
* Kau benar-benar wanita idaman setiap laki-laki diluar sana, bagaimana mungkin aku meninggalkan sebuah berlian hanya demi sebuah batu kali, Bathin Flitz
- Melihat kerry yang begitu bersemangat menyuapnya dan rasa supnya sangat enak, membuat Flitz pun tersenyum.
* Supnya sangat enak kerry, Ucap Flitz
** Baiklah akan kubuatkan setiap saat asal kau sembuh dulu balas Kerry.
- Flitz yang mendengar itu hanya terdiam sambil tersenyum.
* Baiklah Nyonya Goldwyn, Ucap Flitz
- Kerry pun tiba-tiba muka kerry berubah mengigat kata-kata Evelien, bahwa dialah yang pantas menjadi istri Flitz, namun wajah kerry pun berubah, dan berkata dalam hatinya.
** Apapun itu pasti akan kubahas dengan Flitz, setelah keadaannya baik-baik saja seperti semula, Bathin Kerry.
- Flitz mengetahui segalanya, karena assistennya nick telah memberitahu segalanya kepadanya.
** Baiklah Tuan, kau telah selesai makan sekarang minumlah obat ini dan segeralah istirahat, aku akan segera kembali setelah memeriksa rutger, Ucap Kerry
- Lalu Kerry bergegas keluar dari kamar. Melihat kerry yang telah berjalan keluar Flitz pun merasa marah atas apa yang menimpanya, namun karena melihat Kerry melakukan segalanya sendiri, membuat Flitz semakin bersemangat untuk segera sembuh.
__ADS_1
** Hari telah malam Tuan, aku akan segera membasuh tubuh anda agar anda dapat beristirahat dengan tenang, Ucap Kerrt.
* Bukankah ini adalah tugas perawat, dimana mereka? tanya Flitz
** Aku tak akan mengijinkan mereka untuk menyentuh tubuh suamiku, jadi aku yang akan melakukannya dan ini gratis, kau tak perlu menbayarnya hanya saja kau harus cepat sembuh, Jawab Kerry.
- Kerry pun segera menyelupkan kain ke air hangat yang dibawanya lalu mulai membasuh tubuh Flitz, melihat bentuk tubuh Flitz yang berotot layaknya roti isi 6 membuat Kerry menelan salivanya, dan hanya melototi perutnya, tiba-tiba Flitz.
* Apakah kau melihat sesuatu? Tanya Flitz
** Tidak aku hanya sedang berpikir kita besok makan apa, jawab Kerry sambil mengalihkan perhatiannnya.
- setelah membasuh tubuh Flitz kerry pun segera keluar dengan wajah yang merah merona.
- Setelah kembali Kerry pun memberikan obat kepada Flitz dan dia pun berbaring di sebelah Flitz sambil menarik napas dalam-dalam kerry pun bersiap untuk tidur, setelah mengalami berbagai hal hari ini.
- Melihat wajah Kerry, Flitz mengetahui bahwa Kerry sangat kelelahan.
* Kerry tanpa Minuman Alkohol, hanyalah seorang kerry, ganggu Flitz
- Kerry pun tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan suaminya itu.
__ADS_1
** Aku harus tetap tenang dan sehat agar aku bisa mengurus keluargaku. Jika engkau telah benar-benar sembuh maka aku akan merayakannya semalam suntuk, Ucap Kerry, mencium pipi Flitz, begitu juga dengan Flitz pun mencium kening Kerry, dan keduanya hanyut ke pulau kapuk.
----- Keesokan Harinya.
- Pagi-pagi benar kerry telah bangun untuk mengurus rutger setelah itu dia pun segera naik dengan bubur ayam di tangannya bersiap untuk memberikan sarapan pagi kepada Flitz.
** Selamat pagi Tuan, aku akan menyuapimu, Ucap Kerry sembari tersenyum tipis di bibirnya.
- Suara Kerry itu benar-benar manis hingga membuat Flitz pun tersenyum, hari ini muka Flitz pun terlihat begitu segar berbeda dengan hari sebelumnya.
** Apakah kau perlu bantuan untuk ke toilet Tuan, tanya kerry.
- Flitz pun berbalik dan memandangnya dengan tatapan manja.
* sangat membutuhkannya istriku, Jawab Flitz.
- Setelah kembali dari toilet kerry pun segera menyuapi Flitz dengan bubur yang dibuatnya.
* bubur buatanmu sangat enak Ker, ucap Flitz.
** Terimakasih Tuan aku senang jika engkau menyukainya Balas kerry.
__ADS_1
* Gayamu benar-benar membuatku ingin menelanmu hidup-hidup ucap Flitz sambil terkekeh