Suami Idamanku

Suami Idamanku
Segera Menjadi Seorang Ayah.


__ADS_3

- Nick pun mengundang Kevin Goldwyn untuk memberikan kesan pesannya.


○ Aku begitu merasa terhormat dan juga bangga dalam waktu yang bersamaan, mengapa tidak aku telah tua, namun aku melihat diriku ada pada Flitz dan Istriku pada diri Kerry dan juga aku seorang Kakek dari cucuku yang hari ini berusia 4 tahun, aku merasa sangat senang sehingga malam ini aku tak kan membahas sedikit pun tentang Perusahaan atau pun kerjasama melainkan aku akan memberikan sedikit nasihat kepada kalian, Jangan terlalu melototi istri seseorang, kalian jangan mengharapkan sesuatu yang bukan milik kalian, karena kalian tidak tahu apa yang mereka lalui agar tetap bersama untuk itu hargailah sebuah hubungan, kita belajar dari kesetiaan, jika engkau CEO suatu perusahaan dan memiliki istri maka setialah, jika engkau dapat setia kepada istri/suamimu maka itu adalah awal kesuksesanmu dalam berkerjasama dengan perusahaan yang lain.


- Mendengar kata-kata tersebut kerry semakin memegang erat tangan kerry serasa tak ingin melepaskannya.


- Begitulah Isi kesan pesan Kevin Goldwyn, setelah Perusahaan Goldwyn dilanjutkan dengan perusahaan lainnya. Setelah kesan pesan, Nick pun mempersilahkan Setiap Tamu undangan untuk menikmati hidangan yang tersedia.


- Disisi lain, kerry yang sedang berdiri Ayah mertuanya dan Flitz pun tiba-tiba berlari menuju toilet, Flitz yang melihat hal itu pun dengan segera mengejarnya.


* Kamu kenapa ker?


** perutku sangat mual Flitz, sepertinya aku salah makan sesuatu deh, balas Kerry.


* Baiklah, kamu naiklah dan istirahat ker, aku dan nick serta ayah akan mengurus segalanya disini ker.


** Baiklah, ayah aku pamit ke kamar aku kirang enak badan.


- Mendengar Kerry yang berkata demikian pun,

__ADS_1


Kevin Goldwyn segera bertanya


○ apakah kerry sakit?


* Sepertinya dia kelelahan ayah, dia sangat sibuk seminggu ini untuk acara malam ini dan juga acara ulangtahun rutger.


○ Dia bekerja begitu keras, mengigatkan ku pada ibumu, jika saja ibumu masih ada, pasti mereka berperilaku sama.


* Ayah jangan banyak pikiran, aku akan mengurus kerry imbuh Flotz.


○ Baiklah, Ayah percaya padamu Flitz


- Malam semakin larut terlihat tamu undangan mulai meninggalkan kediaman Flitz, tiba-tiba kevin berkata


* Baik ayah, itu pasti.


- Semua telah undangan telah meninggalkan kediaman Flitz, yang tersisa adalah Nick dan para pelayan. Flitz pun menemui mereka dan berkata


* Aku tidal tahu apa yang telah disampaikan kerry, tetapi malam ini kalian boleh istirahat disini, di tempat dimana kerry menyuruh kalian untuk istirahat, oh iya 1 lagi, sesuai dengan ucapan Kerry, kalian akan menerima upah kalian sehingga tolong bantu saya agar ketika dia terbangun tak ada lagi yang perlu dikerjakan olehnya. Kalian akan diberikan libur sehari untuk besok tentunya libur di dalam rumah ini.

__ADS_1


- Setiap pelayan yang mendengar kata-kata Flitz tak habis pikir bahwa Flitz di kenal sebagai sosok yang sangat arogan namun malam ini dia telihat sangat manusiawi, semua berkat Nyonya Kerry kata mereka.


- Kerry yang berada di dalam kamar pun merasakan demam sehingga tubuhnya bergetar, Flitz yang melihatnya pun cemas sehingga Flitz harus memaksa dokter keluarga mereka untuk datang ke rumah pukul 5 subuh.


- Dokter yang memeriksa kerry pun tersenyum- senyum sambil menatap Flitz dan memberi tangannya sembari ingin menyalaminya.


* Kenapa dokter, Istri saya kenapa, tanya Flitz?


" Selamat Tuan Flitz anda akan segera menjadi seorang ayah.


* Benarkah itu dokter?


" Benar Tuan, istri anda telah mengandung selama 1bulan?


* Apaaaa 1bulan, astaga 8bulan lagi aku akan menjadi ayah, Aku sangat bahagia.Apakah janinnya baik-baik saja dokter?


" Tentu saja Tuan, rahim nyonya kuat sehingga janinnya baik-baik saja Tuan.


* Baiklah dokter kai boleh pulang terimakasih sudah meluangkan waktunya.

__ADS_1


" Aiya, tak mengapa Tuan Goldwyn, Aku pamit


- Flitz pun tak henti-hentinya memeluk perut Kerry.


__ADS_2