
Wilda menyetujui taruhan dengan Angela. Dia sudah menyiapkan lingerie cosplay untuk dipakai Angela jika kalah.
" Brengsek.Cabul. Bisa-bisanya membeli barang begituan..." umpat Angela sambil fokus bermain gamenya karena tidak mau kalah.
" Hehehe.... Kamu sendiri yang setuju.... Jangan menyesal...ya....!!" kata Wilda dengan percaya diri.
Mereka sedang bermain game Bola. Walaupun Angela jago mainya, Tapi tetap saja tidak dapat mengalahkan Wilda.
" Yes... Makan malam.....!!" girang Wilda setelah memenangkan pertaruhan.
" Brengsek.... Gak adil ah. Ini kan game cowok...." kata Angela tidak terima.
" Yeyy...kamu sendiri yang minta!" balas Wilda.
" Tapi..." dalih Angela.
" Nih... Pakai dong..... Turutin semua keinginan pemenang ini sayang...." kata Wilda yang sudah tidak sabar.
" Cuma pakai ini saja kan.?" kata Angela mengambil lingrei yang disodorkan Wilda.
" Bagaimana bisa cuma pakai saja...? Kamu harus layani suamimu ini dengan baik...." ucap Wilda.
" Nggak mau. Kemarin sudah. masa' hari ini lagi.? Kamu mau bikin aku menggugurkan janin didalam perutku hah.?" tolak Angela.
" Oke.oke.... Cuma pakai saja.... Aku juga nggak mau anakku kenapa-napa..." balas Wilda yang akhirnya melepaskan Angela.
" Awas nanti kalau maksa aku... Bakal aku potong...." ancam Angela berjalan ke kamar mandi untuk mengganti pakaian.
" Iya. Tapi harus ganti disini...." kata Wilda menghalangi Angela.
" Ka....Brengsek..." Pasrah Angela menuruti keinginan Wilda dan mulai melepaskan pakaiannya.
__ADS_1
" Sialan.... Matamu hampir copot tuh...!!" umpat Angela kesal dengan wajah cabulnya Wilda.
" Hehehe.... Sempurna... Cantik banget...!" puji Wilda yang tidak tahan untuk memakan Angela.
" Udah janji... jangan menyentuhku...!!" ujar Angela menjauhi Wilda.
" Tapi.... Kalau tidur gimana.? Aku kan nggsk bisa tidur kalau nggak meluk kamu...." balas Wilda.
" Kalau meluk boleh. tapi jangan macam-macam..!!" kata Angela masuk ke dalam selimut karena tidak mau tubuhnya dilihat Wilda terus.
" Baiklah... Aku nggak bakal macam-macam..!!" jawab Wilda ikut masuk kedalam selimut dan tidur.
" Umm..." gumam Wilda.
" Kamu betah disini yang.?" tanya Wilda.
" Yang.yang. Jijik tau.!" balas Angela.
" Terus panggil apa.? Cvk gitu.?" tanya Wilda.
" Ya sudah....Istriku...." kata Wilda.
" Kita belum menikah..." potong Angela lagi.
" Tapi kan udah mau punya anak..." bantah Wilda.
" Terserah kamu deh...." kesal Angela.
" Istriku... Kamu betah, tinggal disini.?" tanya Wilda lagi.
" Umm...." angguk Angela.
__ADS_1
" Lebih enak mana.? tinggal disini atau di kota.?" tanya Wilda.
" Dikotalah. Disini itu kalau sesekali, pasti enak..." ujar Angela karena kota adalah tempatnya tumbuh.
" Oh... Kamu....punya impian nggak.?" tanya Wilda penasaran.
" Umm... Banyak.!" jawab Angela.
" Apa saja.?" tanya Wilda.
" Tapi udah kamu hancurkan....!" imbuh Angela.
" Eh. Emangnya apa impian kamu.? Kok bisa nyalahin aku.?" bingung Wilda.
" Kamu ini bodoh atau gimana.?" bentak Angela.
" Kalau kamu nggak ngomong gimana aku tahu!" balas Wilda.
" Sudahlah. Kamu nggak akan paham....!" ujar Angela.
" Ngomong dong.... Kalau aku memang salah, aku bakal memperbaikinya....!" kata Wilda.
" Udah terlanjur juga...." Kata Angela menutup wajah dengan selimut.
" Ngomong dong....!!" bujuk Wilda.
" Aku... Aku tidak ingin hamil.... Aku masih ingin menikmati masa mudaku.... Jalan-jalan dengan bebas.... Nggak terkekang kayak gini....!!" kata Angela.
" Ohh.... Kan sekarang kamu juga bisa jalan-jalan.... menikmati masa muda bersamaku... Dan aku juga tidak mengekang kamu....!" balas Wilda.
" Tapi...Tapi...kan kalau hamil susah.... Mau ini-itu rasanya takut kalau bayinya kenapa-napa...!!" ujar Angela.
__ADS_1
" kalau itu sih, memang benar...." kata Wilda mengerti.
_________________________________@$.