Suamiku Ada Di Kerajaan Jangga

Suamiku Ada Di Kerajaan Jangga
IBU RATU


__ADS_3

IBU RATU


"tentu saja, tidak perlu riasan yang tebal. Sekarang panggil pelayan yang akan membawa sarapan untuk suamiku eh putra mahkota maksudku, aku tunggu disini." ucap Bo Ra yang langsung dilaksanakan oleh Da Eun


Tak lama menunggu para pelayan sudah didepan kamar Bo Ra, mereka mulai berjalan ke arah kediaman putra mahkota untuk memberikan sarapan.


"sarapan sudah siapp pangeran." teriak kasim memberi tahu putra mahkota


"kenapa lamaa sekali sarapanku pagi ini. Suruh mereka masuk segera." ucap pangeran marah, para pelayan yang membawa makanan sudah terlihat takut kalau mereka dihukum


"tenanglah, ada aku disini, aku yang akan menanggung semuanya." ucap Bo Ra pada pelayan menenangkan


Pintu pun dibuka, Bo Ra dan pelayan masuk ke kediaman, sedangkan putra mahkota sedang bermain dengan anjing kesayangannya yungsik.


"kenapa lama sekali, kalian harus dihukum." teriak hae seok sebelum melihat Bo Ra


"tenanglah suamiku, emm maksudku putra mahkota, makanlah terlebih dahulu. tolong jangan marahi pelayan, karena keterlambatan ini disebabkan olehku." ucap Bo Ra yang ceria seperti biasanya, tidak seperti putri selayaknya, dan Bo Ra malah mendekati Hae Seok menarik tangannya


Saat Hae Seok ingin memarahi Bo Ra, hae Seok malah terdiam memandang wajah Bo Ra yang terlihat cantik dan natural. Hal itu menjadi kesempatan Bo Ra untuk menariknya sarapan.


"ini semua masakan di arahkan olehku, kamu harus mencobanya suamiku, ini sangat enak." ucap Bo Ra sambil mengambil makanan ingin menyuapi Hae Seok


Tapi Hae Seok terlihat malu dan meminta seluruh pelayan meninggalkan mereka berdua. Bo Ra terus menyuapi dirinya agar mau sarapan.


"aku bisa makan sendiri." ucap Hae Seok gugup, bagaimanapun Hae Seok belum pernah sedekat ini dengan wanita sebelumnya, jadi dia masih terlihat canggung


Sementara Bo Ra hanya memandangi Hae Seok makan dengan gembira. Hae Seok menjadi semakin gugup dan canggung.


"kenapa kamu tidak ikut makan?" tanya hae seok yang belum sempat memasukkan makananya didalam mulutnya


"apa aku boleh makan bersamamu, kalau begitu suapi aku sayang." rengek Bo Ra dan langsung memakan makanan yang ada disumpit Hae Seok


"berarti ini tidak ada racunnya." pikir Hae Seok dengan senyum senyum


"kenapa kamu tersenyum sendiri oppa, makanlah dan coba rasakan bagaimana masakanku." ucap Bo Ra yang langsung merebut sumpit ditangan hae Seok dan memaksanya untuk menyuapi


Hae Seok menerimanya dengan malu-malu dan kemudian marah tanpa sebab karena dibuat canggung dan penurut seperti ini.


"jangan memanggilku suamimu terus, aku bukan suamimu." ucap Hae Seok yang sok marah

__ADS_1


"kamu emang benar suamiku Park Hae Seok, aku istrimu dari masa depan. " jawab Bo Ra


"jangan bicara yang tidak masuk akal, atau akan ku hukum kamu, karena telah menggangguku." ucap Hae Seok


"kamu galak sekali sih suamiku, padahal hae seok yang kukenal sangat ramah, tampan, pandai dalam seni, mampu memainkan segala alat musik, dan tentunya disukai oleh semua orang, tapi kamu sangat beda. " ucap Bo Ra sambil melingkarkan tangannya didada nya


"bagaimana kamu tahu aku pandai dalam seni dan bermain musik?" tanya Hae Seok penasaran


"wahh ternyata hae seok yang sekarang juga memiliki kepandaian yang sama, baguslah. padahal di buku sejarah tidak dituliskan dia memiliki kepandaian." pikir Bo Ra


"kenapa diam?" bentak Hae Seok


"yaaaa karna kamu suamiku, aku tahu semua hal tentangmu. yang tidak diketahui siapapun." jawab Bo Ra sembarangan, sedangkan Hae Seok sangat bingung karena tidak ada yang tahu kalau dirinya pandai dalam seni, Hae Seok selalu menyembunyikan itu, apalagi didepan Raja dan Ratu


"aghhh sebentar." Bo Ra mengambil ponsel yang disembunyikannya dalam kantong bajunya dan menunjukkan wallpaper potonya dengan hae Seok


"apa ini? kenapa aku disini bersamamu dan berpakaian aneh." tanya Hae Seok bingung dan penasaran


Hae Seok semakin dibuat bingung oleh Bo Ra, karena Bo Ra mengetahui tentang dirinya yang tidak diketahui siapapun.


