
- Setelah menemani Rutger, Kery dan Flitz pun kembali ke kamar mereka namun sebelumnya Kerry singgah di Kamar Baby Agnes, untuk memeriksa popok dan juga keadaan Baby Agnes, setelah itu Kerry pun kembali ke kamar. Terlihat jelas Flitz yang sedang gugup, Hingga Kerry pun mendekatinya.
** Suamiku, apa yang terjadi padamu, apa kau menyembunyikan sesuatu dari padaku? Tanya Kerry.
* Tidak istriku, aku hanya gugup melihatmu, bahkan rasanya seperti waktu pertama kali kau menjadi istriku, Ucap Flitz dengan nada gugup.
- Kerry pun tak habis pikir dan tertawa, melihat tingkah konyol suaminya.
** Sayang apakah kau baik-baik saja? tanya Kerry.
* Tidak sayang, sesungguhnya aku sangat marah! Ucap Flitz
** Kenapa? Beritahu aku suamiku! Balas Kerry.
- Flitz pun menceritakan kejadian sewaktu di kantor ketika Evelien datang dan beranggapan bahwa Kerry telah meninggal.
- Kerry pun semakin tertawa
* Mengapa kau tertawa sayang? Tanya Flitz
** Gapapa, lucu saja ketika suamiku masih memiliki istri tapi wanita lain menginginkan posisiku dan berharap aku segera meninggal, toh buktinya aku masih ada dan kan selalu ada disampingmu, Jawab Kerry
* Benarkah begitu? Tanya Flitz menggoda Kerry
__ADS_1
** Tentu, takkan kubiarkan wanita lain merebut suamiku dan menjadikanku janda dan anak-anakku piatu, wanita itu harus melangkahi dulu mayatku, Ucap Kerry tegas.
* Sejak kapan kau setegas ini istriku, Tanya Flitz
** Sejak alu melahirkan putriku, aku tak ingin putriku bernasib buruk karena papanya bermain kotor dengan wanita lain, Ucap Kerry dengan mata melotot.
- Membuat Flitz pun takut setengah Mati melihat bola mata Kerry
* Sayang, matanya tolong dikondisikan dong! Ucap Flitz
** Maaf, aku terbawa suasana, rasanya ingin ku bunuh saja Evelien itu, untung aku orang baik, Ucap Kerry sambil terkekeh
* Kau membuatku panik sayang, Ucap Flitz
* Gak kok, aku udah baikan sekarang, malah aku semakin berani sayang( sambil mendekatkan wajahnya pada wajah Kerry)
** Aku ingin mandi, Ucap Kerry
* Aku ikut ya sayang, Pinta Flitz
** Gak ahh, kamu mandi sendiri saja, Jawab Kerry
- Namun Flitz tak memghiraukan perkataanny dan memeluk Kerry dari belakang hingga masuk ke dalam bath-up.
__ADS_1
** Apa yang kau lakukan Flitz? Tanya Kerry
* Ingin berendam bersamamu Istriku, Jawab Flitz
** Hhhmmmm baiklah, tapi jangan berbuat mesum yaa, Balas Kerry
* Itu tujuan utamaku kok, Gumam Flitz
- Kerry yang mendengar ucapan Flitz, hanya tersenyum.
- Setelah berendam, Kerry dan Flitz keluar menggunakan piyama, di saat Kerry akan tidur. Tiba-tiba Flitz menahan lengannya dan mendaratkan ciuman di bibir mungil milik Kerry, sehingga Kerry hanya melototkan mata
** Rasanya ingin ku tolak, tetapi aku juga merindukan suamiku, Bathin Kerry
- Kerry pun mengikuti dan menikmati tingkah Flitz tanpa ad penolakan sedikit pun, di tambah suasana diluar rumah yang sedang diguyur hujan deras, membuat mereka semakin tenggelam dalam ciuman tersebut.
- Hingga Flitz pun mulai mendorong tubuh Kerry ke atas ranjang dan melepaskan piyama yang digunakan Kerry, dan mulai memainkan irama melalui jarinya, membuat Kerry hanya terdiam dan mengigit bibir bawahnya namun kadang mengeluarkan suara desahan, yang membuat Flitz semakin gila dibuatnya.
* Sayang, aku sungguh merindukanmu, ini adalah hukuman bagimu karena kau mempermainkan perasaanku selama 3minggu Bisik di telinga Kerry
- Mendengar bisikan Flitz, membuat Kerry merasakan tubuhnya merinding, mata Kerry pun menjadi berair karena merasakan kenikmatan yang diberikan suaminya.
** Aku juga merindukanmu suamiku, Ucap Kerry pada Flitz
__ADS_1
- Flitz yang mendengar ucapan Kerry pun semakin bersemangat untuk memacu kudanya membuat Kerry mengerang kenikmatan, hingga nafas terakhir, Kerry dan Flitz pun kelelahan dan ketiduran.