
" Telanjang...?? Kamu punya maksud Apa.?" tanya Wilda curiga.
" Nggak ada apa-apa.! Kamu cepetan butuh bantuan apa.!" tanya Angela mengalihkan pembicaraan.
" oh.. bantu aku salin laporan yang ada dimeja, Setelah itu bawa kembali kesini.!!" perintah Wilda.
" Baiklah." jawab Angela.
Angela pergi menyalin laporan yang disuruh Wilda. Sedangkan Wilda melanjutkan mengerjakan pekerjaannya yang tertunda.
----
Saat istirahat makan siang Wilda bergegas keluar kantor dan mengemudikan mobilnya menuju ke restorannya Aido.
Wilda tidak sadar kalau Angela juga mengikutinya menggunakan taksi online.
Saat sampai di jalan masuk menuju restorannya Aido. Sekitar jalanya sudah ditutup oleh beberapa pria kekar bahkan ada polisi dan tentara juga.
" Maaf nona. Sepertinya kita tidak bisa masuk kesana.! Sepertinya disana ada acara khusus." ujar sopir taksi itu ketakutan saat melihat polisi dan tentara.
" Huh... ya sudah pak. Saya turun disini saja.!" desah Angela dan mengambil uang yang dikasih Wilda kemarin untuk membayar ongkos taksi nya.
" Memangnya segitu pentingnya ya...? Kok sampai ada Polisi dan Tentara segala.!" Kesal Angela karena tidak bisa masuk.
Angela memiliki ide agar bisa masuk. Dia mengaku kalau dia merupakan istrinya Wilda.
" Maaf nona. Anda tidak boleh masuk kedalam.!" ujar Polisi yang berjaga dipagar yang dipasang di jalan.
" Kenapa nggak boleh masuk.?" tanya Angela.
" Disekitar sini sudah ditutup karena ada acara penting." jawab polisi itu.
" Oh... Tapi saya mau menyusul suami saya untuk makan siang disini..." balas Angela.
" Eeee. Kalau boleh tau siapa nama suami Anda.?" tanya petugas polisi itu.
" Um... Wilda." Jawab Angela ragu sekaligus malu mengakui kalau Wilda suaminya.
" Maaf nona. Direstoran ini tidak terdaftar atas nama Wilda. Mendingan nona segera pergi kalau enggak jangan salahkan saya bertindak kasar." Kesal Polisi itu karena merasa dipermainkan.
" Eh.. Beneran ada kok. Dia baru saja masuk menggunakan mobil sport berwarna biru tadi." ujar Angela menyakinkan Polisi itu.
" Hahahaha... Nona ini bisa saja kalau berkhayal...! Mendingan nona segera pergi.!!" tawa polisi itu dan membentak Angela untuk segera pergi.
__ADS_1
" Kamu.. Beraninya membentakku...!! Sahabat suamiku itu merupakan bos dari restoran ini bernama Aido." Ujar Angela marah karena dibentak polisi itu.
" Saya juga sahabatnya tuan Aido nona. Mohon jangan mempersulit saya lagi nona.." kata Polisi itu karena takut Angela membuat keributan sehingga membuatnya dalam masalah.
" Ada apa.?" tanya seorang tentara karena polisi itu tidak berhasil mengusir Angela.
" Ini ada wanita yang ingin ketemu suaminya bernama Wilda. Dan di daftar tamu tidak ada yang bernama Wilda. Terus dia mengaku kalau suaminya sahabatnya tuan Aido." Kata Polisi itu menjelaskan pada Tentara.
" Suami saya bilang dia mau menghadiri acara reunian. Dia baru masuk menggunakan mobil sport biru itu.." kata Angela menunjuk mobil yang terparkir di depan lobi restoran.
" Tuhkan. Bagaimana aku bisa percaya..." kata Polisi itu.
" Suamiku juga punya sahabat bernama kental Arca,Ziko, dan Wewei yang kemarin diajak untuk reuni disini.." kata Angela mengingat semua sahabat Wilda yang pernah bertemu dengannya.
" Nona yakin..?" tanya Tentara itu takut setelah mendengar nama-nama yang disebutkan Angela.
" Iya... kalau nggak percaya suruh saja dia kesini..! Bilang kalau nona Angela laper. Pengen makan siang disini." balas Angela.
" Um... hei kamu... Tolong laporkan ke bos Aido kalau ada wanita yang bernama Angela mengaku ingin bertemu suaminya bernama Wilda." bisik Tentara itu pada pria berbaju hitam.
