Suami Idamanku

Suami Idamanku
Sayangku, Istriku!


__ADS_3

Flitz pun telah tiba di rumah dan segera berlari menaiki anak tangga, untuk menemui istri tercintanya. Terlihat sangat jelas Kerry yang sedang menangis dengan terus memanggil namanya dan ditemani oleh pelayan mereka.



" Ada apa dengan istriku? " Tanya Flitz


" Ah Tuan, aku pun tak tahu, saat aku sedang berada di dapur, tiba-tiba aku mendengar Nyonya menangis histeris dan memanggil-manggil nama Tuan, itulah yang membuat aku menelpon Tuan " jawab Pelayannya.


" Baiklah aku akan menelpon dokter keluarga kita " Lanjut Flitz


Dengan segera Flitz mengambil ponselnya, lalu menghubungi dokter keluarga mereka.


Tak lama kemudian dokter yang ditinggu pun tiba dan dengan segera memeriksa keadaan Kerry.


" Apa yang terjadi pada istri saya dok? " Tanya Flitz dengan nada khawatir


" Seharusnya istri anda baik-baik saja, namun ini akibat dari hormonnya yang berubah-ubah dan juga perasaannya yang sedang sensitive membuatnya akan mengalami hal seperti ini Tuan " Jawab dokter.


" Berapa lama hal ini akan berlangsung dok? " Tanya Flitz


" Entahlah Tuan! semuanya tergantung pada hormon istri anda, sehingga jika dia menangis maka berusahalah untuk berada disampingnya, seharusnya masa-masa ini terjadi pada usia 2-3 bulan pada masa kandungan tetapi ini pada bulan ke 4, jadi semangatlah Tuan " Ucap dokter.


" Baiklah dokter, Terimakasih " Ucap Flitz


" Baik tuan, saya akan memberikan resep untuk beberapa vitamin dan tolong ditebus ya " Ucap dokter


" Baiklah dok, berikan yang terbaik bagi istri saya " Lanjut Flitz


" Ternyata kau ini ingin manja-manja ya istriku " Gumam Flitz sambil membelai rambut Kerry yang sedang terlelap

__ADS_1


Lalu Flitz pun berdiri untuk mengantar Dokter keluarga mereka ke tempat parkiran mobil dan masuk dan kembali ke kamar mereka


Setelah mengantarkan dokter itu, Flitz pun menelpon supir mereka untuk memastikan bahwa dia telah menjemput Rutger.


Setelah memastikannya Flitz pun kembali ke kamar untuk melihat kondisi Kerry.


" Kerry Sayangku " Ucap Flitz sambil membelai rambut Kerry.


" Hhmmmmmm " kerry terbangun dan merenggankan tangannya...


" Kau sudah bangun sayang? " Tanya Flitz.


" Kau sudah pulang sayang? " Tanya Kerry


" Seperti yang kau lihat sayangku " Balas Flitz.


" Iya, aku tak akan meninggalkanmu " Balas Flitz.


" Apakah kau ingin makan atau minum sesuatu? Tanya Flitz.


" Ya, aku ingin jus jeruk sayang " Jawab Kerry


" Baiklah, tunggu aku disini aku akan kembali " Lanjut Flitz


Flitz pun segera turun menuju dapur dan menjelaskan segalanya pada pelayan agar ketika rutger kembali mereka dapat mengurusnya setelah melihat kondisi kerry saat ini yang tak ingin lepas dari Flitz


Setelah menjelaskan segalanya, Flitz pun mengambil jus jeruk dan segera kembali ke kamar, setelah kembali ke kamar Flitz mendapati, Kerry sedang duduk menangis.


" Sayang kamu kenapa sayang? " Tanya Flitz.

__ADS_1


" Kamu sangat lama sayang, aku tak tahan jika kau menjauh dariku! " Jawab Kerry


" Ya, Tuhan istriku apalagi ini?! " Ucap Flitz sambil memeluk Kerry dan memasukkan ke dalam dada bidangnya sambil tersenyum.


" Iya suamiku, aku sangat merindukanmu, aku bisa mati tanpamu walau hanya sedetik dalam sehari " Ucap Kerry sambil memanyungkan bibirnya.


" Arhgggg mengapa kau begitu mempesona " Ucap Flitz sambil mencium bibir Kerry yang merah merona dan ********** hingga Kerry merontak-merontak meminta Flitz untuk melepaskannya.


" Aku bilang aku tidak bisa hidup tanpamu, lalu kenapa lau ingin membunuhku " Ucap kerry sambil menangis.


Flitz yang melihat pemandangan tersebut pun semakin gemas dibuat kerry.


" Kau tahu kerry, aku sangat mencintaimu, hingga takkan terlintas sedikit pun dibenakku untukmeninggalkanmu. Kau tahu Ker kita akan camping di dalam kamar ini " Ucap Flitz menggoda kerry.


" Benarkah itu? " Tanya Kerry.


" Tentu saja, apapun itu akan kulakukan demi kamu istriku! " jawab Flitz**


⚠️ Jangan Lupa Like, Coment dan Vote ⛔


( Agar Author Semakin Semangat Untuk Menulis)


Terimakasih Readers ⚘


 


"SELAMAT MEMBACA"


 

__ADS_1


__ADS_2