
Selesai sarapan, Wilda mendapat sebuah telpon dari Ziko.
" Wil. Ada masalah, Ada organisasi yang tak dikenal masuk ke negara....!!" kata Ziko.
" Hah. Kok kamu ngasih tau ke aku.?" bingung Wilda yang biasanya persoalan organisasi akan diselesaikan Ziko.
" Masalahnya Wil. Aku nggak bisa melacak dan mencari informasi tentang mereka.... Dan aku juga punya firasat akan terjadi sesuatu yang mengerikan di ibu kota pusat....!" jelas Ziko.
" Um... Baiklah. Aku juga merasakan ada kekuatan yang besar tiba-tiba muncul.... Apa mungkin itu adalah organisasi itu.?" Kata Wilda yang saat latihan merasakan kekuatan yang sangat besar yang tidak bisa ia tandingi.
" Mungkin saja itu Wil. Gimana nih.?" khawatir Ziko mulai panik.
" Um.... Kamu tenang saja. Aku bakal segera ke Markas pusat. Aku bakal bawa seluruh keluargaku dan mertuaku kesana. Tolong kamu siapkan tempat untuk mereka.! Dan aku akan mencari tahu siapa mereka.! Dan suruh helikopter militer dekat rumahku untuk menjemput ku. Biar cepet sampai sana..." ujar Wilda.
" Baiklah Wil. Aku kebetulan lagi di Markas pusat.! Dan aku akan segera mengabari militer di kota kamu untuk mengirim helikopter.!" ujar Ziko mulai tenang karena Wilda bersedia membantu.
" Baiklah. Aku akan siap-siap....!" kata Wilda menutup telponya.
Wilda segera memberitahu seluruh keluarganya untuk berkemas.
" Pak. Bu...!" Teriak Wilda.
" Ada apa Wil.?" tanya Mamanya Angela yang kaget mendengar teriakan Wilda.
" Itu Ma. Mama siap-siap berkemas. Kita akan ke Ibu kota pusat...!" ujar Wilda.
" Eh Ada apa. Apa ada masalah.?" tanya Mamanya Angela yang melihat Wilda begitu khawatir.
" Ummm.... Pokoknya Mama siap-siap saja dulu... Nanti bakal Wilda jelasin saat sampai di Ibu kota pusat.!" Ujar Wilda.
Mamanya Angela segera berkemas dan mengabari suaminya yang sedang bekerja dikamarnya.
Satu rumah heboh untuk berkemas tanpa ada yang tahu alasannya.
" Semua sudah siap kan.? Kita tunggu helikopternya datang...!!" kata Wilda.
" Sebenarnya ada apa sih Wil.?" tanya Angela yang bingung.
" Umm.... Ada organisasi yang tak dikenal masuk ke negara ini. Dan aku juga merasakan kekuatan besar yang tidak bisa aku lawan... Aku khawatir negara ini akan dalam masalah...." ujar Wilda menjelaskan.
__ADS_1
" Apa.? Bagaimana mungkin.?" kaget semua orang.
Boom...boom...wushh...deerrr... (suara helikopter).
" Itu helikopternya sudah sampai. Ayo cepet.!!" kata Wilda.
" Eh tunggu. Ada yang ketinggalan nggak.?" tanya Wilda.
mereka mengecek barang yang mungkin tidak ada.
" Tidak." jawab mereka serentak.
" Baiklah. Ayo masuk.... Oh ya Angela. Kamu kan hamil. Kamu bisa naik helikopter.?" tanya Wilda khawatir.
" Bisa lah....!" jawab Angela.
" Baiklah kalau begitu. Kamu duduk sebelahan sama aku saja.... Kalau nanti ada masalah buat gampang..." ujar Wilda.
" Bilang saja nggak mau jauh-jauh.!" ejek Ardi.
" Iri....? Makanya bekerja yang benar... Dapet duit, baru mikir cari pasangan...!!" ejek balik Wilda.
Mereka masuk ke helikopter dan segera berangkat menuju markas pusat.
" Kamu dapat kabar itu dari siapa Wil.?" tanya Papanya Angela penasaran.
" Dari Ziko pa.!" jawab Wilda.
" Emangnya sekuat apa mereka sehingga membuatmu ketakutan seperti itu.?" Tanya bapaknya Wilda.
" Umm... Wilda nggak bisa mengukurnya pak. Kekuatannya seperti tak terbatas... Dan mungkin bisa meledakan Gunung dan membuat tsunami di seluruh negara...!" jawab Wilda.
" Kamu bisa tahu itu, gimana caranya.?" tanya Papanya Angela makin penasaran.
" Umm... Untuk ini... Wilda nggak bisa ngasih tahu, Walaupun yang bertanya itu Bapak Wilda.!" jawab Wilda yang takut dengan ancaman Kakek dan nenek yang ditemuinya di hutan.
" Uhh... Baiklah." jawab Arya.
Setelah menempuh perjalanan selama satu jam, mereka turun ke markas pusat dan sudah di tunggu oleh beberapa orang.
__ADS_1
" Kok kita turun disini Wil.? Dan ini dimana.?" tanya Arya, bapaknya.
" Um... Ini dimarkas pusat militer.!" jawab Wilda segera membuka pintu helikopter.
" Ayo turun.!" ajak Wilda.
Mereka hanya bisa menurutinya karena semuanya pada takut.
" Apa kamu sudah tahu dimana lokasi organisasi itu.?" tanya Wilda pada Ziko yang sudah menunggunya.
" Ung. Sudah.!" Angguk Ziko semangat.
" Baiklah. Perintahkan untuk menyiapkan Rapat. Aku sendiri yang akan menemui organisasi itu.!" Perintah Wilda.
" Baik Bos.!!" jawab Ziko semangat karena kembali seperti dulu.
" Bapak,ibu,Pa,Ma, dan Kalian bisa berkeliling atau istirahat. Pemandu ini akan menemani kalian.!" kata Wilda pada keluarganya.
" Terus kamu mau kemana.?" tanya Angela khawatir setelah mendengar percakapan Wilda dengan Ziko.
" Aku ada rapat bentar.!" jawab Wilda mengelus kepala Angela
" Kamu bakal berperang.?" tanya Angela lagi.
" Nggak perang. Cuma menyelediki saja...!" ujar Wilda.
" Tapi..." kata Angela terpotong.
" Kamu tenang saja... Tunggu aku...!" ujar W
Bersambung.!!!!
@$.
_______________________
follow IG: arjun_s._30 |
Facebook : Arjun Su |
__ADS_1
______________________|