
Wilda menuruti Angela untuk tetap diluar kamar, dan sesekali membujuk Angela untuk membiarkannya masuk.
" Apaan sih. Teriak-teriak mulu.... Nih... makan.!!" kata Angela kesal menyodorkan nampan yang tadi diberikan Wilda dan terdapat sisa makanan.
" Kamu... kamu tega ngasih aku makanan sisa...!" kata Wilda sambil berpura-pura ingin menangis.
" Memangnya kenapa.? Bukan sisa dari orang lain juga...!" sewot Angela.
" Tapi...." kata Wilda yang sebenarnya walaupun makan sisa Angela tapi perutnya tetap akan lapar.
" Nggak ada tapi-tapian. Cepat makan dan berhenti berteriak...!!" kata Angela kembali masuk kamar dan mengunci pintunya.
" Huhuhu... Orang lain kalau punya istri pasti badannya gemuk... Tapi...nasib aku kok gini amat ya.... dapat istri tega banget sama suaminya..." tangis Wilda.
" Berisik.!!" bentak Angela.
" Iya.Iya. Aku diam..!!" balas Wilda mulai melahap makanannya.
Selesai makan, Wilda hendak mengembalikan nampan dan piring. Tapi Angela sudah meneriakinya dari dalam kamar dan melarangnya untuk mengembalikan nampan.
Wilda benar-benar tidur diluar kamar dengan keadaan lapar dan kedinginan.
Pagi hari.
" Pak... Jangan tidur disini..!" kata Ziko membangunkan Wilda yang dikira pelayan.
" Woaah...." molet Wilda bangun tidur.
" Adaa... Apa sih... Hachuui.." kata Wilda bersin karena kedinginan.
" Buset... Teryata Elo bos. Gua kirain pelayan..." kata Ziko kaget.
" Pelayanan...pelayan...hachuui..." kesal Wilda yang nampaknya demam.
" Bos kenapa tidur diluar, itu nampan dan piring kok gak dikembalikan ke kantin.?" tanya Ziko bingung.
" Gak..usah.. banyak nanya... Lo kamu kesini mau ngapain...!!" tanya Wilda menggigil.
" Oh. Itu Bos... Pemimpin organisasi gelapnya sudah diinterogasi... hasil laporannya ada disini..." kata Ziko menyerahkan dokumen.
" Oh... Ada apa lagi.?" tanya Wilda.
__ADS_1
" Sudah Bos. Itu saja... Oh ya.. Mertua bos ingin kembali ke rumahnya. Katanya ingin mengurus bisnis..." kata Ziko yang teringat pesan dari Arya saat dibawah.
" Kamu antar dan kasih penjagaan ketat kepada mereka... Soalnya kekuatan yang aku rasakan masih berkeliaran..." kata Wilda yang masih khawatir.
" Baiklah Bos.!!" kata Ziko pergi meninggalkan Wilda.
" Sayang.... Udah pagi nih.... Aku boleh masuk ya.... hachuui..!" kata Wilda tapi tidak mendapat jawaban
Wilda mencoba membuka pintu kamarnya yang ternyata tidak terkunci.
" Ah.. Sialan... tau gitu dari tadi malam aku masuk..." gumam Wilda kesal.
Wilda melihat Angela masih tertidur dan Wilda ikut memasukan tubuhnya kedalam selimut Angela dan kembali tidur.
setengah jam kemudian Angela terbangun karena mataharinya sudah mulai panas.
" Orang ini kenapa bisa masuk.?" bingung Angela saat melihat Wilda sedang tidur disampingnya.
" Woii... Bangun.!!" teriak Angela.
" Apa sih... Orang baru tidur... malah dibangunin...!" kesal Wilda menutup wajahnya menggunakan selimut.
" Kamu kenapa tidur disini.? Bukannya sudah kubilang untuk tidur diluar..." ujar Angela.
" Yang bener.?" kata Angela tidak percaya.
" Kalau nggak percaya tanya saja sama Ziko. Dia tadi nganterin berkas kemari dan aku dibangunin sama dia..." kata Wilda.
" Mana berkasnya.?" kata Angela kekeh tidak percaya dengan Wilda.
" Tuh diatas meja... Sudah. Jangan berisik... Aku mau tidur...." kata Wilda.
" Bangun...Dasar kebo.!!" teriak Angela mengerjai Wilda.
" Aahh... Dasar istri sialan..." kaget Wilda memeluk Angela.
" Lepasin nggak...." kata Angela.
" Nggak. Kamu tadi malam udah menghukum ku.... Dan gara-gara kamu aku kelaparan... jadi...." Kata Wilda genit.
" Jadi.?" bingung Angela.
__ADS_1
" Umm... Jadi aku akan memakannya sebagai gantinya...." Kata Wilda membaringkan Angela.
" Lepasin nggak...!! Ini sudah pagi.... Nanti kalau ada orang yang nyariin kita gimana..." ronta Angela.
" Hehehe..." Wilda melepaskan tangannya dan menuju ke pintu dan menguncinya.
" Kamu.... Kamu beneran.?" kata Angela.
" Buat apa bercanda sayang... Suamimu ini akan sarapan..." Kata Wilda mulai menarik kepala Angela dan menciuminya paksa.
" Umm... Lepas...lepasin nggak..mmm." ucap Angela.
" Hehehe.... Layanilah suamimu ini dengan baik sayang..." kata Wilda mulai melepas bajunya.
" Kamu... Lepasin aku nggak. Kalau kamu melanjutkannya... Aku bakal marah dan tidak mau bertemu denganmu lagi..." Ancam Angela.
" hehehe... Ancam saja terus sayang... Kamu malah nambah gairahku..." kata Wilda melepaskan pakaian Angela.
" Kamu... Brengsek...!!" kata Angela mulai mengigit tubuh Wilda.
" Um.. Nikmatnya digigit istri... Gemes tau.." kata Wilda malah senang.
" Brengsek. ********...Akhh..." desah Angela karena dadanya mulai diremas dan diemut Wilda.
" Kamu brengsek Wil... Aku benci sama kamu..." tangis Angela.
" Eh... Malah nangis... Aku kan cuma bercanda..." kata Wilda melepaskan genggamnya.
" Kamu ********... Aku benci banget sama kamu huhuhu..." tangis Angela.
" Sudah-sudah. Aku nggak bakal ngapa-ngapain kamu kok. Sudah... Kita mandi yuk.! Udah lama nggak mandi bareng..." kata Wilda yang pernah mandi bareng Angela saat di aprtemenya satu kali.
Wilda mengamati Angela yang masih menangis kedalam kamar mandi.
__@$
_______________________
follow IG: arjun_s._30 |
Facebook : Arjun Su |
__ADS_1
______________________|