Suamiku Ada Di Kerajaan Jangga

Suamiku Ada Di Kerajaan Jangga
BANYAK MAUNYA


__ADS_3

"tapi ini bahaya Nn." jawab Da En dan tidak digubris oleh Bo Ra karena alat yang dibutuhkan Bo Ra sudah siap semuanya.


"semuanya tolong keluar, kecuali yang ingin membantu." ucapnya dan semuanya keluar kecuali Da Eun dan Hae In yang terlihat kawatir karena tokonya akan dipake untuk persalinan


"Da Eun tolong bantu aku mengangkat ibu ini kedalam bak yang berisi air." yang langsung membantu mengangkat


Bo Ra melakukan proses persalinan didalam air, Penggunaan air selama melahirkan ini bertujuan untuk mempermudah prosesnya, sekaligus meredakan rasa sakit dan tidak nyaman yang mungkin Anda alami. Meskipun terbilang jarang, tapi Bo Ra sudah sering membantu ibu melahirkan dengan cara ini atau disebut water birth, meskipun terbilang banyak resikonya.


Ibu hamilnya diminta untuk bersandar dan rileks saat melahirkan, agar bayinya tidak stress atau kaget saat keluar. Ibu itu mulai mengejan, dan tidak memakan waktu lama bayinya langsung keluar dengan mudah, Bo Ra langsung mengangangkatnya saat sudah keluar, dan melepaskan tali pusar yang melekat pada plasenta ibu.


"oee... oeee.... oee...." bayinya sudah keluar dan menangis dengan keras, Da Eun dan Hae In terlihat lega, bahwa bayi dan ibu selamat.


Bo Ra mengelap bayi yang masih basah dan dibalut kain yang sudah disiapkan, diberikannya bayi itu pada Da Eun karena Ia akan membantu ibunya keluar dari dalam air.


Setelah semua selesai, bayi itu diberikan pada ibunya yang terlihat bahagia melihat anak pertamanya lahir dengan selamat. Semua orang juga merasa lega karena proses persalinan lancar. Saat semua selesai, tabib baru saja datang, kalau saja menunggu tabib bisa saja ibu tadi melahirkan sendiri dan entah apa yang terjadi selanjutnya. Semua orang berterimakasih pada Bo Ra karena telah berani menolong.


"terimakasih Nn. telah menolongku dan bayiku dengan selamat." ucap Ibu yang barusan melahirkan dengan menyalaminya


"terimakasih banyak Nn., sudah menolong anak dan istriku ." tambah suaminya yang baru saja datang


"sama-sama ibu, bapak, sudah tugasku untuk menolong." jawab Bo Ra


"kalau begitu kami permisi dulu." ucap Ibu itu pergi meninggalkan toko bersama suaminya,


"apa kalian tidak punya gunting?" tanya Bo Ra tiba tiba


"apa itu gunting?" tanya Hae In


"aghh sudahlah kalau emang tidak ada, yang penting mereka selamat, aku permisi pulang." ucap Bo Ra


"diaa sangat mengagumkan." gumam Hae In


Da Eun dan Bo Ra segera kembali ke kediaman kerajaan, dia sangat lelah hari ini, membuat sarapan, membuat susu dan menyelamatkan ibu melahirkan. Bo Ra berasa ingin segera merebahkan dirinya.


#kediaman Hae Seok


"permisi pangeran." ucap pengawal setia

__ADS_1


"iyaa ada apa?" tanya Hae Seok


"hari ini wanita itu menyimpan buah yang tidak berharga itu didapur, kemudian membuat susu, aku juga tidak paham namanya, lalu dia menjualnya kepasar, dan saat dipasar.." terdiam sejenak


"ada apa dipasar?" tanya Hae Seok


"dia membantu seorang ibu melahirkan." jawab pengawalnya Luu


"apa dia sudah gilaa.." ucap Hae Seok marah


"dimana dia sekarang?" tanyanya lagi


"dia berada dikediamannya, sepertinya sedang istirahat, karena seharian ini dia melakukan banyak hal." ucap Luu


Hae Seok mengurungkan niatnya untuk menemui Bo Ra, dan melihat gelas bekas susu yang diberikan pelayan tadi padanya, bahwa ini buatan Bo Ra. Rasa penasaran mulai muncul dibenaknya, siapa Bo Ra sebenarnya, kenapa dia semenarik ini, Bo Ra begitu cerdas membuat hal-hal baru yang tidak pernah terfikirkan orang lain, dan hari ini dia menyelamatkan ibu melahirkan.


