Suami Idamanku

Suami Idamanku
Hey, Papanya Nakanak


__ADS_3

- Setelah mengantar Flitz dan Rutger, Kerry Kembali masuk ke dalam rumah, untuk menemui pelayan yang bekerja padanya. Setelah menemui mereka, Kerry naik untuk menemui Agnes yang telah terbangun.


- Sementara Flitz di kantor, telah menemui karyawannya dan juga Nick untuk meminta semua laporan kerjaan yang diserahkan Flitz pada Nick, Setelah menyelesaikan segalanya, Flitz hanya duduk termenung dan membayangkan Kerry yang menurutnya sangat seksi tadi pagi.


* Hhhmmm istriku, nantikan aku kembali, akan ku tuntaskan hasratku ini, hihi senyum Flitz nakal


- Tiba-tiba terdengar ketokan pintu


Tok tok


* Masuk, Jawab Flitz


- Flitz sangat terkenjut ketika melihat yang berdiri di hadapannya adalah Evelien, gadis yang pernah dipermalukannya.


* Apa yang kau lakukan disini, wanita gila? Tanya Flitz emosi


◇ Lihatlah dirimu sayang, Kau bahkan terlihat seperti tak terurus dan kau masih menyebutku wanita gila? Ucap Evelien


* Apa yang kau cari disini? Tanya Flitz dengan Nada kasar


◇ Aku ingin kembali padamu, sayangku! Ucap Evelien


* Cihhhh, berani skali kau, kata siapa kau bisa kembali denganku? Tanya Flitz

__ADS_1


◇ Lah bukannya Kini kerry telah meninggal, tak ada lagi yang akan menggangu hubungan kita sayang, Ucap Evelien sambil berjalan maju mendekati Flitz


* Cuiihhh, sana kau pergi jauh-jauh dariku! Kau terlalu berharap Kerry meninggalkanku,Istriku baik-baik saja, dia sedang di rumah! Ucap Flitz dengan nada yang sangat marah


- Flitz merasakan kemarahan yang luarbiasa karena Evelien mengatakan bahwa istrinya Kerry telah meninggal, Evelien yang mendengar hal itu pun sontak terkejut.


◇ Apa katamu? Kerry masih hidup? tanya Evelien tak percaya


* Tentu saja! Mengapa, apakah kau berharap dia meninggalkanku? Cihhhh dasar wanita picik! Otakmu sangat busuk bagaikan tempat sampah, Kau tahu itu Evelien, lebih baik kau keluar sebelum aku memanggil keamanan! Ucap Flitz


- Evelien pun merasa ketakutan dan dengan segera keluar dari ruangan Flitz


* Dasar wanita gila, beraninya kau menyebut istriku telah meninggal, Kerry tunggulah aku, Ucap Flìtz lalu berjalan keluar ruangannya untuk segera menjemput Rutger dan segera pulang.


* Son, kita akan beli bunga untuk mama, Ucap Flitz


*** Benarkah papa, ayo, Jawab Rutger


* Menurut rutger bunga mana yang cocok dan bagus untuk kita beli, Tanya Flitz


*** Itu Papa( sambil menunjuk ke arah bunga tulip berwarna Pink) Ucap Rutger


* Apakah menurutmu mama akan menyukainya? Tanya Flitz

__ADS_1


*** Tentu saja papa, Jawab Rutger yakin


* Baiklah kita beli yang itu, Balas Flitz


- Setelah membeli bunga, Flitz dan rutger kembali ke mobil dan melaju kembali ke rumah.


- Setibanya mereka di rumah, terlihat pelayan mereka sedang menyirami bunga di halaman depan rumah mereka, dengan segera Flitz dan rutger masuk ke dalam rumah, Rutger pun berlarian untuk menemui kerry, Flitz pun naik ke kamar untuk mengganti pakaiannya, lalu ke kamar Agnes namun Agnes tak berada disana.


* Dimana mereka ya, Cari Flitz sambil memegang bunga di tangannya.


《 Tuan, apakah tuan mencari Nyonya dan anak-anak? Tanya seorang pelayan


* Ya, dimana mereka? balas Flitz


《 Mereka sedang berada di taman belakang Tuan, Jawab Pelayan


* Baiklah, Terimakasih! Balas Flitz


- Lalu dengan segera Flitz berjalan menuju taman belakang, dan terlihat jelas Kerry sedang berdiri sambil mengendong baby Agnes, Rutger sedang duduk sambil memakan sepotong sandwich, lalu Kerry pun membalikkan badannya serta tersenyum manis pada Flitz, rambut pirang panjangnya yang tertiup angin membuatnya begitu terlihat menawan, Flitz yang melihatnya pun tanpa sadar menjatuhkan liurnya


* Ya Tuhan, apakah itu istriku, mengapa semakin hari dirinya semakin menggoda, Ucap Flitz sambil berjalan maju mendekati Kerry dan memeluknya dari belakang


** Hey, papanya nakanak, kamu sudah pulang? Tanya Kerry menggoda

__ADS_1


__ADS_2