Suamiku Ada Di Kerajaan Jangga

Suamiku Ada Di Kerajaan Jangga
Beginning


__ADS_3

Cuaca begitu cerah hari ini, sangat cocok untuk nge-date dengan pasangannya. Berbeda dengan Kim Bo Ra, dia selalu disibukkan dengan pekerjaannya, bisa dibilang dia tidak terlalu tertarik dengan acara nge-date, dia hanya mementingkan pekerjaan dan karirnya. Kim Bo Ra begitu pintar bisa menguasai semua speasialis dokter, walaupun sebenarnya dia dokter umum, tapi dia mampu menguasai semua keahlian dokter karena kejeniusannya. Kim Bo Ra adalah dokter termuda sekarang dengan pencapaiannya yang begitu bagus, Karena itu Kim Bo Ra disebut sebagai dokter Jenius. Kini Kim Bo Ra menjadi sedikit pendiam tidak banyak aksi karena ditinggal oleh suami tercintanya, para dokter sangat mengasihaninya, dia masih muda dan karirnya begitu bagus tapi tidak dengan kisah cintanya.


Ini kisah awal Kim Bo Ra dan Park Hae Seok bertemu. Seperti biasanya dia bekerja didalam ruangannya untuk mengobati pasien.


"sus, panggil pasien selanjutnya." ucap Kim Bo Ra


Suster mengangguk dan memanggil pasien berikutnya, "bapak Park Hae Seok, silahkan masuk keruangan."


Park Hae Seok langsung memasuki ruangan dan menemui dokter.


"selamat pagi dok." ucap Hae Seok


"ada keluhan a... p.. aa paak?" tanya Bo Ra lambat karena dia kaget dengan pria didepannya


"Park Hae Seok?" tanya Bo Ra lagi


"iyaa dok, saya." jawabnya


"apa kau tak mengenaliku? aku Kim Bo Ra teman sekelas mu waktu SMA." ucap Bo Ra


"ohhiyaa kamu Kim Bo Ra siswi terpintar kan? Bo Ra maafkan aku tidak mengingatmu." ucap Hae Seok merasa bersalah


"ahh tidak apa-apa santai saja. Kamu sakit apa?" tanya Bo Ra


"lemah jantung." ucap Hae Seok


Bo Ra sangat kaget mendengar hal itu, pria didepannya ini merupakan pria pertama yang Bo Ra suka semasa SMA, bagaimana bisa dia tidak mengetahuinya. Dulu Hae Seok adalah pria tertampan disekolah, banyak wanita yang mengaguminya, termasuk Bo Ra. Hae Seok sangat pandai dalam kesenian, dia mampu melukis dengan baik, bermain segala alat musik. Hal itu yang membuat Bo Ra menyukainya, tapi Bo Ra tidak berani mengungkapkannya hanya diam mengagumi. Sebaliknya, Hae Seok juga sebenarnya menyukai Bo Ra saat itu dan saat ini pula, tapi dia minder untuk mendekati Bo Ra karena Bo Ra wanita terpintar dan cantik. Apalah Hae Seok, lelaki yang memiliki penyakit lemah jantung tidak akan berani mendekatinya. Mereka berdua memilih diam diam suka saat itu.


Ternyata takdir berkata lain, mereka dipertemukan lagi walaupun sebagai dokter dan pasien. Awal yang sangat tidak bagus sebenarnya, tapi hal itu malah membuat kedekatan mereka semakin terlihat. Bo Ra menjadi dokter spesialisnya, dan akhirnya saling mengungkapkan cinta. Sebenarnya Hae Seok tidak ingin menikah dengan Bo Ra karena dia tahu penyakitnya sudah sangat parah dan ini hanya akan menyulitkan Bo Ra. Keyakinan Bo Ra tetap bulat ingin menikahi Hae Seok dan membuatnya bahagia. Pernikahannya hanya bertahan 3 bulan setengah, dan Hae Seok dipanggil oleh sang pencipta selamanya. Bo Ra begitu kalut ditinggal Hae Seok dan memilih untuk cuti sementara menenangkan diri supaya bisa fokus kembali dalam bekerja.

__ADS_1


Bo Ra ingin pergi ke pedesaan yang tidak riweh seperti dikota, dia menyiapkan perbekalan didalam ranselnya seperti mie, coklat, permen, peralatan dokternya+obat-obatan dan pakaiannya. Tidak banyak yang Bo Ra bawa didalam ranselnya, yang lain dia tarok didalam koper. Sebelum pergi dia menghentikan mobilnya di pinggir jembatan Namsin dan berdiri dipinggiran pagar jembatan untuk melihat kerlap kerlipnya kota. Bo Ra juga membawa fotonya bersama Hae Seok, dia memandangi foto itu dengan pekat dan tanpa Bo Ra sadari ada kecelakaan beruntun saat itu, Bo Ra tepukul bagian mobil hingga membuatnya jatuh ke laut, Bo Ra tidak bisa berenang ditambah beban diranselnya, dia menggerakan kaki dan tangannya meminta tolong. Didalam laut itu dia samar-samar melihat lingkaran cahaya besar dan muncul sesosok pria seperti suaminya Hae Seok, dia menggerakkan tangannya untuk meminta tolong dan Bo Ra tidak sadarkan diri.