------


Keesokan paginya, Bo Ra bangun lebih awal, beberapa hari ini dia belum sikat gigi karena belum ada sikat gigi, pada abad ini mereka hanya menggunakan kayu dan dedaunan mint untuk membersihkan mulutnya, dan berkumur. Menurut Bo Ra ini masih kurang baginya, dia ingin sekali membuat sikat gigi, tapi dia masih bingung bahan apa yang cocok untuk membuat sikat gigi.


"Nn. sudah bangun?" tanya Da Eun yang baru saja masuk kamarnya


"yasudahh suruh saja masuk." jawab Bo Ra


"apakah Nn tidak ingin mengganti pakaian dan mencuci muka?" tanya Da Eun lagi


"biar saja, tidak apa aku memakai baju tidurku ini, suruhlah masuk." yang langsung membukakan pintu untuk Hae Seok


Saat Hae seok memasuki kamar, dia kaget melihat Bo Ra yang masih acak-acakan, Rambutnya tidak beraturan, tidak memakai riasan dan memakai baju tidur. Baru kali ini Hae Seok bertemu wanita yang tidak punya malu bertemu dengannya, dia tampil apa adanya, ini membuat jantung Hae Seok berdetak begitu kencang, apalagi wajahnya begitu manis dan cantik, walaupun tidak ada riasan yang menempel.


"ada apa datang kemari pagi-pagi?" tanya Bo Ra ketus


wajah Hae seok menjadi memerah karena kehadirannya tidak diinginkan olehnya.


"apa kau sudah gila?" tanya Hae Seok


"gilaa apanyaa, kamu yang gila, pagi-pagi sudah masuk kamarku." jawab Bo Ra

__ADS_1


"Nn." ucap Da Eun sambil menyenggol badannya


"apaa kamu bilang apa? aku gilaa? hahh dasar tidak tahu malu." jawab Hae Seok


"apa yang kau lakukan kemarin?" tambah Hae seok


"melakukan banyak hal. karena kamu mengusirku." jawab Bo Ra santai


"(menghela nafas panjang) berani-beraninya kamu membantu orang melahirkan." bentaknya


"kenapa kau membentakku, itu sudah tugasku sebagai dokter, dan apa salahnya menolongnya, apa kau ingin aku hanya melihat ibu-ibu terkapar menahan sakit? apa kau gilaa." bantah Bo Ra


"aghhh kau memang susah diberi tahu, aku lelah berdebat denganmu. bergantilah pakaian segera, dan ikut denganku." ucap Hae Seok


"mau kemana?" tanya Bo Ra


"jangan banyak tanya, persiapkan dirimu." yang langsung meninggalkan ruangan Bo Ra


"ishh dia begitu aneh kan Da eun." ucap Bo Ra


"hihihi.. jarang sekali pangeran perduli terhadap orang lain Nn." jawab Da eun


"seperti itu perhatian.. ihhh.. amit.. amit." ucap Bo Ra


"ohiyaa resep minyak yang kuminta apakah sudah dibuat oleh juru masak dan pelayan?" tanya Bo Ra


"sudah Nn. sudah siap semua, dan gula aren yang terbuat dari kelapa lagi masa proses pembuatan." jawab Da Eun


"baguslahh, tolong masukkan kedalam botol bambu setengah minyak yang sudah dibuat, aku akan menjualnya lagi, toh aku yang memberikan resep. ohiya ini resep untuk membuat roti dan susu kental manis, suruh mereka untuk membuatnya juga. aku ingin menjual itu semua, aku butuh uang, aku butuh beli kain dan membuat bajuku sendiri." ucap Bo Ra


"kenapa kamu ingin membuat baju sendiri Nn. anda bisa mendapatkan dari penjahit kerajaan." jawab Da Eun


"adakah penjahit khusus kerajaan? baiklahh setelah aku pergi dengan Hae seok, antar aku menemui penjahit." ucap Bo ra cengegesan senang dia bisa mengambil untung lagi pikirnya


"ohiyaa aku sampe lupa, tolong pindahkan biji kakau yang kita simpan kemarin kekotak yang bersih lainnya, dan simpan lagi tutup hingga rapat. aku akan mandi sekarang." tambah Bo ra, dan Da Eun siap melakukan apapun yang diperintahkan Bo Ra


Berjalan menuju bak mandi hangat yang sudah disiapkan Da Eun sebelumnya, dia merendamkan dirinya, menghilangkan penat, begitu rileks.

__ADS_1


"aghh enak juga hidup begini, tinggal menyuruh ini itu. hihihi." gumam Bo Ra


-BERSAMBUNG-


__ADS_2