
- **Setelah makan malam. Kerry yang merasa badannya kurang enak, hingga berjalan naik ke kamar duluan, sesampainya Kerry di kamar, tiba-tiba Flitz yang sedang menidurkan Rutger mendengar teriakan Kerry.
** Ahhhhhh.... Flitz.... panggil Kerry
- Dengan segera Flitz pun menutup kamar Rutger dan berlari menaiki tangga, mendapati Kerry sedang terduduk di lantai mereka.
* Ya Tuhan, Kerry ada apa? tanya Flitz
** Punggungku rasanya ingin terlepas, tolong aku Flitz rasanya sakit sekali, ucap Kerry sambil menangis.
* Ssstttt, diamlah kau jangan menangis, itu akan menambah rasa sakitmu, ucap Flitz sambil mengelus-elus punggung Kerry.
** Sakit Flitz, sakit sekali! Ucap kerry lagi.
* Maafkan aku sayang, karrna aku kamu harus merasakan semua kesakitan ini, ucap Flitz sambil menundukkan kepalanya pada paha kerry.
** Flitz, Tolong baringkan aku di ranjang! kata Kerry
* Baiklah, ucap Flitz sambil membopong tubuh Kerry menuju ranjang.
- Dengan segera Flitz, membaringkan Kerry dan menggunakan bantal untuk menyangah punggung Kerry. Setelah itu Flitz pun menghubungi dokter keluarga mereka.
Tut...tut...
Tut...tut...
¤ Selamat Malam Tuan Flitz, jawab dokter!
* Dok, tolong datang ke rumah! Kerry sedang merintih kesakitan.
¤ Baik- baik Tuan, saya akan segera kesana, balas Dokter
Tut....
__ADS_1
- Flitz pun mengakhiri panggilan dan menunggu dokternya dengan penuh kecemasan, karena melihat tubuh kerry semakin pucat.
Ting Tong...
- Bel berbunyi, doktwr telah datang, Pelayan rumah pun dengan segera membuka pintu.
《 Selamat malam Pak, Silahkan, Tuan dan Nyonya ada di kamar, ucap Pelayan
¤Terimakasih, saya langsung kesana! Balas dokter.
tok tok...
¤ Permisi Tuan Flitz.. panggil Dokter
- Flitz pun membuka pintu..
* Ah iya dokter silahkan, tolong periksa keadaan istri saya, dia sudah merintih kesakitan sejak tadi dok, ucap Flitz khawatir.
- Dokter pun dengan segera membuka peralatannya dan mulai memeriksa Kerry. 5menit kemudian
¤ Tuan, Nyonya sudah seharusnya berada di rumah sakit, karena kini Nyonya sudah berada pada pembukaan 5 persiapan persalinan Tuan, ucap Dokter.
* Apa? tanya Flitz Kaget
¤ Ayo Tuan, kita antar ke rumah sakit, ajak Dokter.
* Baik dok, jawab Flitz sambil menggendong Kerry menuruni tangga
- Dengan segera pelayan rumah,membuka pintu dan Flitz berlari menuju mobil untuk melaju ke rumah sakit.
*** Di Rumah Sakit
* Dok tolong istri saya, dia akan melahirkan ucap Flitz.
__ADS_1
¤ Ah Tuan, silahkan kita langsung mengantarnya ke ruangan bersalin agar Nyonya bisa langsung bersiap-siap, balas dokter
* Baik Dokter, Jawab Flitz
- Kerry yang sudah lemah dan terlihat pucat karena kesakitan hanya terdiam tak bersuara, Kerry pun diganti bajunya dengan baju bersalin.
- Setelah dokter memeriksa keadaan Kerry, dokter pun keluar ruangan untuk menemui Flitz dengan wajah yang sedikit cemas.
¤ Tuan, panggil dokter.
* Ya, bagaimana dok? bagaimana keadaan istri saya? tanya Flitz
¤ Jadi begini, untuk menjaga kemungkinan Nyonya kekurangan darah maka, Tolong Tuan carikan 3kantong darah, Oh ya Golongan darahnya Nyonya A. ucap Dokter.
* Ya Tuhan, Kerry apa yang terjadi padamu, Dimana saya bisa mendapatkan darah itu dok, tanya Flitz.
¤ Silahkan cek ke Bank Darah rumah sakit Tuan, jika tidak ada maka upayakan untuk mendapatkannya segera, jawab dokter.
- Flitz yang sedang frustasi pun, dengan segera mengambil ponselnya dan menghubungi Nick.
Tut...tut...
° Hallo Tuan, jawab Nick
* Nick, bantu aku carikan aku Darah dengan golongan A, Kerry akan melahirkan dan dia kekurangan darah Nick, Ucap Flitz
⛔ Jangan Lupa untuk mendukung author dengan cara :
*Like, Coment dan Vote*
Agar Author semakin bersemangat untuk menulis ceritanya!
\* SELAMAT MEMBACA** \*
__ADS_1