Suamiku Ada Di Kerajaan Jangga

Suamiku Ada Di Kerajaan Jangga
MASAKAN


__ADS_3

MASAKAN


"aku tidak perduli dia benar putra mahkota atau suamiku, yang jelas wajahnya mirip suamiku, bukan mirip lagi aku yakin dia suamiku, aku harus mendapatkan hatinya lagi, aku harus mempersiapkan berbagai cara untuk mendekatinya." pikir Kim Bo Ra yang sudah yakin, bagaimanapun dia harus hidup didunia ini dan mendapatkan perlindungan, karena sekali salah langkah dia bisa dihukum mati. Bo Ra tahu bagaimana kekejaman abad ini, beda dengan masa depan yang menyelidiki apapun tanpa kekerasan.


"emmm bagaimana aku harus memanggilmu?" tanya Bo Ra pada pelayan wanita itu


"panggil saja saya Da Eun Nn." jawab pelayan itu yang bernama Da Eun


"baiklah Da Eun, saat aku dibawa kesini, apa aku memakai baju ini?" tanya Bo Ra


"tidak Nn. anda memakai pakaian yang minim dan ada barang yang anda bawa." jawab Da Eun


"boleh kau ambilkan barangku?" tanya Bo Ra senang, karena barangnya terbawa kesini, dengan barangnya dia punya rencana untuk hal ini.


Da Eun menuruti Bo Ra dan mengambilkan semua barangnya.


"ini Nn. barang anda." ucap Daeun sambil menyerahkan barang yang ditata rapi dinampan


Kim Bo Ra mengecek isi didalam tasnya, syukurlah tidak ada yang hilang dan masih utuh, walaupun rada basah, tapi sudah mulai mengering. Bo Ra mencari-cari ponselnya juga, ternyata terselamatkan juga, Bo Ra sengaja membungkus ponselnya dengan plastic anti Air sebelum pergi. Bo Ra membuka Ponselnya masih menyala, hanya saja tidak signal jadi tidak bisa digunakan, setidaknya bisa hidup sementara waktu, lagian Bo Ra tidak akan terlalu sering memakainya, jadi bisa bertahan lama. Bo Ra memandang lekat wallpaper ponselnya hingga meneteskan air mata. Ada rasa sedih dan senang dipikirannya saat ini, sedih karena pergi kemasa lalu tapi senang bisa bertemu suaminya juga. Da Eun terlihat penasaran dengan ponsel yang dipegang Bo Ra.


"ini apa Nn.? ini bisa menyala malah lebih terang daripada pada lilin disini." tanya Da Eun penasaran dan disambut dengan senyuman diwajah Bo Ra yang merasa Da Eun sangat lucu


"ini namanya ponsel, dengan ini kamu bisa memanggil seseorang dari jarak jauh, jadi kamu tidak perlu menemui nya dikediamannya jika ingin mengobrol atau bertemu. " jawab Bo Ra


"benarkah? wahh bagus sekali. berati saya bisa memanggil putra mahkota tanpa harus kekediamannya kan Nn.? tanya Da Eun polos yang terlihat semakin lucu


"benar sekali, tapi panggil aku Bo Ra saja, jangan terlalu formal padaku, anggap aku sebagai temanmu." ucap Bo Ra


"bagaimana saya berani Nn. maafkan saya jika ada salah kata." ucap Da Eun menunduk


"santai saja denganku, toh aku bukan keluarga raja disini, hanya sebagai tamu putra mahkota, kau tidak perlu sungkan." ucap Bo Ra sambil menepuk pundak Da Eun pelan yang membuatnya kaget

__ADS_1


"sudah.. sudah.. lebih baik kita istirahat saja, sudah malam. ohiya tolong bangunkan aku pagi pagi ya besok." ucap Bo Ra lagi


"Baik Nn."


"hemm Bo Ra saja." jawab Bo Ra


"baik Bo Ra." ucap Da eun


#keesokan paginya


Da Eun memasuki kamar yang digunakan Bo Ra dan membangunkannya seperti yang diminta semalam.


