SUAMIKU SEORANG PENGUASA

SUAMIKU SEORANG PENGUASA
17


__ADS_3

Wilda melanjutkan menceritakan masa lalunya.


" Nggak usah takut.... Aku nggak bakal menyakitimu kok. Bahkan aku bakal melindungi mu.." kata Wilda menenangkan Angela.


" Apaan...? Tadi saja kamu menyakitiku..." Kaya Angela.


" Um... ya itu kan...hehehe..Aku lanjutin ceritanya ya.... .." balas Wilda mengalihkan topik.


" Cih....", decih Angela kesal.


" hufff... Setelah aku memenangkan pertandingan itu. Aku diangkat menjadi tentara disana dan menjadi petarung nomor satu.


Awalnya aku menolaknya karena aku harus melanjutkan sekolahku.... Karena para petinggi itu memperbolehkan aku sekolah dan memberikan misi diluar jam sekolah, Aku menyetujuinya..." kata Wilda.


" Jadi kamu dilantik menjadi tentara saat baru lulus SMP.?" tanya Angela sedikit kagum.


" Iya... Saat kamu sibuk minta papa kamu mainan dan segala macamnya Aku sudah menjaga seluruh negara agar tidak menderita gara-gara perang..!! " ujar Wilda mengejek Angela.


" Itu kan memang tugas kamu... Lagian kamu juga dibayar...!" kesal Angela karena diejek.


" Benarsih aku dibayar... Tapi aku nggak pernah memakai uang itu... mungkin akan terpakai sekarang.!" ujar Wilda sambil menatap Angela.


" Humph.... Kalau begitu aku nggak bakal sungkan untuk meminta uang padamu... " balas Angela.


" Iya.... Tapi jangan terlalu boros juga... Aku masih harus membiayai Adi-adik aku dikampung dan orangtuaku..." kata Wilda.


" Oh ya... Aku belum mengabari orang tuaku..." Kata Wilda baru mengingat.


" Cih.. dasar. sama keluarga sendiri masa lupa.?" ejek Angela.


" Kamu mau nggak aku kenalin sama orang tuaku dan adik-adikku.?" tanya Wilda.


" Boleh." jawab Angela penasaran.


Wilda mengambil laptopnya yang ada diluar.


Wilda langsung mevideo call adiknya. Saat terhubung wajah adik perempuan Wilda yang imut sudah muncul dilayar laptopnya.


" Halo... Apa kabar kak.? Kok nggak pernah nelpon.? Isti kangen sama kakak. Katanya ibu.. kakak bakal pulang ya... bulan depan. Terus Kakak adri dan adro bilang temenya kakak ngomong kalau kakak bakal membawa kakak ipar untuk kesini... Benar ya kak..?" Tanya Isti bertubi-tubi.


" Kamu kalau nanya satu-satu kenapa... Kabr kakak baik. Baru-baru ini kakak banyak kerjaan jadi nggak bisa menelpon Isti. Kakak juga kangen sama Isti. Kakak bakal pulang bulan depan dan membawa kakak ipar kesana..." jawab Wilda.


" Mau nggak kakak kenalin sama kakak ipar." tawar Wilda.

__ADS_1


". Mau.... Isti pengen lihat... Apa kakak ipar cantik... dan baik seperti ibu...?" senang Isti.


" Lebih cantik dari pada ibu.... Kan calon istri kak..." kata Wilda menghampiri Angela sambil membawa laptopnya.


" Nih... Kelihatan nggak wajah kakak...?" tanya Wilda saat menunjukan wajah Angela didepan laptop.


" Wah iya. Cantik... Kakak beneran mau menikah sama kakak aku... oh ya... Namaku Isti... Kalau nama kakak siapa.?" tanya Isti.


" Uh... Nama kakak.. Angela... Isti apa kabar...?" tanya Angela ramah.


" Baik kak. Kata kakak, Kak Angela mau ikut pulang kesini bulan depan ya...?" Tanya Isti.


" Siapa Is.? Girang banget nelponya.?" tanya ibunya yang baru selesai makan malam.


" Kak Wilda Bu... Sama pacarnya... Kak Angela.." jawab Isti membuat Angela malu.


" Wah yang benar.? Mana.? Ibu juga mau lihat pacarnya kak Wilda." ujar ibunya.


" Wah... ini pacarnya kak Wilda. Cantik banget.. Oh ya Wil.! Kamu kenapa nggak pernah nelpon ibu beberapa hari ini...?" tanya ibunya.


