Suamiku Ada Di Kerajaan Jangga

Suamiku Ada Di Kerajaan Jangga
PENGAWAL BAYANGAN+DEWA KEMATIAN


__ADS_3


#di Kediaman Pangeran Hae Seok


"terimakasih, berkatmu aku tidak jadi menikah dengan Putri Sae Yeon." ucap Hae Seok dengan menatap Bo Ra dalam, membuat Bo Ra menjatuhkan air matanya


"kenapa kau menangis? apakah ada yang salah?" tanya Hae Seok kawatir dan bingung


"(mengelap air matanya) tidakk oppa, aku menangis bahagia, karena cara ini berhasil. Aku tadi sangat takut dan gugup jika Putri Sae Yeon mendapatkan resep yang benar.. huhuhuhuhu." ucap Bo Ra dengan menangis hampir terisak isak


"tenanglah, aku tidak akan menikahinya." kebingungan untuk menghibur Bo Ra hingga salah tingkah, ingin memegang dan memeluknya tapi diurungkannya


"kalau begitu, aku pamit ke kediamanku oppa." ucap Bo Ra menahan air matanya dan tersenyum


"ehmm tunggu sebentar, aku akan memberimu pengawal bayangan untukmu, aku takut terjadi apa-apa denganmu, kalau kamu sedang pergi kepasar menjual bahan-bahan baru." ucap Hae Seok gugup


"Pengawal Lee keluarlah." panggil Hae Seok dan langsung berdiri disamping Bo Ra membungkuk menyapanya


"hormat Nn. Bo Ra, saya Lee yang akan menjagamu kali ini." ucap pengawal Lee dibalas senyuman hangat oleh Bo Ra


"jika Lee bersamaku, bagaimana denganmu?" tanya Bo Ra


"aku mempunyai 6 pengawal bayangan, yang ada disisiku pengawal Lee dan Leu, 4 pengawal lainnya ada misi rahasia dariku, jadi biarkan pengawal Lee menjagamu." jawab Hae Seok


"terimakasih oppa, kamu sangat memperhatikanku. aku sangat menyayangimu." ucap Bo Ra bahagia lalu memeluknya dengan erat, membuat jantung Hae Seok berdegub kencang, sedangkan pengawal Lee sibuk membalik badannya untuk tidak melihat mereka berdua.


Bo Ra kembali kekediamannya dengan begitu bahagia, berjalan layaknya anak kecil melompat-lompat keudara, semua orang melihat tingkahnya begitu lucu.


"Nn. apa kau begitu bahagia, sampe kau melompat-lompat begini?" tanya Da Eun


"tentu saja, akuu saaangatttt bahagiaa. Kau pergi istirahatlah, aku juga ingin langsung istirahat." dan masuk kedalam kamarnya, disatu sisi ternyata Hae Seok mengikutinya dan tersenyum sendiri melihat tingkah Bo Ra

__ADS_1


"aghhh aku begitu lelah hari ini." merebahkan badannya diatas dipan kayu dan bantal kayu.


"kenapa dipan ini sangat kasar sekali, aku harus mencari kapuk. dannnn.... ohiya aku hampir lupa, aku harus melihat ke penjahit kerajaan Besok, kelambu yang kuinginkan apakah sudah jadi." menguappp dan langsumg tertidur sangking capeknya


Tiba-tiba Bo Ra terbangun di ruangan kosong yang berwarna putih cerah, dia tidak melihat siapapun di ruang ini, kebingungan entah dimana ini.


"heyyy Bo Ra, bagaimana perasaanmu tinggal disini?" hanya terdengar suara di dalam ruangan ini


"siapa kau?" Bo Ra terlihat kebingungan


"aghh akuu.. aku yang membawa mu kemari, kau terlihat menyedihkan karna itu kubawa kau kemari." jawab suara itu


"apa maksudmu? tunjukan wajahmu? " teriak Bo Ra yang masih kebingungan


"baiklahh.." suara itu langsung menunjukkan wajahnya didepan Bo Ra, Bo Ra begitu tercengang melihatnya, dia begitu tampan pikirnya.


"kenapa kau melihatku begitu, aku tahu aku sangat tampan." ucap nya yang membuat Bo Ra merasa jijik


"aku dewa kematian, aku yang membawamu kemari karena melihatmu begitu menyedihkan, jadi kutabrak sekalian saja kau saat ada kecelakaan, mumpung kau ada disana."


