkan dirinya, Flitz pun bersiap lalu turun menuju ruang makan untuk sarapan.
* Good Morning Everybadehh, Ucap Flitz
- Agnes yang telah bersiap untuk berangkat sekolah, seketika melompat dan bergantung di leher Flitz
♡ Good morning papa, Ucap Agnes
- Rutger yang melihat pemandangan tersebut pun ikut berlari dari kamarnya bergantung di leher Flitz
*** Goede Morgen papa, Ucap Rutger
* Ahh anak-anak papa, entah apa yang diberikan mama hingga kalian begitu berat, pundak papa terasa sangat sakit, Ujar Flitz.
- Agnes dan Rutger pun saling memandang dan menertawai tingkah ayahnya.
** Hey, kalian sudah disini, Mari dan makanlah, Jangan sampai terlambat loh, ini adalah hari pertama kalian bersekolah setelah liburan, sayangs, Ucap Kerry
" Baiklah mama, Ucap Flitz, Rutger dan Agnes bersamaan
* Pagi ini aku ada rapat dengan klien baru istriku, doakan semoga berhasil ya, Ucap Flitz
♡ Papa, kami semua akan mendoakanmu, Ucap Agnes
*** Benar kata Agnes, kami akan selalu mendoakan papa, Tutur Rutger
- Kerry yang melihat tingkah mereka, hanya tersenyum
__ADS_1
** Ah entahlah, Aku hanya merasa bahagia. Gumam Kerry
- Setelah menikmati sarapan mereka, Kerry pun mengantar Suami dan Anak-anaknya ke parkiran sambil melihat mobil mereka yang telah melaju.
** Baiklah aku akan membuat Makan siang untuk Flitz, Ucap Kerry
- Dengan segera Kerry berjalan masuk dan merapikan ruangan makan, Kamar Rutger, Agnes dan juga kamarnya lalu memasak dan menyiapkan segalanya yang akan di antarkan ke perusahaan Flitz.
- Setelah memasak, Kerry pun bersiap dan melajukan mobilnya Ke Perusahaan Goldwyn, sesampainya Kerry di Perusahaan, Kerry pun memarkirkan mobilnya dan berjalan masuk.
** Selamat siang, Ucap Kerry
^ Maaf Nyonya, Nyonya ingin bertemu dengan siapa? tanya resepsionis
- Rupanya gadis itu adalah resepsionis baru di perusahaan Flitz
- Seketika mata resepsionis itu pun terbalak.
^ Maaf Nyonya, tetapi Boss masih ada rapat bersama Klien, jika tak keberatan bolehkah Nyonya menunggu, Ucap Resepsionis sembari menunjukkan sofa
- Kerry yang sebenarnya dapat langsung naik dan menunggu di ruangan Flitz pun, menunggu disana, bukannya tak ingin naik, tetapi Kerry memghargai pekerjaan resepsionis tersebut.
- Setelah menunggu hampir sejam lebih, terlihat pintu lift terbuka dan beberapa pria sedang keluar dari dalam Flitz pun ada bersama mereka.
- Pria-pria yang melihat Kerry pun berjalan sambil memandanginya bahkan menegurnya dan Kerry menundukkan tubuhnya tanda menghormati mereka. Lalu Flitz pun berjalan mendekatinya dan memeluk pinggang rampingnya.
* Istriku, kau disini! Ucap Flitz sambil melihat ke arah Kliennya yang menatap istrinya.
- Dengan segera Kliennya pun pergi dengan wajah tak percaya wanita cantik itu adalah istrinya Flitz.
__ADS_1
** Baiklah, Aku akan naik ke atas, Terimakasih, Ucap Kerry kepada Resepsionis itu dan berjalan bersama Flitz
- Terlihat jelas kepanikan di wajah resepsionis itu sambil menepuk dahinya.
^ Ya Tuhan, dia adalah istrinya boss, dan aku membuatnya menunggu disini, aku bisa mati jika boss mengetahuinya, Gumam Resepsionis itu
* Hhmm isriku, tak biasanya kau mendatangiku seperti ini, Ucap Flitz sambil menarik tubuh kerry untuk duduk di pangkuannya
** Iya kamu benar, saking percayanya aku sama kamu, aku tak pernah kemari, Balas Kerry
* Ya, hingga resepsionis itu membuatmu menunggu karna tak mengenali kau sebagai istri seorang Flitz, Ucap Flitz
** Ahh yaa, aku mengerti pantas saja, dia menyuruhku menunggu, Balas Kerry terkekeh
- Flitz pun membalikkan tubuh Kerry dan mencoba untuk menciumnya tetapi Kerry mendorong wajahnya.
** Makan dulu Tuan, Ucap Kerry menggoda Flitz
* Ahhhh aromanya, Aku lapar istriku, Balas Flitz
** Nah kan, marilah makan, Ucap Kerry sambil menyuapi Flitz
* Aku akan bersyukur jika tiap hari aku mendapatkan perlakuan seperti ini dari istriku di kantor, Jawab Flitz
⛔ **Jangan Lupa Like, Coment dan Vote** ⛔
\* **SELAMAT MEMBACA** \*
__ADS_1