" Maaf Bu... Wilda ganti pekerjaan. Jadi harus bekerja lebih keras dan saat pulang Wilda terlalu capek." jawab Wilda.


" Halah... Alasan. Oh ya nak Angela kamu beneran mau kesini bulan depan.?" tanya ibunya Wilda.


" Um.. Iya Bu... Angela bakal ikut Wilda pulang kesana..." jawab sopan Angela.


" Yang benar Bu.? Ardi mau lihat dong..." Semangat Ardi mendahului bapaknya.


" Wah... cantik banget. Beneran kakak ini Pacarnya kak Wilda.? Kok mau sama kak Wilda.? Aku kira kak Wilda itu banci Lo... karena tidak suka pada perempuan tapi teman perempuannya banyak..." kata Ardi mengejek kakaknya.


" Ardi... berani-beraninya mengejek kakak.!! Awas kalau kakak pulang kamu bakal kakak hukum push-up 200 kali..." balas Wilda mengancam adiknya.


" Wah ini ya... Calon menantuku. Cantik banget. Kamu pakai pelet yang dikasih Kakek tua yang dihutan ya Wil..." tanya bapaknya meragukan Wilda.


" Bapak ini apaan sih... Masa percaya sama begituan..." Kesal Wilda Karena diejek Bapaknya.


" Eh... Ardo mana Di.? Kok nggak kelihatan.?" tanya Wilda.


" Ardo mah lagi diluar. Lihat bintang di langit.. Ardi mah pendiem... " balas Ardi.


" Kak... mengejek adikmu di belakang itu nggak sopan Lo...!" bisik Ardo dari belakang.


" Eh... ini dia.. Ardo. Lihatkan dia suka diam-diam... buku. orang kaget saja..." kesal Ardi karena kaget setiap Adik kembarnya itu muncul.

__ADS_1


"Eh kak Wilda. Itu siapa kak. Kok ada hantu cantik disamping kakak.?" tanya Ardo dengan nada dingin dan takut.


" Hehehe...( Sialan masa aku di bilang hantu...)" kesal Angela.


" Siapa yang hantu.? Ini kakak ipar kamu... panggil kak Angela..!" kata Wilda.


" Oh halo kak Angela. Apa kabar.? Kamu dibayar berapa buat akting sama kakak aku.?" tanya Ardo sama-sama mengejek Wilda.


" Sialan kamu Ardo. Saat kakak pulang kamu berdua harus lembur di bengkelnya kak Aslan...selama satu bulan...." kesal Wilda karena diragukan oleh bapak dan adik-adiknya.


" halo Ardo... Kak Angela beneran calon istri kak Wilda... dua bulan lagi bakal menikah...kok..." kata Angela membuat seluruh keluarga Wilda kaget.


" APA.!! dua bulan. Kamu serius Wil.(kak)" tanya seluruh keluarganya.


" Ah... Serius lah... Bulan depan Aku juga bakal mengajak mertuaku kesanan...." ujar Wilda membocorkan rencananya.


" Hah....Jadi serius... Kok kamu nggak pernah bilang apa-apa dulu...?" tanya ibunya yang tidak percaya dan sedikit kecewa.


" Sial itu... Wilda bakal ceritain saat sudah disana... Kalau lewat telepon nggak enak.


" Oh ya sudah... terus Kenapa nak Angela malam-malam ada dikamar kamu Wil.?" tanya Ibunya curiga.


" Hehehe... Lagi main kesini Bu... biasalah kangen dia.." kata Wilda memberikan alasan dan langsung dicubit Angela.


" Oh... Tapi kalau main jangan kemalaman. Nggak baik kalau dilihat tetangga kamu disana." ujar ibunya.


" Iya Bu..." jawab Angela.


" Udahan dulu ya Bu. pak.. udah malam nih... nanti Isti nggak mau tidur lagi..." ujar Wilda.


" Baiklah. Kamu antarkan nak Angela pulang. Jangan biarkan dia pulang sendirian.!" perintah ibunya.


" Baiklah Bu... Lagian deket kok... " balas Wilda.


" Ya sudah." kata ibunya.


Wilda menutup video callnya dan memandang Angela sebentar.


" Ada apa.?" tanya Angela kesal.


" Rupanya kamu bisa bersikap sopan juga..." puji Wilda.


" Memangnya kamu anggap aku cewek gak tau aturan.?" marah Angela.

__ADS_1


" Ya nggak begitu. Aku keluar dulu. Kamu cepetan tidur..!. nggak baik kalau ibu hamil begadang." perintah Wilda.


_____________________@$______________________


__ADS_2