Suami Idamanku

Suami Idamanku
Aku Minta Adek


__ADS_3

**** Malam Natal Keluarga Goldwyn


- Tiba-tiba Flitz mendengar langkah kaki kerry yang menuju kamar rutger, Flitz yang melihat kerry telah membuka pintu dan terlihat wajahnya penuh kedamaian pun berkata :


* Kami baru saja ingin naik untuk menemuimu Ker


** aku sudah disini flitz, ayo kita makan ajak kerry.


* Apakah kau sudah menghubungi tetangga, untuk menghadiri ulangtahun rutger?


** Aku telah melakukannya seminggu lalu, agar mereka mengsongkan waktunya untuk itu suamiku.


* Kau memang cerdas, istriku.


** Hah baiklah, ayo makan lagi kalian berdua, makan dan tidurlah rutger, besok ulangtahunmu, mama dan papa sangat bahagia nak.


- Flitz yang melihat keadaan itu pun tiba-tiba berhenti makan dan mengigat doa kerry dan juga melihat matanya yang sudah ingin menangis.


* iya benar rutger, papa dan mama begitu bahagia, namun dengar-dengar engkau meminta sesuatu pada Tuhan ya?


** Apa itu, kenapa mama tidak tahu?


*** iya aku minta adek jawab rutger terbatah-batah.


** apa? kau tidak pernah bilang pada mama nak?

__ADS_1


sama papa ya?


*** iya, jawab rutger sembari tersenyum tipis.


** Dasar anak-anak jaman sekarang tidak menyayangi ibunya, mereka hanya menyayangi ayah mereka, kenapa tidak ada yang memberitahuku, kenapa?


- Sebenarnya Kerry tidak benar-benar marah, tetapi sedih karena jika rutger meminta adek, dan jika adek itu datang dan rutger tidak melihatnua, kesedihannya akan berlipat ganda. Kerry yang terus mengomel sambil menangis kemudia diam dan duduk.


- Tiba-tiba terasa dua tangan kecil yang memelukya dan berkata :


*** Mama, minta minta maaf, tolong maafkan rutger, rutger janji, mulai sekarang rutger akan memberi tahu kepada papa dan mama.


- Melihat rutger yang menangis, hati kerry terpukul dan dengan segera mengusap air matanya dan berkata :


oke?


*** oke mama.


- Flitz sangat terpukul sehingga dia melangkah dengan begitu cepat menuju kamar mandi dan menangis disana.


** Baiklah, anak mama, mama akan membujukmu tidur sehingga mama dapat mempersiapkan segala sesuatunya untuk hari esok ya nak.


*** iya mama.


- Setelah berbicara demikian, Kerry mengendong membawa rutger ke kamar membantunya menyikat gigi, menganti piyama lalu membacakannya dongeng tidur hingga mereka berdua pun tertidur pulas.

__ADS_1


****** Di kamar


- Flitz yang sedang kalut dalam kesedihannya, menyadari bahwa kerry belum kembali ke kamar, sehingga dia pun dengan segera keluar kamar dan pergi mengecek ke kamar rutger. Hatinya semakin hancur melihat apa yang terjadi di depan matanya.


- Lalu Flitz mendekati dan membangunkan kerry, sebenarnya dia tak ingin menggangunya namun Flitz juga tahu bahwa kerry masih memiliki beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk ulang tahun rutger pada besok.


* Kerry bangunlah, panggil Flitz


** Ahhhh ya ampun aku ketiduran, Terimakasih sudah membangunkanku, ucap kerry sambil tersenyum pada Flitz.


* Baiklah, apakah kita akan membungkus kadonya?


** Tentu saja suamiku, tapi sebelumnya bolehkan aku mendapatkan segelas?


- Flitz yang mendengar kata segelas pun memahami maksud istrinya.


* Aiiii, istri pemabukku. Baiklah, kau tunggu disini, aku akan mengambilkannya.


- Flitz mengetahui bahwa dengan minumlah kerry dapat menghilangkan kesedihan yang ada di dalam hatinya.


* Silahkan istri pemabukku, kata flitz sambil memberikan gelas, namun kau harus ingat malam ini kau tidak boleh minum lebih dari 3gelas, karena besok kita akan menerima banyak tamu.


** Baiklah suamiku, terimakasih.


- Setelah membungkus kado mereka segera menuju kamar untuk tidur.

__ADS_1


__ADS_2