SUAMIKU SEORANG PENGUASA

SUAMIKU SEORANG PENGUASA
39


__ADS_3

Siang hari.


Wilda dan Angela masih tidur dan dibangunkan Isti.


" Kak Bangun... Orang tuanya kak Angela sudah sampai.!" kata Isti mengguncang tubuh Wilda dan Angela secara bergantian.


"Apa.? Baiklah..." jawab Wilda segera bangun.


Angela juga ikut bangun dan segera merapikan baju dan rambutnya.


Setelah selesai, Angela segera berlari untuk bertemu orang tuanya.


" Papa.Mama...." seru Angela manja memeluk Mamanya.


" Kamu ini.... Udah mau punya anak, Masih saja seperti anak kecil....!" kata Mamanya.


" Biarin. Angela kan kangen sama Papa dan Mama..." ujar Angela.


Ardi,Ardo, dan Isti cekikikan melihat kakak iparnya seperti anak kecil.


" Kak Angela mirip anak kecil....!!" kata Isti.


" Tuh... Nggak malu diketawain sama adik ipar kamu.?" kata Mamanya.


"Umm..." malu Angela diketawain.

__ADS_1


" Pa. Mama mertua....." sapa Wilda keluar dari kamar setelah berganti baju.


" Eh. Kalian disini sekamar.?" tanya Mamanya Angela kaget.


" Iya... Soalnya disini cuma itu kamar yang tersisa...!" jawab Ibunya Wilda malu.


" Papa sama Mertua nanti nginap di rumah Wilda yang ada di bukit saja....!" ujar Wilda.


" Eh. Rumah kosong yang ada di bukit itu, jadi punya kamu.? Kok nggak pernah ngomong ke Ibu.?" tanya Ibunya.


" Eh. belum ngomong ya...? Kirain Wilda Ibu sudah tau...." kata Wilda yang benar-benar lupa untuk bercerita tentang rumahnya yang baru selesai dibangun bulan lalu.


" Dasar anak durhaka..." ujar Ibunya marah.


" Jangan gitu dong Bu.... Rumah itu kan juga baru selesai dibangun...." kata Wilda meminta maaf ke Ibunya.


" Baiklah...." jawab Wilda.


" Terus Kenapa kalian nggak pindah kesana saja Wil.?" tanya Papanya Angela.


" Umm... Soal itu... Wilda masih pengen merasakan tinggal dirumah ini..." jawab Wilda sedikit malu.


" Oh... Baiklah. Kita kan mau berbincang tentang rencana pernikahan. Saya sudah menyiapkan WO-nya dan tinggal memilih tema. Kalian pengen tema seperti apa.?" tanya Arya.


" Umm... WO yang Papa mertua udah pesan, Batalin saja. Wilda sudah mengatur semuanya dan tinggal menunggu harinya saja...." ujar Wilda.

__ADS_1


" Apa.?" kaget semuanya.


" Serius kamu Wil.? Kok nggak pernah cerita.?" tanya Angela.


" Eh... Kamu yang nggak pernah nanya.... Aku kan sibuk.." jawab Wilda.


" Ini anak kalau ada apa-apa itu nggak pernah cerita....!" kesal Ibunya Wilda.


" Baiklah.... Sebenernya setelah Wilda melamar Angela. Sahabat-sahabat Wilda yang menyiapkannya.... Karena Wilda seorang panglima... Otomatis pernikahannya akan dilakukan secara militer...." jelas Wilda.


Saat asik berbincang, Suara mobil bergemuruh dan berhenti didepan rumah Wilda.


Dua orang pria keluar dari mobil dan berlutut didepan rumah Wilda yang membuat warga seluruh desa terkaget.


" Kenapa.?" tanya Wilda pada kedua pria itu.


" Kami mau minta maaf dan meminta pengampunan..!" kata kedua pria itu serentak.


" Aku udah pernah bilang. Jika ada polisi yang menerima suap, maka polisi seluruh negara harus dirombak ulang dan harus menyediakan sekolah pendidikan karakter untuk semua polisi baru dengan ketat.!" ujar Wilda.


" Kenapa orang sepenting ini ada disini Wil.?" tanya bapaknya.


" Wilda yang nyuruh pak.!" jawab Wilda.


" Kemarin ada sekelompok polisi yang menyerangku.... dan mereka disuap oleh seorang bos Mall yang ada dikota." kata Wilda lagi.

__ADS_1


" Saya lagi ada urusan sekarang. Gini saja... kamu.... Segera copot jabatanmu dan lakukan pemecatan seluruh polisi di negara ini.... Negara sudah kacau... Biar kacau sekalian saja....!!" ujar Wilda.


__ADS_2