
- Flitz masih tetap memegang jari tangan kerry!
¤ Tuan, panggil dokter.
* Ya dok, Jawab Flitz
¤ Kami akan membawa jenazah nyonya ke kamar mayat rumah sakit, Tuan boleh kesana, balas Flitz.
- Flitz merasakan sesak ketika tempat tidur yang ditempati Kerry di dorong oleh Perawat.
*KERRY ZUIDEMA GOLD**WYN** panggil Flitz.
- Seketika perawat-perawat yang mendorongnya pun terhenti, Flitz masih melanjutkan ucapannya.
* KERRY ZUIDEMA, aku bersedia menjadi suamimu baik dalam keadaan suka dan duka, hingga mau memisahkan kita, Ucap Flitz sesekali memgeluarkan tangisnya sambil memegang tangan Kerry.
- Air mata Flitz terjatuh di atas pipi mulus milik Kerry. Ketika tempat tidur itu akan lolos keluar pintu ruangan tiba-tiba terdengar suara seseorang memanggil
** Flitz... Panggil Kerry.
- Dokter dan para perawat yang mendengar pun sontak binggung dan mencari asal suara tersebut
* Ya aku disini Jawab Flitz
** Flitz, panggil Kerry
__ADS_1
* Dokter istriku Ucap Flitz
- Sontak Dokter dan perawat pun menarik tempat tidur kerry kembali dan memasang seluruh alat kembali ke tubuh Kerry. Flitz yang terlihat sedih pun kembali bersemangat.
- Flitz menangis sejadi-jadinya sambil memeluk tubuh Kerry.
* Kerry, aku tahu kau sangat mencintaiku, Aku tahu kau tidak akan meninggalkan suamimu ini, Ucap Flitz
- Dokter yang melihat semua kejadian itu hanya terdiam seribu kata, Kevin pun berlari mendekati menantunya.
¤ Selamat Tuan Flitz, keadaan nyonya baik-baik saja, dia telah kembali kepadamu! Ini adalah keajaiban, Aku selalu mendengar tentang kekuatan iman dan cinta, dan hari ini aku melihatnya sendiri, aku akan selalu mengigat hari ini dalam hidupku, Ucap dokter
* Terimakasih dokter telah mengijinkan istriku berada disini selama 3minggu, Ucap Flitz!
* Huhhh lihatlah aku, apa aku terlihat baik tanya Flitz
** Kau terlihat tak terurus, hhmm wajahmu semakin tirus aku tak suka, Ucap Kerry dengan nada manja.
○ Kerry, maafkan ayah nak, Terimakasih telah kembali nak, Terimakasih telah kembali demi anakku san cucuku ucap Kevin.
- Kerry yang mendengar Kevin menyebut cucu pun meraba perutnya dan menjado shock karena perutnya kini telah rata.
** Dimana anakku? tanya Kerry
* Di ruangan bayi sayang, jawab Flitz
__ADS_1
- Flitz lalu menekan tombol dalam ruangan dan meminta perawat mengantarkan putri mereka untuk ditemui oleh mereka.
* Itu datang dia putri kita sayang! Ucap Flitz
- Flitz pun menggendong putrinya dari pelukan perawat
* jujur, Ini adalah pertama kalinya aku mengendonngnya ucap Flitz.
** Kau sungguh tega,anak sendiri kau terlantarkan Ucap Kerry sambil tersenyum
* Itu karena aku tidak bisa hidup tanpamu, sehingga hal disekitarku tiada artinya bagiku, karena hanya kau yang berarti dalam hidupku, Ucap Flitz.
** Hhmmm, Aku sudah katakan padamu bahwa aku akan kembalikan? Aku menepati janjiku bukan! jadi mulai sekarang kita akan mengurus anak-anak kita bersama, Ucap Kerry tersenyum.
* Tentu saja. ini dia ( sambil memberikan putri mereka pada Kerry)
** Emmmm Flitz aku ingin sekali menyusuinya tapi kurasa tak ada isinya, hehe ucap Kerry sambil tertawa.
* Aku akan segera membeli makan, bagaimana mau ada isi kamu perginya kurang lama, Gumam Flitz.
** Apa kau bilang, tadi saja menangis sekarang bicara dibelakangku, tega ya kau Ucap Kerry.
* Hehe peace istriku, aku akan segera kembali Ucap Flitz
- Dalam Perjalanan, Flitz yang berbahagia pun mengambil ponselnya dan menghubungi orang rumah dan meminta mereka untuk menyiapkan sambutan bagi Kerry yang akan segera kembali ke rumah!
__ADS_1