"kamu siapa sebenarnya? ini peralatan apa, kenapa ada aku disini bersamamu dan makanan ini aku belum pernah mendapatkan masakan enak seperti ini." ucap Hae Seok yang langsung terhenti dengan kata terakhirnya


"lupakan, jawab semua pertanyaanku." ucap Hae Seok marah


"tenanglah oppa, tanyakan satu persatu agar aku tidak bingung dan kamu akan paham dengan penjelasanku." jawab Bo Ra dengan suara yang sok dibuat lembut dan imut


Hae Seok menarik nafas kesal, karena berasa dipermainkan oleh Bo Ra.


"baiklahh, kamu siapa sebenarnya? kenapa bisa tahu semua tentangku." tanya Hae Seok


"akukan sudah bilang padamu, kalau kamu adalah suamiku dan aku istrimu dimasa depan." jawab Bo Ra tenang


"apa yang membuktikan kamu istriku dari masa depan?"


"apa kamu belum percaya dengan ini semua, aku sudah menunjukkan fotomu denganku di ponsel ini bahwa kita emang suami istri dimasa depan dan kamu lihat makanan ini, mau kamu cari keujung dunia pun tidak ada yang tahu dan bisa memasak ini, baru aku yang memasaknya spesial untukmu dijaman ini." jawab Bo Ra menjelaskan


"lalu ini benda apa? apakah berbahaya?" tanya Hae Seok lagi


"kamu begitu lucu oppa, ini hanya sebuah ponsel, digunakan untuk menghubungi seseorang dari jarak jauh dengan cara menelfon dan mengirim pesan, kamu juga bisa melihat akankah hari ini turun hujan atau tidak, ini juga bisa untuk mengambil gambar, lihat lah ponsel ini." ucap Bo Ra yang membuka kamera, Hae Seok terkejut bahwa dirinya ada didalam ponsel tersebut

__ADS_1


"tidak apa-apa oppa, ini tidak berbahaya. lihatlah hasilnya, wahhh kau begitu tampan." ucap Bo Ra memuji dan Hae Seok langsung mengambil ponsel itu melihat bentuk ponsel itu dan melihat gambarnya yang dibilang tampan oleh Bo Ra, sehingga membuatnya tersenyum-senyum sendiri.


"aku bisa membantu mu oppa, aku tahu semua tentangmu," ucap Bo Ra


"aku tidak butuh bantuanmu, aku bisa hidup sendiri." jawab Hae Seok


"aku akan membantumu untuk menjadi raja." cletuk Bo Ra asal


"yaampun aku bilang apa barusannn. **** nya aku." pikir Bo Ra dengan menepuk dahinya


"bagaimana kamu bisa membantuku? " tanya Hae Seok yang mulai terlihat tertarik


"****** aku.. mampuss.. aku harus bilang apaa... Bo Ra Bo Ra ingat ingat sejarah yang sudah kau baca." ucap Bo Ra dalam hatinya


"kenapa diam saja? kau hanya membodohiku." teriak Hae Seok yang kemudian ada panggilan dari Kasim, Bo Ra menjadi bernafas lega terbebas dengan ini sementara


"pangerannn... Ratu ada disinii." teriak kasim, Hae Seok kebingungan karena ada Bo Ra mereka berlarian kesana kemari mencari tempat untuk bersembunyi, Bo Ra lalu sembunyi di dalam lemari.


Ratu Hye Jin memasuki kediaman putra mahkota, Hae seok berpura-pura melanjutkan sarapannya dan menyapanya


"ada Ratu kemari sepagi ini." ucap Hae Seok datar


"untuk menyapa putraku tentunya." jawab Ratu yang duduk didepan Hae Seok


"akan kupanggilkan pelayan untuk mengambil teh buat Ratu." ucap Hae Seok yang memanggil pelayan mengambil teh, dan tidak lama diantarkan masuk.


"Ratu tidak perlu basa-basi, ada apa ratu kemari?" tanya Hae Seok datar seperti jengkel


"Raja sudah menyetujui untuk menikahkan mu dengan putri mahkota kerajaan Matahari secepatnya. Supaya kamu segera memiliki pasangan untuk menemanimu menjadi raja selanjutnya. " ucap ibu Ratu


"hahh? ini tidak bisa dibiarkan, aku harus membuat hae seok oppa tidak menikahinya, aku harus segera meyakinkannya untuk memilihku. Hae Seok Oppa tidak boleh dekat dengan wanita lain." pikir Bo Ra yang mendengarkan pembicaraan ini


"Raja dan Ratu tidak berhak untuk mencarikanku permaisuri, aku akan mencari pendampingku sendiri, yang aku cintai." jawab Hae Seok


"baguss oppa, kamu harus menolaknya." gumam Bo Ra yang sudah terlihat kawatir


"besok Putri Mahkota Sae Yeon akan kuundang makan ke kerajaan Jangga, kamu harus menemuinya." ucap Ibu Ratu dan langsung pergi meninggalkan Hae Seok


Hae Seok terlihat sangat kesal dengan keputusan Raja dan Ratu yang selalu mengaturnya.

__ADS_1


-BERSAMBUNG-


__ADS_2