SUAMIKU SEORANG PENGUASA

SUAMIKU SEORANG PENGUASA
41


__ADS_3

" Saya terserah kamu saja.... Lagian pengaruhmu juga besar di dunia ini... pasti banyak pemimpin negara yang akan datang..." kata Papanya Angela yang gemetar dari tadi mendengar cerita Wilda.


" Umm... Karena pembicaraan sudah selesai.... Kita jalan-jalan yuk...!" ajak Wilda.


" Baiklah." setuju Ibunya dan adik-adiknya serempak.


" Kamu ini.... malu-maluin didepan besan.." bisik Bapaknya Wilda.


" Buat apa malu...?" bingung Istrinya.


" Sudah nggak papa kok Pak. Oh ya Papa mertua kalau capek istrirahat saja di rumahnya Wilda yang baru..... Wilda antar.!" tawar Wilda.


" Baiklah... Terima kasih.." angguk Mamanya Angela.


" Angela ikut Papa dan Mama saja...." kata Angela yang masih kangen dengan kedua orang tuanya.


" Baiklah...." setuju Wilda karena kalau Angela tidak ikut, bisa mengurangi personil perampok.


Setelah mengantar Mertuanya dan Angela ke rumah baru, Wilda kembali ke rumah orang tuanya untuk menjemput mereka.


Semua keluarganya sudah selesai bersiap dan segera masuk mobil untuk berangkat jalan-jalan.


Wilda mengajak mereka ke taman bermain terlebih dahulu. Setelah makan siang, baru Wilda mengajak mereka ke Mall yang dikunjungi Wilda kemarin yang sudah berpindah tangan.


" Kalian boleh belanja sepuasnya....!!" ujar Wilda.


" Yeyy..." seru semuanya kecuali bapaknya.


" Kenapa pak.? kok nggak semangat.?" tanya Ibunya Wilda.


" Bapak nggak bisa loncat-loncat seperti kalian.... Masih pusing setelah naik kereta atas( rollercoaster ) tadi...." jawab Bapaknya Wilda.


" Ya sudah, bapak sama Wilda saja. Kita duduk sambil ngopi di cafe..." ajak Wilda.


" Baiklah....." setuju Bapaknya.

__ADS_1


" Ya sudah. Ibu sama adik-adik kamu mau bersenang-senang dulu.... dadah" kata Ibunya Wilda semangat.


Wilda menikmati kopi bersama bapaknya sambil mengobrol dan bercerita tentang pengalamannya saat di rapat PBB.


Sedangkan Ibunya dan Isti memilih barang-barang yang ingin dibelinya dan menyuruh Ardi dan Ardo untuk membawakannya.


" Bu... Ardi juga pengen main...!" kata Ardi.


" Ya sudah.... Kamu taruh saja belanjaannya di bawah..." kata Ibunya.


Mereka berbelanja dan bermain hingga malam. Wilda dan Bapaknya juga membeli beberapa baju dan barang.


Setelah membayar semuanya, Wilda menyuruh pengantar barang untuk mengirim barangnya dirumah baru Wilda.


" Kita sekarang pindah kerumah baru Wil.?" tanya Ibunya.


" Iya Bu." jawab Wilda.


" Terus rumah yang lama gimana.?" tanya Ibunya.


" Baiklah..." jawab Ibunya.


Setelah sampai di rumah baru, Mereka segera keluar dari mobil dan masuk kedalam rumah.


" EH.? Sudah pulang.?" tanya Arya.


" Iya Pa..." Jawab Wilda.


" Angela mana.?" tanya Wilda karena tidak melihat Angela.


" Dikamar. Semenjak kamu tinggal tadi, dia dikamar terus... Entah berbuat apa..!!" kata Papanya.


" Jadi Dia belum makan siang dan malam.?" tanya Wilda mulai khawatir.


" Sudah. Tadi mama yang mengantarkan makanannya..." jawab Mamanya Angela.

__ADS_1


" Ya sudah Wilda ke kamar dulu.... Ibu dan bapak juga ke kamar saja kalau capek... Udah ada namanya masing-masing kamarnya..." ujar Wilda.


" Baiklah.." angguk bapaknya mengerti.


" Kamar Kita mana kak.?" tanya Ketiga adiknya.


" Di Atas..." jawab Wilda.


Wilda menuju kamarnya di lantai atas bersama ketiga adiknya. Sedangkan Bapak dan Ibunya ke kamarnya sendiri.


" Sayang... lagi ngapain.?" tanya Wilda saat membuka pintu kamarnya.


" Ada apa.?" tanya Angela.


" Eh... Asyik nge-game. Pantas.... Nggak keluar kamar...." kata Wilda melepas jaket dan bajunya.


" Uhm... Mandi dulu sana... bau tau..." perintah Angela saat didekati Wilda.


" Iya.iya..." kesal Wilda saat dikatai Angela.


Setelah mandi dan berganti pakaian, Wilda menghampiri Angela.


" Ikut main dong.?" kata Wilda.


" Emang kamu bisa.?" tanya Angela meragukan Wilda.


" Kalau nggak bisa, ngapain aku beli beginian...!!" ujar Wilda kesal.


" Umm... Benar juga sih.... Kalau gitu kita taruhan. Kalau aku menang kamu harus belikan jet dengan nama dan wajahku ada di seluruh badannya..!" kata Angela percaya diri.


" Kalau aku yang menang..?" tanya Wilda.


" Kalau kamu menang.... Kamu bebas melakukan apa saja ke Aku.!" kata Angela menggoda.


" Yakin.?" kata Wilda tersenyum mesum.

__ADS_1


__ADS_2