Suami Idamanku

Suami Idamanku
Penyakit Orang Dewasa


__ADS_3

* Tentu saja, ibunya nakanak, aku pulang dong, siapa yang sanggup bertahan diluar jika memiliki istri sepertimu, Ucap Flitz sambil berbisik di telinga Kerry


** Uhhh ngeri, bulu kudukku sampe berdiri, Ucap Kerry sambil tertawa


* Sayangku, Istriku, ini adalah hadiah dari Aku dan Rutger, Ucap Flitz ( sambil memberikan bunga yang dibelikan)


** Wow, Thankyou guys, this is my favorite color, Ucap Kerry sambil mencium Pipi Flitz dan Rutger


- Seketika Flitz memeluk Kerry lagi dari belakangnya dan berbisik


* Sebentar malam aku boleh minta lebih ya sayang dari ciuman ini, Ucap Flitz sambil tersenyum nakal kepada Kerry


** Ni gendong putrimu, aku akan membantu kaka, menyiapkan makan malam kita, Ucap Kerry lalu berjalan menuju dapur


- Flitz, Rutger dan Agnes melanjutkan bersantai di taman belakang, sedangkan Kerry sedang bersibuk ria di dapur.


- Flitz dan kedua anaknya pun berjalan masuk ke dalam rumah karena cuaca di luar telah gelap.


** Guys, come here, ut's time fo dinner, Panggil Kerry


- Mereka semua pun berkumpul di meja makan tanpa terkecuali, termasuk pelayan pun makan semeja dengan Keluarga Flitz.


* Ah iya Ker, ada yang mau aku bahas ni, Ucap Flitz


** Apa itu? Tanya Kerry

__ADS_1


* Kita akan membawa Rutger dan Agnes untuk sama-sama di baptis kan?


** Ah iya benar sekali, berhubung Agnes juga sudah hampir sebulan kan, ada baiknya kita membawa mereka untuk dibaptis ya, Ucap Kerry bahagia.


* Baiklah nanti akan ku beritahukan pada Ayah, Balas Flitz


- Setelah menyelesaikan makan malam, Kerry mengantar Agnes ke kamar untuk menidurkannya, sedangkan Flitz menemani Rutger mengerjakan pekerjaan rumah yang diberikan sekolah rutger.


*** Papa, Apa sangat papa mencintai mama? Tanya Rutger dengan wajah polos


- Flitz pun terkaget mendengar pertanyaan Rutger


* Mengapa kau bertanya seperti itu nak? Tanya Flitz


*** Habis, lihat saja, papa sepertinya tidak tega melihat mama mengantar adek bobo, dan memperhatikan mama terus, Ucap Rutger


*** Baiklah papa, aku mengerti, itu yang dinamakan penyakit orang dewasa, Ucap Rutger sambil tertawa


* Apa, sìapa yang mengatakan itu rutger ahahhah, Tanya Flitz sambil tertawa terheran-heran mendengar perkataan Rutger


*** Tidak ada papa, Jawab Rutger


* Baiklah lanjut kerjakan' Balas Flitz


- Sambil menemani Rutger, Flitz membuat secangkir kopi baginya dan Juga secangkir teh bagi Kerry.

__ADS_1


** Hhhmmm kalian belum selesai? tanya Kerry


*** Hampir mama, tinggal 2 nomor lagi, Jawab Rutger


* Mevrouw (Nyonya) Teh? Tanya Flitz


** Ohhh Lekker ( Enak) balas Kerry


- Flitz hanya terdiam dan memeperhatikan tingkah Kerry saat bersama anak-anak mereka.


* Ya Tuhan, betapa beruntungnya diriku mendapatkan seorang istri sepertinya, takkan pernah ku sia-siakan kehadirannya, Bathin Flitz


- Kerry yang membantu Rutger pun telah selesai dan mulai memerintahkan apa saja yang harus di lakukan rutger sebelum tidur


** Lieverd, Luister is, eerste je moet de tanden poetsen een daar na Pijama aan en toen lekker slapen, snap je wel ( Sayang dengar, pertama kau harus sikat gigi habis itu pakailah piyama tidurmu dan tidur yang nyenyak, apakah kau mengerti) tanya Kerry


*** Doe ik mama ( akan ku lakukan mama) Jawab Rutger


** Goed zo, jij bent de beste ( Bagus, Kau yang terbaik) Balas Kerry


- Flitz yang melihat perlakuan kerry pun, menelan salivanya, Flitz merasa bahwa Kerry sangat terlihat sexi terutama saat berbicara menggunakan bahasa belanda.


- Rutger pun berpamitan untuk tidur, Kerry dan Flitz memberikan ciuman di pipi kanan dan Kiri lalu meninggalkan Rutger yang akan tidur


\* Jangan Lupa Like Coment dan Vote \*

__ADS_1



\* SELAMAT MEMBACA \*


__ADS_2