"Nn. Nn. ehh Bo Ra bangun ini sudah pagi." ucap Da Eun


"biarkan aku tidur sebentar lagi." jawab Bo Ra malas-malas


"bukankah anda yang minta untuk bangun pagi sekali Nn?" ucap Da Eun


"jam berapa ini?" tanya Bo Ra


"maksudnya Nn. eh Bo Ra?" ucap Da Eun


"agh tidak penting, tolong antarkan aku kedapur sekarang juga." ucap Bo Ra


"tapi Nn. anda tidak perlu kedapur, nanti sudah ada pelayan yang menyiapkan makanan buat anda, dan anda belum membersihkan diri saat ini." jawab Da Eun kawatir


"sudahlah, ayok antarkan aku." paksa Bo Ra


Da Eun hanya menurutinya dan mengantar kedapur. Juru masak kaget karena ada Bo Ra wanita yang diselamatkan putra mahkota didapur.


"apa kalian sedang memasak untuk sarapan putra mahkota?" tanya Bo Ra

__ADS_1


"benar Nn. tapi untuk apa anda kesini..." belum selesai jawaban dari juru dapur Bo Ra langsung memaksa akan membantu masak


"aku akan memasak untuk putra mahkota, kalian cukup bantu dan terima perintahku saja." ucap Bo Ra


Para Juru masak sangat bingung dan takut, kalau mereka akan dimarahi oleh putra mahkota.


"ahh masakan seperti ini akan terasa membosankan, tolong ambilkan bahan-bahan lain yang kalian punya, bila perlu daging yang masih segar. jangan menolakku, cepat, keburu siang nanti putra mahkota bisa telat untuk sarapan. " ucap Bo Ra


Bo Ra mengambil alih dapur dan meminta juru masak memasak sesuai arahan Bo Ra. selain dokter jenius, Bo Ra juga pandai dalam memasak, masakannya tak kalah dengan koki professional. karena kata juru masak putra mahkota juga menyukai masakan pedas, jadi membuat Bo Ra tidak bingung membuatkan masakan. Bo Ra mengarahkan untuk memasak Kimbap, pancake sayur, nasi goreng kimchi, dan sup daging pedas.


Para Juru masak kaget dengan yang mereka sudah masak, mereka belum pernah membuat masakan seperti ini, terlihat menggiurkan beda dengan yang biasa mereka masak.


"baiklahh, sekarang tolong siapkan makanan ini untuk putra mahkota, aku yang akan mengantarnya sendiri." ucap Bo Ra senyum senyum sendiri yang akan memulai trik pertamanya.


"maaf Nn. sebaiknya anda membersihkan diri dulu." ucap Da Eun


"ahh kamu benar Da Eun, aku harus terlihat cantik dan wangi didepan suamiku." jawab Bo Ra


"kalau begitu tunggu aku selesai mandi ya mengantar ini." tambah Bo Ra kepada pelayan


Bo Ra meninggalkan dapur untuk segera mandi dan berdandan cantik, agar Park Hae Seok melihatnya. Saat Bo Ra ingin mandi Da Eun mengikutinya hingga kekamar mandi, Bo Ra kaget kenapa dia harus diikuti kemanapun.


"maaf saya akan membantu anda untuk mandi." ucap Da Eun


"membantuku mandi?" tanya Bo Ra kaget dan dibalas anggukan oleh Da Eun


"sudah kubilang padamu kan Da Eun yang manis, anggap aku sebagai temanmu, jangan terlalu kaku dan aku bisa mandi sendiri tanpa dibantu. Jadi sekarang kamu keluarlah aku akan mandi, nanti keburu siang." ucap Bo Ra mengusir Da Eun


Bo Ra menikmati mandi pagi ini, begitu menyegarkan pikirnya, dia akan bertemu suaminya segera dan akan memanjakannya. Selesai mandi, Bo Ra dibantu untuk mengenakan pakaiannya, untuk kali ini dia tidak menolak karena susah memakai Hanbook sendirian. Dia mencoba berdandan ala kadarnya yang terpenting terlihat cantik, tidak seperti wanita di zaman kerajaan jangga ini berdandan seperti memakai tepung di wajahnya, sangat tebal dan putih.


"wahh ternyata anda terlihat cantik seperti ini Bo Ra. " ucap Da Eun

__ADS_1


-BERSAMBUNG-


__ADS_2