
Setiap hari hati Flitz dipenuhi dengan kebahagiaan karena apapun yang dilakukannya mulai dari mengantar Rutger, hingga segala aktifitasnya di perusahaan Kerry selalu berada disana untuk menemaninya
" Sayang.... " Seru Kerry
" Ya..... " Sahut Flitz
" Aku ingin makan pasta carbonara " Ucap Kerry
" Oke ayo kita lakukan sayang " Ajak Flitz
Setelah makan Flitz membawa pulang Kerry untuk beristirat
Saat akan beristirahat, Flitz dikejutkan dengan Kerry yang hanya menggunakan baju tidur dan perut buncitnya terlihat membuatnya tak bisa menahan hasratya.
" Ya, Tuhan! Istriku ini meskipun sedang hamil tetapi sangat menggoda! " Bathin Flitz
Flitz pun berjalan mendekati Kerry yang sedang berdiri di balkon lalu memeluknya dari belakang
" Eh sayang kau disini " Ucap Kerry yang terkejut dari lamunanannya
" Dimana lagi, jika aku menghilang kau akan menangis bukan? " Tutur Flitz.
" Jangan seperti itu sayang, berhentilah menggodaku" Balas Kerry
Kerry yang membelakangi Flitz, telah membalikkan tubuhnya dan berhadapan dengan Kerry Flitz
Kerry dan Flitz saling menatap dengan pandangan yang begitu dalam, angin sepoi-sepoi meniup wajah Kerry dan rambutnya yang terurai panjang, membuat Kerry terlihat begitu sexi di mata Flitz.
Flitz yang sejak tadi mencoba untuk menahan hasratnya, kini ia tak mampu lagi untuk menahannya, seperti jiwanya merontak-rontak untuk segera memakan Kerry.
" Sayang " Bisik Flitz di telinga Kerry
Bisikan Flitz itu membuat seluruh bulu kuduk Kerry merinding disko
" Ya sayang " Jawab Kerry
" Bolehkah aku? " Tanya Flitz
__ADS_1
Kerry hanya menatap Flitz dengan debaran di dalam hatinya membuat Kerry tak dapat menolak keinginan Flitz
Tanpa menunggu lama Flitz pun memulai aksinya
Flitz menaruh kedua tangannya tepat di pinggung Kerry lalu menggendongnya menuju kamar.
Mereka pun mulai larut dalam ciuman yang begitu mesra, yang terdengar hanyalah desahan nafas diantara keduanya
" Ker, Sayang, Istriku bolehkah aku? " Tanya Flitz
" Lakukan saja dan tak usah bertanya lagi " Jawab Kerry
" Apa itu tak akan menyakitimu? " Tanya Flitz sekali lagi
" Sudah terlanjur, lakukan saja Flitz " Jawab Kerry kepada Flitz dengan nafas yang sudah terengah-engah
Lalu dengan segera Flitz menggendong Kerry dan meletakkannya di atas ranjang dan dengan perlahan Flitz mulai melepaskan pakaian yang digunakan kerry
Flitz pun mulai mengecup seluruh tubuh kerry dari ujung kaki hingga bagian intimya dan tanganya mulai memainkan irama pada gunung kembar milik kerry
" Sebut namaku? " Bisik Flitz
" Flitz " Ucap Kerry
Flitz yang mendengar namanya disebut itu, semakin bersemangat, rasanya tubuhnya seperti dialiri aliran listrik
Flitz semakin berhasrat dan menggila, apalagi melihat tingkah istrinya. Kerry yang mendesah keenakan pun semakin mendesah dibuat Flitz.
" Sepertinya malam ini Flitz sangat liar " Bathin Kerry
Flitz dan Kerry pun akhirnya selesai dan sekujur tubuh mereka dipenuhi keringat dan terbaring lemas diatas ranjang.
Flitz pun membalikkan tubuhnya dan memandangi jam dinding di kamar mereka yang telah menunjukkan pukul 03.00 pagi
Flitz pun mengusapi perut buncit Kerry dan memeluknya hingga mereka pun tertidur, setelah melakukan perang dunia ke III yang sangat melelahkan itu.
****
__ADS_1
Keesokan harinya, Kerry yang terbangun dan tak mendapati Flitz disisinya pun mulai menangis tersedu-sedu.
Flitz yang sedang mandi pun segera keluar dan mendapati istrinya sedang menangis
" Aiiii, Aigo istriku! masih pagi tahu, jika ada orang mendengar mereka akan berpikir aku menyiksamu sepagi ini, ayo mandi sayang " Ajak Flitz
" Baiklah " Balas kerry
Setelah mandi, Kerry keluar dan mengganti pakaiannya lalu mulau mencari-cari Flitz dan menangis
" Sayang aku disini, aku takkan meninggalkamu, aku hanya mencari udara segar " Ucap Flitz yang sedang berdiri di balkon
" Maafkan aku, aku takut kehilanganmu. Ayo kita turun untuk melihat rutger " Ajak kerry.
" Baiklah, ayo turun " Balas Flitz
Flitz pun mengengam tangan kerry lalu mereka turun
" Kau terlihat sangat cantik pagi ini, istriku " Ucap Flitz
" Benarkah? " Tanya Kerry
" Tentu saja, istriku itu sangat cantik " Jawab Flitz
" Terimakasih Suamiku " Balas Kerry.
⚠️ Jangan Lupa Like, Coment dan Vote ⛔
( Agar Author Semakin Semangat Untuk Menulis)
Terimakasih Readers ⚘
"SELAMAT MEMBACA"
__ADS_1