" Baik" paham pria itu.
Pria berbaju hitam itu segera menghampiri Aido yang sedang mengobrol dengan Wilda,Ziko, dan Jendral Arca.
" Maaf tuan Aido." kata Pria itu meminta maaf karena sudah mengganggu bos nya.
" Ada apa Ai.?" tanya Ziko kepo.
" Ada cewek yang ngaku istrinya Wilda.!" jawab Aido.
" Siapa namanya.?" tanya Wilda pada Aido.
" Siapa namanya.? lupa aku tadi.!" tanya Aido pada penjaga pintu.
" Angela tuan. Dia menyuruh saya untuk menyampaikan pesan pada Suaminya bernama Wilda kalau istrinya laper, belum makan siang gitu." jelas Penjaga pintu itu.
" huh... Cewek manja ini memang benar-benar susah diatur.!" kesal Wilda.
" Ya sudah. Kamu tahan dia dulu.! Nanti aku kesana." perintah Wilda pada penjaga pintu itu.
" Baik tuan." jawab Petugas pintu itu buru-buru meninggalkan Wilda karena takut ketika melihat Wilda marah.
" Gimana nih Wil.?" tanya Ziko.
__ADS_1
" Nanti kalian semua mengaku sebagai teman kerja,teman kampus,dan teman SMA." Kata Wilda pada semua orang yang ada didalam restoran itu.
" BAIK.!!" jawab semua orang serentak.
" Ya sudah aku keluar dulu. Kasihan juga kalau dia kelaparan saat hamil anakku." kata Wilda membuat semua orang terdiam membatu, Bahkan ada peleyan yang tidak sengaja mencelupkan tangannya kedalam cangkir kopi.
" APA.??" teriak Semua orang kaget.
" Shutt.!! Jangan berisik.! Nanti aku ceritain. Kalian diam saja, bersikap normal layaknya saat reunian dengan teman SMA,kampus dan kerja.! Kalau tidak....!!" perintah Wilda mengancam semua orang yang ada disana.
" BAIK.!!" jawab semua orang serentak karena takut dengan ancaman Wilda.
Wilda berjalan keluar Restoran untuk menemui Angela.
" Kamu ngapain kesini?" tanya Wilda.
" Kenapa.? Ya laper lah. Kamu nggak ngasih aku uang makan siang.! Dan malah ninggalin aku begitu saja..." kesal Angela.
" hahhh. Maaf, aku lupa tadi... Ayo masuk.!" ajak Wilda.
" Baiklah. Tapi kenapa ada banyak tentara dan polisi disini.?" tanya Angela penasaran.
" Oh.... Kan sudah aku bilang ini reunian temanku dulu. Sekarang mereka sudah banyak yang jadi tentara dan polisi. Kamu juga tahu kalau temanku ada yang jendral." jawab Wilda.
" Oh... Kok kamu sendiri yang masih jadi buruh.?" tanya Angela sedikit mengejek.
" Kan aku pengen jadi guru. bahkan aku sudah jadi PNS kemarin. Dan rencana bulan depan mau daftar ke SMK ku dulu dikampung. Tapi sepertinya tidak akan terwujud karena... ah sudahlah begini juga sudah enak." balas Wilda mengingat kembali tentang Bu Zizi.
" sepertinya orang ini masih punya banyak rahasia..!" pikir Angela sedikit kesal karena Wilda tidak mau jujur padanya.
" Ya sudah. Selagi menungu pesanan datang Aku perkenalkan kamu kesemua temanku.!" kata Wilda.
" Semuanya mohon perhatiannya. Perkenalkan perempuan yang duduk didepan saya adalah Calon istri saya. Namanya Angela. Nona besar Perusahaan Wijaya." Ujar Wilda memperkenalkan Angela.
" WAHH.?... SALAM KAKAK IPAR.!" teriak semua orang serentak.
" SIAPA YANG KAKAK IPAR KALIAN.??" bentak Angela marah dan malu.
" Ehm.. Wil. kamu... yakin milih dia jadi.. istri kamu.?" bisik Ziko.
" Ya iyalah. dia kan ngandung anakku. Masa aku nggak tanggung jawab.?" balas Wilda yakin.
" Ngapain kalian bisik-bisik.? pasti sedang mengataiku kan.?" tanya Angela marah saat melihat pandangan Ziko seperti merendahkan Angela.
__ADS_1
" Nggak kok.!" jawab Ziko takut.
" Sudah-sudah.." kata Wilda.