
* Tentu saja, ibunya nakanak, aku pulang dong, siapa yang sanggup bertahan diluar jika memiliki istri sepertimu, Ucap Flitz sambil berbisik di telinga Kerry
** Uhhh ngeri, bulu kudukku sampe berdiri, Ucap Kerry sambil tertawa
* Sayangku, Istriku, ini adalah hadiah dari Aku dan Rutger, Ucap Flitz ( sambil memberikan bunga yang dibelikan)
** Wow, Thankyou guys, this is my favorite color, Ucap Kerry sambil mencium Pipi Flitz dan Rutger
- Seketika Flitz memeluk Kerry lagi dari belakangnya dan berbisik
* Sebentar malam aku boleh minta lebih ya sayang dari ciuman ini, Ucap Flitz sambil tersenyum nakal kepada Kerry
** Ni gendong putrimu, aku akan membantu kaka, menyiapkan makan malam kita, Ucap Kerry lalu berjalan menuju dapur
- Flitz, Rutger dan Agnes melanjutkan bersantai di taman belakang, sedangkan Kerry sedang bersibuk ria di dapur.
- Flitz dan kedua anaknya pun berjalan masuk ke dalam rumah karena cuaca di luar telah gelap.
** Guys, come here, ut's time fo dinner, Panggil Kerry
- Mereka semua pun berkumpul di meja makan tanpa terkecuali, termasuk pelayan pun makan semeja dengan Keluarga Flitz.
* Ah iya Ker, ada yang mau aku bahas ni, Ucap Flitz
** Apa itu? Tanya Kerry
__ADS_1
* Kita akan membawa Rutger dan Agnes untuk sama-sama di baptis kan?
** Ah iya benar sekali, berhubung Agnes juga sudah hampir sebulan kan, ada baiknya kita membawa mereka untuk dibaptis ya, Ucap Kerry bahagia.
* Baiklah nanti akan ku beritahukan pada Ayah, Balas Flitz
- Setelah menyelesaikan makan malam, Kerry mengantar Agnes ke kamar untuk menidurkannya, sedangkan Flitz menemani Rutger mengerjakan pekerjaan rumah yang diberikan sekolah rutger.
*** Papa, Apa sangat papa mencintai mama? Tanya Rutger dengan wajah polos
- Flitz pun terkaget mendengar pertanyaan Rutger
* Mengapa kau bertanya seperti itu nak? Tanya Flitz
*** Habis, lihat saja, papa sepertinya tidak tega melihat mama mengantar adek bobo, dan memperhatikan mama terus, Ucap Rutger
*** Baiklah papa, aku mengerti, itu yang dinamakan penyakit orang dewasa, Ucap Rutger sambil tertawa
* Apa, sìapa yang mengatakan itu rutger ahahhah, Tanya Flitz sambil tertawa terheran-heran mendengar perkataan Rutger
*** Tidak ada papa, Jawab Rutger
* Baiklah lanjut kerjakan' Balas Flitz
- Sambil menemani Rutger, Flitz membuat secangkir kopi baginya dan Juga secangkir teh bagi Kerry.
__ADS_1
** Hhhmmm kalian belum selesai? tanya Kerry
*** Hampir mama, tinggal 2 nomor lagi, Jawab Rutger
* Mevrouw (Nyonya) Teh? Tanya Flitz
** Ohhh Lekker ( Enak) balas Kerry
- Flitz hanya terdiam dan memeperhatikan tingkah Kerry saat bersama anak-anak mereka.
* Ya Tuhan, betapa beruntungnya diriku mendapatkan seorang istri sepertinya, takkan pernah ku sia-siakan kehadirannya, Bathin Flitz
- Kerry yang membantu Rutger pun telah selesai dan mulai memerintahkan apa saja yang harus di lakukan rutger sebelum tidur
** Lieverd, Luister is, eerste je moet de tanden poetsen een daar na Pijama aan en toen lekker slapen, snap je wel ( Sayang dengar, pertama kau harus sikat gigi habis itu pakailah piyama tidurmu dan tidur yang nyenyak, apakah kau mengerti) tanya Kerry
*** Doe ik mama ( akan ku lakukan mama) Jawab Rutger
** Goed zo, jij bent de beste ( Bagus, Kau yang terbaik) Balas Kerry
- Flitz yang melihat perlakuan kerry pun, menelan salivanya, Flitz merasa bahwa Kerry sangat terlihat sexi terutama saat berbicara menggunakan bahasa belanda.
- Rutger pun berpamitan untuk tidur, Kerry dan Flitz memberikan ciuman di pipi kanan dan Kiri lalu meninggalkan Rutger yang akan tidur
\* Jangan Lupa Like Coment dan Vote \*
__ADS_1
\* SELAMAT MEMBACA \*