
* Ayah, bagaimana aku bisa sadar? Dia mengambil segalanya dariku ayah! Ucap Flitz
○ Flitz, Ayah tahu kau sangat mencintainya, tapi kamu juga harus sadar dan berpikir bahwa kamu masih memiliki tanggung jawab yang lain, terutama Rutger dan Putrimu yang baru saja lahir, apakah putrimu harus terus menerus berada di rumah sakit? Tanya Kevin
* Ayah, Ucap Flitz
○ JAWAB AKU FLITZ, berikan aku jawabannya, bentak Kevin
* Ayah, tolong maafkan Flitz tapi flitz ga bisa ayah! Ucap Flitz.
○ Kau benar-benar Flitz! ucap Kevin lalu dengan segera berjalan keluar dari ruang rawat.
- Flitz yang hanya berdiri sambil menatap punggung ayahnya, sangat frustasi. Sesekali Flitz memandangi wajah Kerry yang terbaring kaku dan pucat. Lalu Flitz berjalan mendekatinya dan menarik kursi lalu duduk
* Apakabarmu, hari ini istriku? Kau tahu semua orang merindukanmu, ucap Flitz sembari tersenyum tipis
- Flitz yang sedang memandangi wajah Kerry dikagetkan dengan dokter dan beberapa perawat yang mendampingi
¤ Permisi tuan Flitz, Ucap Dokter.
* Oh, Pak dokter, bagaimana? tanya Flitz
¤ Jadi begini Tuan, setelah kami pikir-pikir dan melihat kondisi nyonya Flitz, kami memutuskan akan melakukan pemeriksaan lengakp pada tubuh Nyonya Kerry, untuk itu kami meminta anda untuk tanda tangan ada di lembar persetujuan ini Tuan, Ucap dokter sambil memberikan lembaran itu kepada Flitz.
__ADS_1
- Flitz pun terdiam, dan memandangi lembaran itu.
* Hhhmm maaf dokter, apakah ini maksudnya tubuh istri saya akan, kalian utak atik? tanya Flitz
¤ Ya, kira-kira seperti itu Tuan! Jawab Dokter
* Mohon maaf dokter, saya tidak akan mengijinkan tubuh istri saya di rusak hanya demi keperluan penelitian anda Dok, tapi ketahuilah bahwa istri saya, masih ada bersama kami, dia tidak meninggal, ucap Flitz sambil membalikkan badannya dan kembali ke samping tempat tidur kerry
¤ Baiklah, Jika seperti itu kami permisi Tuan, Ucap Dokter.
- Flitz hanya memandangi dokter dan perawat yang telah berlalu dengan tampan sinis
* Mereka pikir, mereka siapa, berani sekali mereka! Jangan kira aku akan membiarkan tubuh istriku di utak atik oleh kalian, Cih! Ucap Flitz emosi!
* Istruiku, 2hari lagi kita harus pergi dari ruangan ini, kau tahu aku berjanji pada dokter-dokter itu bahwa kau akan kembali dalam 3minggu, ucap Flitz sambil memgengam tangan Kerry.
- Tak lama setelah mengatakan semuanya Flitz pun tertidur.
Di dalam tidurnya, Flitz bertemu dengan Kerry
- Flitz melihat, Kerry yang mengenakan gaun putih tanpa alas kaki, sedang berlarian, dalam tidurnya Flitz melihat Kerry berlari menghampirinya dan tersenyum tanpa sadar Flitz menangis dan memeluk tubuh wanita yang sangat dirindukannya itu.
__ADS_1
* Apakah kau tidak merindukanku, istriku? tanya Flitz
** Aku sangat merindukanmu, Aku tersiksa melihatmu seperti itu suamiku, tahukah kau bahwa aku sangat bahagia telah menjadi seorang ibu seutuhnya, semua itu berkat kau Flitz.
* Kau terlihat bahagia meninggalkanku, ucap Flitz
** Kata siapa aku bahagia, yang ada aku ingin segera kembali kepadamu, Ucap Kerry lalu memcium kening Flitz
- Setelah merasa diciun oleh Kerry, Flitz pun kaget bangun dan melihat sekitarnya.
* Ahhh apakah aku hanya sedang mimpi? tapi mimpi itu terasa nyata, apa benar kau akan kembali padaku Ker, Aku akan menunggumu sayangku, Ucap Flitz sambil tersenyum
⛔ Jangan Lupa Like, Coment dan Vote ⚘
\* SELAMAT MEMBACA \*
**** Author
Sebenarnya author mau up terus, tapi melihat vote, like dan comentnya yang berkurang, alhasil author jadi ga semangat nih!🥺
__ADS_1