
* Aku sangat beruntung memilikimu dan rutger di dalam hidupku, aku takkan meminta banyak selama kalian ada bersamaku, ucap rutger dalam hatinya
- **Visual Pict of Them
** Sayang, aku sangat lapar! percepatkanlah mobilnya ucap kerry sambil memegang perutnya.
- Flitz pun mengerti dan melajukan mobilnya karena jika lambat maka Rutger dan dirinya akan dibuat kewalahan oleh bayi besar yang sedang mengandung ini.
*** Papa, apa mama akan kumat?? Tanya Rutger
* Sssssttttttt diam nak, sebelum beruang kelaparan ini mengamuk, dia akan memakan kita tahu ucap Flitz sambil tertawa
** Apa kalian mengejekku? tanya Kerry!
*** Aku tidak mama, Papalah yang mengejek mama, aku sangat sayang mama kan! ucap rutger
** Ya kau memang sayang mama, tapi papamu dan kamu memngejek mama kan tadi, ucap kerry yang hampir menangis.
*** Tapi mama, aku sangat menyukai beruang ucap rutger.
** Kenapa memangnya tanya kerry
*** Karen pada musim panas mereka akan mengumpulkan makanan, dan pada musim dingin, mereka akan hanya tidur, bukankah itu luar biasa mama, ucap rutger
** Ya sangat luarbiasa nak balas kerry.
*** Nah oleh sebab itu, mama harusnya bangga jika aku dan papa mengatakan mama layaknya beruang. Karen hanya mama yang dapat melakukan apa yang aku dan papa tidak dapat lakukan, bukan begitu papa? tanya rutger
* Hhhmmm benar nak! jawab Flitz
*** Karena hanya mama yang dapat memberikanku adek, oleh sebab itu mama adalah beruangnya rutger dan papa ucap rutger sambil bersorak.
** Pintar sekali kau nak, ucap Kerry.
__ADS_1
- Mobil pun melaju memasuki parkiran dan Flitz dengan segera membukakan pintu bagi Kerry dan Rutger.
* Silahkan, Tuan kecil dan Nyonya Besar, ucap Flitz
♤ Terimakasih Tuan Besar, Jawab Kerry dan Rutger serempak.
- Setelah berjalan masuk, Kerry pun berjalan menuju dapur, untuk memeriksa keadaan dapur.
《 Nyonya....
** Eh ya kaka.. Malam ini kita makan apa? Tanya Kerry.
《 Kita makan, Sup Ayam dan Salad Keju Kambing jawab pelayannya.
** Hhhmmm terdengar enak, Terimakasih kaka. Kami akan menunggu di ruang tamu.
- Rutger yang sedang melihat dan memilih foto mana yang akan dibawahnya ke sekolah besok pun terlihat oleh pelayan rumah.
《 Wahhh Tuan, fotonya sangat manis sekali ucap pelayan
《 Tentu, apalagi mimik wajah Tuan kecil, wah terlihat sangat imut, ucap pelayan lagi!
*** Ah kakak, terimakasih balas rutger.
《 Bagusnya di bingkai dan di pajang di rumah, tuan dan nyonya, ucap Pelayan kepada Kerry san Flitz
** Hhhhmmmm sepertinya yang diucapkan oleh kakak benar ya sayang, ucap Kerry kepada Flitz
* Iya benar, nanti akan kusuruh orang untuk membuatnya jawab Flitz
** Terimakasih sayang, tutur Kerry.
《 Nyonya, Tuan Besar dan Tuan kecil, makanan telah siap ucap pelayan mereka
** Ahhhh aku dapat mencium aromanya, ucap Kerry
__ADS_1
- Kerry kini hanya menunggu waktu untuk melahirkan, karena kandungannya telah memasuki bulan ke 8 kehamilan.
* Ayo sayang, rutger kita makan, ajak Flitz
** Baiklah sayang jawab Kerry
- Mereka pun berjalan menuju meja makan dan memakan makanan mereka dengan
** Sangat enak kakak, Terimakasih ujar Kerry.
《 Sama- sama Nya.
** Oh iya panggilkan yang lain, kita makan bersama-sama, ucap Kerry.
- Flit yang mendengar hal itu pun kaget, bisa-bisanya dia mengajak mereka makan bersama kita ucap flitz dalam hati. Tiba-tiba terdengar suara kerry.
** Dalam dunia ini status kita sama, hanya saja mereka yang beruntung akan lahir dari rahim orang kaya, tetapi nilai kita sama dimata Tuhan, sehingga jangan pernah melihat manusia berdasarkan status sosialnya, pandanglah mereka melalui kemanusiaan, Flitz yang mendengar perkataan Kerry pun tertegun, Luar biasa wanita ini di saat seperti ini dan dia masih sempat untuk memikirkan orang lain, istriku memang Luarbiasa.
* Makanlah, agar kalian kuat dan tetap bisa bekerjasama dengan kami, ucap Flitz.
《 Baik Tuan, Terimakasih, jawab pelayannya.
- Kerry pun tersenyum melihat tingkah suaminya**.
**⚠️ Jangan Lupa Like, Coment dan Vote ⛔
( Agar Author Semakin Semangat Untuk Menulis)
Terimakasih Readers ⚘
"SELAMAT MEMBACA**"
__ADS_1