
Kerry berbaring di ranjang Agnes dan memeluk tubuh putrinya.
" Mama " panggil Agnes
" Ya sayang " Jawab kerry
" Apa papa dan kakek akan segera menemukan kakak " Tanya Agnes
Kerry pun terkejut mendengar pertanyaan Agnes.
" Kau telah mengetahuinya sayang " Tanya Kerry
" Ya mama, aku tahu " Jawab Agnes
" Tentu, kakek dan papamu akan segera menemukan rutger kita " Jawab Kerry
" Baiklah kalau begitu, mama jangan menangis lagi " Ucap Agnes sambil mengelus pipi Kerry
" Terimakasih sayang, ayo kita tidur " Ucap Kerry
*******
Sementara di ruang tv, Flitz dan Kevin mulai menghubungi anak buah mereka untuk segera mencari keberadaan dari Chris dan Rutger
" Ayah, apakah ini akan berhasil " Tanya Flitz kepada Kevin
" Mengapa kau bertanya seperti itu nak? " Ucap Kevin
" Aku hanya takut jika, tak bisa mendapatkan Rutger kembali ayah! " Jawab Flitz
" kita akan membawa kembali putranya Kerry " Balas Kevin sembari menepuk pundak Flitz
__ADS_1
" Hhmmmm ayah benar, Kerry akan mendapatkan putranya kembali " Jawab Flitz
Kevin dan Flitz pun kembali menghubungi anak buah mereka dan kenalan mereka.
******
Sementara di sudut kota, Rutger hanya bisa menangis Flitz dan Kerry juga Agnes adiknya.
" Kau diamlah, aku adalah ayah biologismu " Ucap Chris
" Aku tidak peduli, aku ingin papa Flitz dan Mama Kerry " Balas Rutger
" Dasar kau ini, mengapa kau ini, ada apa denganmu " Bentak Chris
" Orangtuaku tak pernah kasar padaku, mengapa kau sangat kasar padaku " Teriak Rutger pada Chris
" Ssstttt diam " Ucap Chris sambil memegang dagu Rutger
" Cihhh kau bahkan berani berteriak kepada ayahmu " Balas Chris
" Ayah? Rutger tak pernah memiliki ayah sepertimu, Rutger hanya punya papa Flitz dan Mama Kerry juga Ade Agnes " Jawab Rutger
" Arggghhhh sialan kau, kenapa juga aku memiliki putra yg modelnya seperti seorang pembankang ini " Gumam Chris
" Lepaskan aku, ku katakan sekali lagi jika kau ingin selamat maka lepaskan aku sebelum kakek, Ayah dan ibuku menemukanku, maka tamatlah riwayatmu " Ucap Rutger
Chris yang mendengar Rutger menyebut kakek, membuatnya tak bisa membuka mulutnya, seakan-akan Chris sedang melihat hantu.
" Apa Kevin Goldwyn masih hidup? Astaga aku sungguh cari mati " Bathin Chris
" Apa katamu, kakek? Kakekmu itulag yg memisahkanmu denganku " Ucap Chris
__ADS_1
" Aku sungguh bersyukur jika kakek melakukannya, lihatlah dirimu kau bahkan sangat tak pantas untuk menjadi ayahku " Balas Rutger
" Astaga anak ini sangat pandai berbicara " Gumam Chris
" Kuberitahukan sekali lagi, lepaskan aku dan biarkan ku kembali kepada orgtuaku, atau kau akan habis " Teriak Rutger kepada Chris
Chris yg benar² muak dengan ucapan dari mulut kecil rutger pun menutup mulutnya dan segera berpikir.
" Astaga apa yg harus kulakukan, apa ku peras saja mereka " Gumam Chris
********
Kerry yg semenjak sore tertidur pun bangun karena merasa lapar dan mendapati Kevin, Flitz dan Agnes sedang memakan makan malam mereka.
" Istriku, kemarilah makanlah " Panggil Flitz
" Ya, aku memang sedang lapar suamiku " Jawab Kerry
" Kau jangan terlalu pikiran ya, Ayah dan Flitz akan segera membawa kembali putramu " Ucap Kevin yg mengunyah makanannya.
" Ya ayah, aku percaya sepenuhnya kepada kalian " Balas Kerry
" Ayo mama, ini sangat enak, saat kakak kembali! Berjanjilah untuk memasakkan makan seperti ini untuk kami " Ucap Agnes sambil menunjuk ke atah lasagna yg di atas meja makan.
" Tentu saja sayang, itu sudah pasti " Jawab Kerry sembari memcium kening Agnes
Kerry pun segera mengambil piring untuknya dan mengisi makanan baginya dan mulai memakannya.
Sementara Flitz hanya memandangi wajah istrinya yang terlihat sangat lesu
" Maafkan aku sayang, semuanya akan segera baik² saja, Putramu akan kembali padamu, bersabarlah! " Bathin Flitz
__ADS_1