" o hooooo kau berani membentak dewa, mau ku cabut nyawamu." membuat Bo Ra menunduk takut tidak ingin mati begitu cepat


"aku disini untuk memberitahumu kenapa kau bisa disini. karena itu ulahku dan aku dimarahi oleh dewa langit karena kesalahanku."


"jadiii?" tanya Bo Ra


"jadi kau harus melakukan tugasmu disini, apa menurutmu setelah kau mengalahkan Putri Mahkota Kerajaan Matahari keadaan lelaki yang kau sayangi akan berubah? tidakk sama sekali, dia tetap akan meninggal saat umurnya 35 tahun, karena putri Sae Yeon begitu marah padanya dan akan membalas dendam hingga Hae Seok mati, kecuali Sae Yeon yang mati terlebih dahulu. Sebenarnya aku tidak boleh memberitahumu ini, tapi ini cara supaya kau bisa kembali ke duniamu." ucap dewa kematian


"aku tidak ingin kembali keduniaku, aku sudah tidak punya siapa-siapa lagi. " jawab Bo Ra


"tenanglah, apa kau tidak ingin membantu membuat perubahan di masa depan. jika kau mampu membuat Pangeran Hae Seok hidup lebih lama, maka suamimu juga begitu. Apa kau tahu Hae Seok suamimu adalah reinkarnasi dari pangeran Hae Seok yang tidak terima karena hidupnya mati terhunus pedang oleh putri Sae Yeon, dia begitu marah, hingga akhirnya dia mampu bereinkarnasi lagi, namun umurnya tidak bisa panjang karena saat dia mati, jantungnya terhunus dan akibatnya suamimu memiliki lemah jantung."

__ADS_1


"aku harus membantu pangeran dan suamiku, bagaimanapun mereka berdua lelaki yang begitu aku sayangi. Aku tidak ingin melihatnya mati lagi." ucap Bo Ra yang begitu yakin


"bagaimana bisa kau melindunginya, apa kau pikir ini duniamu yang bisa dilindungi dengan polisi? ini dunia berbeda kau harus memiliki kekuatan, bela diri khususnya dan waktumu hanya 10 tahun, dimana umur Pangeranmu itu sekarang 25 tahun." ucap dewa kematian


"aku akan berlatih sekuat tenaga, tapi aku tidak tahu bagaimana caranya." ucapnya dengan menunduk lesu


"(menghela nafas) ambillah bola ini, dengan bola ini kau bisa datang keruang kosong ini, dan aku akan melatihmu." memberikan bola


"terimakasih dewa, kau mau membantuku, kau jadi terlihat begitu tampan." ucap Bo Ra bahagia sambil melihat bola ditangannya


"kalau begini baru mau mengakui aku tampan. kalau kau bukan wanita yang kukasihi tidak mau aku membantumu sampai aku dihukum dewa langit. sudahlah sana bangun."


Bo Ra terbangun dari tidurnya dan melihat dirinya sudah didalam ruangannya, mimpi apa tadi pikirnya. Lalu ditangannya ada sebuah bola persis didalam mimpinya, berarti ini nyata.


Pintu kediaman Bo Ra terbuka, Da Eun memasuki kamarnya seperti biasanya kalau pagi ia yang akan menyiapkan semua keperluan Bo Ra.


"kau sudah bangun?" dijawab anggukan oleh Bo Ra


"ini sikat gigi yang kau minta." diberikannya pada Bo Ra


"wahh ini bagus sekali, syukurlah kalian bisa mencari bahannya, terimakasihh Da Eun ku." melihat kedua sikat gigi itu, yang satunya akan ia berikan pada Hae Seok


"aku akan menyiapkan air hangat untukmu."


"aku ingin mandi air dingin saja." Da Eun langsung menuruti permintaan Bo Ra


"Lee apa kau akan tetap disitu, aku mau mandi. " yang membuat pengawal Lee kelabakan dari tempatnya untuk menjaga Bo Ra dan segera turun menghadapnya


"maafkan saya Nn. saya tidak bermaksud.... " ucap Pengawal terpotong


"siapa dia Bo Ra?" tanya Da Eun yang bingung, kenapa bisa ada laki-laki disini

__ADS_1


siapa sih sebenarnya dewa kematian? dan siapa Bo Ra sebenarnya, dipantengin terus yaa πŸ€— thankyouu yang sudah baca novel ini, selalu Like dan comments 😍


-BERSAMBUNG-


__ADS_2