SUAMIKU SEORANG PENGUASA

SUAMIKU SEORANG PENGUASA
30


__ADS_3

" Wah... Lain kali Isti nggak mau naik mobil lagi. Kasihan kak Angela harus memperbaiki mobilnya." ucap Isti merasa bersalah.


" Bukan gitu Isti. Mobil kan memang harus dipakai. Lagian mobil kak Angela ada banyak." Ujar Angela.


" Betul Isti. Kak Angela adalah orang kaya.... uang jajan Isti sebulan bisa kalah sama uang jajannya kak Angela satu hari.


" Wah.... Berarti banyak dong uangnya Kak Angela.?" tanya Isti.


" Nggak tau.? Soalnya kak Angela boros...." balas Wilda menyindir Angela.


" Siapa yang boros.? Isti jangan percaya sama omongan kak Wilda. Uang jajan kak Angela dikasih sama kak Wilda. Jadi yang punya banyak uang itu kak Wilda." ujar Angela menjebak balik Wilda.


" Wah... beneran kak.? Kok Isti nggak dikasih sama kak Wilda uang jajannya.?" tanya Isti tidak terima.


" Isti kan nggak minta.!" jawab Wilda.


" Sekarang Isti minta uang jajan dong kak.!" ujar Isti.


" Memangnya Isti belum dikasih sama Ibu.?" tanya Wilda.


" Sudah. Tapi Isti kan juga mau dikasih sama kak Wilda. Biar uang saku Isti banyak. Nanti Isti tabung buat beli mobil, biar Isti nggak minjam kak Angela lagi..." tegas Isti.


" Hahaha... Kamu ini.... minta berapa.?" tawa Wilda mendengar ucapan adiknya.


" Sama'in saja sama uang jajannya kak Angela...!" ujar Isti.


" Waduh.... Banyak dong....!" ujar Wilda.


" Hehehe..." tawa Isti.


" Nanti ya... Setelah kakak ambil uangnya. Soalnya kartu ATM kakak ketinggalan dirumah..." ujar Wilda yang lupa membawa dompetnya.


" Baiklah. Janji ya...." ucap Isti.


" Iya...." jawab Wilda.

__ADS_1


Angela yang mendengar pembicaraan kedua saudara itu senyum-senyum sendiri.


" Apa senyum-senyum. Kamu juga mau nyumbang uang saku buat Isti.?" tanya Wilda sewot.


" Beneran.? Kak Angela juga mau ngasih uang saku buat Isti.?" sahut Isti semangat.


" Umm.... Iya Isti.... Isti minta berapa...?" tanya Angela ragu.


" Sama'in sama kak Wilda saja kak.!" ujar Isti.


" Ha ha ha. Baiklah." jawab Angela tertawa terpaksa.


" Puffss..." tawa Wilda tapi ditahan dan mendapatkan tatapan tajam dari Angela.


" Apa.?!" cetus Wilda saat ditatap Angela.


" Nanti saja..." jawab Angela pura-pura ramah.


" Um..Baiklah.!" jawab Wilda menelan ludahnya dalam-dalam.


" Isti.?!!" kaget semua teman-temannya.


" Hai semuanya..." sapa Isti dengan tersenyum.


" Kau diantar sama siapa.?" tanya salah satu sahabatnya.


" Sama kakak aku.! Dia baru pulang dari kota.!" jawab Isti.


" Halo...!!" sapa Wilda dari balik jendela mobil.


" Halo kakaknya Isti." sapa semua temannya Isti.


" Mobil kakak kamu keren banget Ist.?" puji temanya Isti.


" Ini bukan mobilnya Kakak.? Tapi punya Istri kakak.! Ini calon istri kakak, Cantik nggak.?" kata Wilda menunjukan Angela ke semua orang.

__ADS_1


" Wah... Cantik banget.!" puji semua teman Isti maupun orang-orang yang tengah mengantar anak-anaknya.


" Masa' sih.?" kata Wilda.


" Sialan.!" ujar Angela kesal.


" Sudah ya.... Kakak mau pulang dulu... Kalian belajar rajin-rajin biar bisa sukses dan bisa membeli mobil keren seperti ini...." pamit Wilda.


" Baiklah." jawab semuanya semangat.


Wilda mengemudikan mobilnya menuju pulang kerumah sambil di omeli Angela.


Saat sampai dirumah, Wilda dipaksa Angela untuk pergi membeli selimut setelah mengambil dompetnya.


Saat membeli selimut di Mall yang ada dikota, Angela juga membeli barang-barang lain.


" Banyak amat sih.? Heran..!" ngeluh Wilda.


" Banyak omong.... Bayar saja.!!!" bentak Angela.


" Kalau pacarnya tidak kuat bayar, biar saya saja...!" sahut seorang pria gendut dengan jas.


" Beneran.?" tanya Wilda.


" Iya. Asal Anda mengijinkan pacar Anda untuk saya pinjam malam ini..." Jawab Pria itu dengan wajah mesumnya.


" Oh... Silahkan bayar kalau begitu.." balas Wilda langsung mendapatkan tamparan keras dari Angela.


" Hahaha Baiklah.. Saya bayar sekarang...!!" tawa Pria itu puas sambil memegangi perutnya yang buncit.


" Kamu brengsek ya Will...!" umpat Angela.


BERSAMBUNG..!!!!


___________________________________@$

__ADS_1


__ADS_2