Park Hae Seok dan Kim Bo Ra


#dikerajaan Jangga


Putra mahkota sedang duduk ditaman kerajaan bersama anjing kesayangannya dan para pelayan yang menemani. Anjing kecil itu sangat lucu dan begitu lincah berlari kesana kemari. Ditaman itu ada sebuah sumur yang tidak terlalu dalam dan jarang digunakan, namun tidak ditutup. Saat putra mahkota sedang bermain dengan Anjingnya yang bernama Yungsik, seperti biasa Putra mahkota melemparkan kayu dan akan diambil oleh Yungsik, tetapi lemparan itu terlalu kuat dan masuk kedalam sumur. Yungsik tetap berlari menuju arah kayu yang terlempar kedalam sumur, putra mahkota berteriak dan langsung berlari untuk menghentikan yungsik, para pelayan juga ikut berlari karena kawatir, namun terlambat Yungsik sudah melompat kesumur.


Putra mahkota sangat kawatir melihat anjing kesayangannya jatuh kedalam sumur dan tanpa pikir panjang, dia ikut melompat kedalam sumur untuk mengambil yungsik. Para pelayan berlari berhamburan mencari sesuatu untuk menolong putra mahkota, mereka kawatir jika terjadi apa-apa dengan putra mahkota, bisa saja mereka yang akan dieksekusi oleh Raja karena kelalaiannya.


Didalam sumur saat putra mahkota ingin menyelamatkan Yungsik, dia juga melihat seorang wanita yang tenggelam didasar sumur seperti meminta tolong padanya. Putra mahkota sangat bingung, siapa yang akan ditolongnya terlebih dahulu, lalu dia melihat Yungsik anjingnya dapat berenang dan bertahan sebentar, jadi dia putuskan untuk menyelam dan menolong wanita itu. Yapss wanita itu Kim Bo Ra, dia melintasi waktu hingga ke kerajaan Jangga yang sudah berabad abad lamanya, jaman kuno.


Putra mahkota bergegas menarik Kim Bo Ra yang sudah tak sadarkan diri. Pelayan juga sudah sangat kawatir diatas, dan ada satu pelayan yang melompat untuk memastikan keadaan putra mahkota, mereka semua terkejut melihat wanita yang di tarik oleh putra mahkota dari dasar sumur.


"kenapa kalian diam saja, cepat bantu kami naik." teriak putra mahkota


"bawa wanita ini kekamar, panggil tabib segera dan jangan sampai Raja tahu akan hal ini. Jika ada yang membocorkan, tamat riwayat kalian." ucap putra mahkota tegas dan pergi membawa anjingnya kekamarnya


#didalam kamar putra mahkota


"yungsik, maafkan aku membuatmu jatuh kesumur, aku tidak akan melakukannya lagi, kamu pasti kedingingan, ini selimut untukmu." ucap putra mahkota yang menyelimuti yungsik, lalu membersihkan dirinya juga.


Putra mahkota melepas semua pakaiannya yang begitu berat, terlihat Dada yang begitu bidang seperti roti sobek dan kekar, ditambah wajahnya yang begitu tampan dengan mata sipit, hidung mancung, jika tersenyum terlihat lubang manis dikedua pipinya. Terlintas dipikirannya wanita yang diselamatkannya, dia sangat bingung kenapa bisa didasar sumur, padahal sejak pagi dia sudah berada ditaman, ditambah pakaian yang digunakan wanita tadi, sangat aneh.


"siapa wanita itu, kenapa begitu aneh dari cara berpakaiannya." gumam putra mahkota


"maaf pangeran, apa kau sudah selesai dan ingin kubantu?" teriak kasim yang sedang menunggu pangeran membersihkan diri

__ADS_1


"setelah ini aku harus menemuinya." pikir putra mahkota


"iyaa aku sudah selesai, siapkan pakaian untukku." ucap putra mahkota dan beranjak keluar untuk memakai pakaiannya


Putra mahkota dibantu oleh kasim saat berpakaian, memang begini kalau seorang bangsawan segala apapun akan dibantu oleh pelayannya.


"bagaimana dengan wanita tadi?" tanya putra mahkota


"maaf pangeran, wanita itu belum sadarkan diri pangeran, tapi kami sudah memanggil tabib." jawab kasim


"baiklah, setelah ini aku akan melihatnya, jaga yungsik untukku jangan sampai hilang dari pandangan." ucap putra mahkota


Setelah semua selesai, putra mahkota langsung pergi dan berbicara dengan Yungsik akan meninggalkannya sebentar untuk menemui wanita yang diselamatkannya.


#


Pelayan membungkuk dengan hormat karena putra mahkota datang dan dipersilahkan masuk. Putra mahkota sempat terpesona dengan kecantikan Bo Ra setelah diganti pakaiannya oleh pelayan menggunakan hanbook kerajaan, terlihat begitu cantik dan menawan, tapi dia langsung menangkis pikiran itu.


"bagaimana keadaanya tabib?" tanya putra mahkota


"sedikit ada luka dalam, seperti terbentur sesuatu yang keras, aku sudah memberinya obat sebentar lagi akan segera sadar." ucap tabib


"baiklahh. Tolong rahasiakan ini kepada Raja dan Ratu tabib, aku tidak ingin mereka tahu." ucap putra mahkota dan dibalas anggukan


Saat tabib akan keluar, Bo Ra sadar dari pingsannya dan melihat Park Hae Seok berdiri didekatnya, yang dilihat Bo Ra adalah putra mahkota. Bo Ra sangat senang melihat suaminya ada disampingnya, dan tanpa pikir panjang dia langsung bangkit dan memeluk hae seok dengan berteriak gembira.


"Park Hae Seok suamikuuu tersayang, kamu masih hidup." ucap Bo Ra yang langsung memeluk dan meneteskan Air matanya


Putra mahkota, tabib dan pelayan yang disitu sangat kaget ada yang berani memeluk putra mahkota yang terkenal garangnya meski lembut didepan anjing kesayangannya.

__ADS_1


-BERSAMBUNG-


__ADS_2