SUAMIKU SEORANG PENGUASA

SUAMIKU SEORANG PENGUASA
42


__ADS_3

Wilda menyetujui taruhan dengan Angela. Dia sudah menyiapkan lingerie cosplay untuk dipakai Angela jika kalah.


" Brengsek.Cabul. Bisa-bisanya membeli barang begituan..." umpat Angela sambil fokus bermain gamenya karena tidak mau kalah.


" Hehehe.... Kamu sendiri yang setuju.... Jangan menyesal...ya....!!" kata Wilda dengan percaya diri.


Mereka sedang bermain game Bola. Walaupun Angela jago mainya, Tapi tetap saja tidak dapat mengalahkan Wilda.


" Yes... Makan malam.....!!" girang Wilda setelah memenangkan pertaruhan.


" Brengsek.... Gak adil ah. Ini kan game cowok...." kata Angela tidak terima.


" Yeyy...kamu sendiri yang minta!" balas Wilda.


" Tapi..." dalih Angela.


" Nih... Pakai dong..... Turutin semua keinginan pemenang ini sayang...." kata Wilda yang sudah tidak sabar.


" Cuma pakai ini saja kan.?" kata Angela mengambil lingrei yang disodorkan Wilda.


" Bagaimana bisa cuma pakai saja...? Kamu harus layani suamimu ini dengan baik...." ucap Wilda.


" Nggak mau. Kemarin sudah. masa' hari ini lagi.? Kamu mau bikin aku menggugurkan janin didalam perutku hah.?" tolak Angela.


" Oke.oke.... Cuma pakai saja.... Aku juga nggak mau anakku kenapa-napa..." balas Wilda yang akhirnya melepaskan Angela.


" Awas nanti kalau maksa aku... Bakal aku potong...." ancam Angela berjalan ke kamar mandi untuk mengganti pakaian.


" Iya. Tapi harus ganti disini...." kata Wilda menghalangi Angela.


" Ka....Brengsek..." Pasrah Angela menuruti keinginan Wilda dan mulai melepaskan pakaiannya.

__ADS_1


" Sialan.... Matamu hampir copot tuh...!!" umpat Angela kesal dengan wajah cabulnya Wilda.


" Hehehe.... Sempurna... Cantik banget...!" puji Wilda yang tidak tahan untuk memakan Angela.


" Udah janji... jangan menyentuhku...!!" ujar Angela menjauhi Wilda.


" Tapi.... Kalau tidur gimana.? Aku kan nggsk bisa tidur kalau nggak meluk kamu...." balas Wilda.


" Kalau meluk boleh. tapi jangan macam-macam..!!" kata Angela masuk ke dalam selimut karena tidak mau tubuhnya dilihat Wilda terus.


" Baiklah... Aku nggak bakal macam-macam..!!" jawab Wilda ikut masuk kedalam selimut dan tidur.


" Umm..." gumam Wilda.


" Kamu betah disini yang.?" tanya Wilda.


" Yang.yang. Jijik tau.!" balas Angela.


" Terus panggil apa.? Cvk gitu.?" tanya Wilda.


" Ya sudah....Istriku...." kata Wilda.


" Kita belum menikah..." potong Angela lagi.


" Tapi kan udah mau punya anak..." bantah Wilda.


" Terserah kamu deh...." kesal Angela.


" Istriku... Kamu betah, tinggal disini.?" tanya Wilda lagi.


" Umm...." angguk Angela.

__ADS_1


" Lebih enak mana.? tinggal disini atau di kota.?" tanya Wilda.


" Dikotalah. Disini itu kalau sesekali, pasti enak..." ujar Angela karena kota adalah tempatnya tumbuh.


" Oh... Kamu....punya impian nggak.?" tanya Wilda penasaran.


" Umm... Banyak.!" jawab Angela.


" Apa saja.?" tanya Wilda.


" Tapi udah kamu hancurkan....!" imbuh Angela.


" Eh. Emangnya apa impian kamu.? Kok bisa nyalahin aku.?" bingung Wilda.


" Kamu ini bodoh atau gimana.?" bentak Angela.


" Kalau kamu nggak ngomong gimana aku tahu!" balas Wilda.


" Sudahlah. Kamu nggak akan paham....!" ujar Angela.


" Ngomong dong.... Kalau aku memang salah, aku bakal memperbaikinya....!" kata Wilda.


" Udah terlanjur juga...." Kata Angela menutup wajah dengan selimut.


" Ngomong dong....!!" bujuk Wilda.


" Aku... Aku tidak ingin hamil.... Aku masih ingin menikmati masa mudaku.... Jalan-jalan dengan bebas.... Nggak terkekang kayak gini....!!" kata Angela.


" Ohh.... Kan sekarang kamu juga bisa jalan-jalan.... menikmati masa muda bersamaku... Dan aku juga tidak mengekang kamu....!" balas Wilda.


" Tapi...Tapi...kan kalau hamil susah.... Mau ini-itu rasanya takut kalau bayinya kenapa-napa...!!" ujar Angela.

__ADS_1


" kalau itu sih, memang benar...." kata Wilda mengerti.


_________________________________@$.


__ADS_2