Suami Idamanku

Suami Idamanku
Keputusan Terbaik


__ADS_3

Flitz yang terlihat emosi pun berjalan keluar dengan melepaskan dasinya  dan mengacak rambutnya


“ Arrrrggggghhhh mengapa wanita itu selalu saja menggangu hidupku, apa yang harus aku lakukan agar keluargaku bisa tenang tanpa adanya gangguan darinya “ Gerutu Flitz


Flitz yang belum dapat mengatur emosinya dengan baik, sekalipun dirinya merupakan seorang ayah dari 3 orang anak, namun dirinya masih belum juga bisa untuk mengontrol emosinya yang kadang meledak-meledak


Nick assisten pribadinya pun memberanikan diri untuk mendekati tuannya.


“ Tuan, apakah anda baik-baik saja? “ Tanya Nick


“ Ya, tentu saja Nick, bagaimana ada info terbaru “ Ucap Flitz yang berusaha meredamkan amarahnya


“ Begini tuan, anak cabang perusahaan kita yang berada di Luxemburg sedang mengalami guncangan tuan, bahkan orang perwakilan kita pun tak dapat menanganinya “ Kata Nick


“ Baiklah aku akan segera kesana, namun untuk saat ini ada baiknya kamulah yang mengurusnya hingga keadaan istri dan anakku membaik maka, kita akan segera mengambil keputusan untuk itu “ Ucap Flitz


" Baik tuan, sesuai perintah " Jawab Nick


 Setelah berbincang dengan nick, dirinya pun berjalan keluar menuju parkiran daan melajukan mobilnya menuju rumah sakit tempat istri dan anaknya dirawat.


Sesampainya Flitz di halaman parkiran rumah sakit, dengan segera Flitz memarkirkan mobilnya lalu turun dn berjalan menuju ruangan istri dan anaknya.

__ADS_1


Saat berjalan masuk ke ruang tunggu, Flitz melihat ayahnya sedang duduk smbil memperhatikan sebuah majalah ekonomi.


“ Pa “ Sahut Flitz


“ Eh nak, apakabarmu, bagaimana dengan rapatnya? “ Tanya Kevin


“ Hasilnya baik pa “ Jawab Flitz


“ Hhmmm “ Gumam Kevin


“ Oh iya bagaimana keputusanmu untuk kondisi perusahaan kita yang berada Luxemburg saat ini? “ Tanya Kevin


“ Untuk sementara ini aku mengirim Nick assistenku untuk menanganinya, jika belum ada kabar baik juga maka aku sendiri yang akan menanganinya pa “ Jawab Flitz


“ Ohhh iya pa, aku ingin mengatakan sesuatu pa “ Sahut Flitz


“ Katakanlah nak “ Lanjut Kevin


“ Jika Nick tak sanggup untuk menangani keadaan perusahaan kita saat ini yang berada di Luxemburg maka, aku ingin pindah kesana bersama keluargaku dan mengurusnya “ Kata Flitz


Kevin yang mendengar ucapan anaknya pun sangat terkejut, karena baginya hal itu merupakan keputusan pertama bagi Flitz untuk pergi meninggalkan negaranya.

__ADS_1


“ Nak apa ini ada hubungannya dengan kedatangan Evelien hari ini di perusahaan? “ Tanya Kevin


“ Itulah sebabnya mengapa aku ingin sekali meninggalkan negara ini pa, aku tak ingin ada yang menggangu kenyamanan keluargaku “ Jawab Flitz


“ Jika itu adalah keputusanmu yang terbaik bagimu dan juga untuk keluargamu, maka lakukanlah “ Kata Kevin


Flitz pun tersenyum puas mendengar ucapan ayahnya, saat keduanya sedang asik dengan percakapannya, dokter yang menangani Kerry dan putranya berjalan keluar untuk menemui mereka pastinya


“ Tuan-tuan, istri, anak dan cucu kalian sudah merindukan kalian “ Ucap sang dokter dengan tersenyum , lalu dokter itu pun berjalan kembali menuju ruangannya


Tanpa menunggu lama Flitz dan Kevin pun berjalan masuk untuk menemui mereka


“ Sayangku “ Ucap Flitz sembari mendaratkan sebuah kecupan hangat pada pucuk kepala Kerry


Sementara Kevin sibuk menatapi cucu lelakinya dengan pandangan penuh cinta


“ Selamat dan juga Terimakasih menantuku, telah memberikan penerus bagi keluarga kami “ Ucap Kevin dan mengecup pucuk kepala menantu kesayangannya itu


Keery hanya dapat tersenyum, melihat tingkah suami dan mertuanya


***Hallo semuanya, apa kalian sudah menemukan suami idaman kalian di masa pandemik ini?

__ADS_1


Sama, Author juga belum 🤣


Stay Slay, Fellas ❤***


__ADS_2