
Selesai memindahkan kopernya dari dalam mobil masuk ke kamar Wilda hendak mengambil minum karena haus.
" Kamu nggak tidur.?" tanya Wilda yang melihat Angela sibuk bermain ponselnya.
" Nggak ngantuk..." balas Angela tetap fokus bermain ponselnya.
" Tidur dulu. Kamu habis dari perjalanan jauh... Harus banyak-banyak beristirahat..." Kata Wilda merampas ponsel Angela.
" Balikin nggak.! sini..!" ujar Angela berusaha mengambil ponsel miliknya dari tangan Wilda.
" Eit... Tidur.!! Harus banyak Istirahat...!" perintah Wilda.
" Kamu kenapa-napa ngatur-ngatur aku sih.? Balikin ponselku.!" omel Angela masih berusaha mengambil ponsel miliknya.
" Kalau nggak mau tidur, nggak bakal aku balikin ponselmu...." balas Wilda.
" Kamu... Kamu kenapa kejam banget sih... Balikin ponselku nggak.!" ucap Angela mulai menangis.
" Huhh... Malah nangis... Dokter kemarin bilang apa.? Kamu harus banyak beristirahat kan.?" kata Wilda mengembalikan ponsel milik Angela.
" Tapi kan aku cuma main bentar doang..." balas Angela.
"haizz... Ya sudah. Minggir...! Biar aku yang tidur kalau begitu..." balas Wilda membaringkan tubuhnya diranjang.
" Kamu kenapa tidur disini sih.? Memangnya nggak ada kamar lain dirumah kamu ya...?" tanya Angela merasa terganggu.
" Nggak ada... Ayo tidur...!" ajak Wilda memeluk perut Angela.
" Nggak mau...!!" tolak Angela turun dari tempat tidur.
Angela keluar kamar karena diganggu Wilda terus.
" Eh. Angela nggak istirahat.? Memangnya nggak capek, setelah perjalanan jauh.?" tanya bapaknya Wilda.
" Nggak capek kok Pak..." jawab Angela sopan.
" Oh... Kamu nonton TV saja... Bapak mau ke sawah dulu..." Ujar bapaknya Wilda.
" Baik pak..." Jawab Angela.
Bapaknya Wilda berangkat ke sawah menggunakan sepeda motor.
" Kak Angela sedang apa.?" tanya Isti.
" Ah.... Isti... ini... Kakak sedang bermain game..." balas Angela terkaget.
" Oh... Kakak kok main gamenya laki-laki.?" tanya Isti saat melihat gambar di ponsel Angela.
" Ini gak cuma game untuk laki-laki, tapi perempuan juga bisa main asal bisa." jawab Angela.
" Tapi Isti kok nggak boleh main game ini sama kak Ardi dan kak Ardo. Katanya game ini cuma buat cowok..." kata Isti.
" Oh... Kalau itu, mungkin kak Ardi dan kak Ardo ingin Isti fokus belajar sekolahnya... biar pintar." balas Angela.
" Oh.... Jadi kak Angela nggak fokus belajar ya...?" tanya Isti.
" Hehehe.... Iya. Jadi Isti jangan meniru kakak.... Kakak saja nyesel sekarang.!" jawab Angela merasa malu.
" Bener tuh Is.. Kak Angela orangnya malas. Jadi jangan di contoh." sahut Wilda keluar dari kamar.
" Apaan sih..." kesal Angela.
__ADS_1
" Bapak mana Is..?" tanya Wilda pada adiknya.
" Pergi ke sawah kak, biasanya.!" jawab Isti.
" Wil... Kamu bisa ke pasar bentar nggak.?" seru ibunya dari dalam dapur.
" Bisa. Ada apa Bu..?" jawab Wilda.
" Tolong belanja bahan-bahan makanan. Soalnya sudah habis..." kata ibunya menghampiri Wilda.
" Oh... Baiklah. Isti mau ikut nggak ke pasar Nggak.? Naik mobilnya kak Angela..." ajak Wilda.
" Mau...!!" semangat Isti.
" Ya sudah. Ayo....!" Kata Wilda.
" Eh.. Aku ikut dong..." kata Angela karena bosan kalau dirumah.
" Hah.?! Kamu beneran mau ikut.? Bau Lo dipasar..." ujar Wilda.
" Ya.... dari pada dirumah. Aku kan bosan." Balas Angela.
" Ok deh." Kaya Wilda.
Mereka berangkat tidak ke pasar, melainkan ke swalayan. Karena pasar hanya buka saat pagi dan saat sore pasar sudah sepi.
" Kok nggak ke pasar Wil.?" tanya Angela pada Wilda.
" Dipasar sepi dan aku takut kamu nggak terbiasa..." jawab Wilda melepaskan sabuk pengaman.
Mereka turun dari mobil dan berjalan masuk ke swalayan.
" Kakak. Kakak. Isti minta jajan ya...!" ujar Isti yang di gandeng Wilda.
" Kamu bawa uang nggak.?" tanya Wilda pada Angela.
" Ya, Enggaklah. Kan Aku belum kamu kasih uang hari ini..." balas Angela.
" Eh. Belum ya...? Ya sudah. Nih..." kata Wilda menyerahkan uang seratus ribuan sepuluh lembar.
" Kok cuma segini.?" tanya Angela.
" Kan cuma buat jajan. Memangnya kurang.?" tanya Wilda balik.
" Untuk jatah aku hari ini mana.?" tanya Angela lagi.
" Ya... itu dirumah nanti..." balas Wilda.
" Humph... Ya sudah deh... Ini aku habisin ya...?" kata Angela.
" Iya..." balas Wilda setuju.
" Yeyy... Lihat Isti.! Kita bisa beli banyak cemilan..." kata Angela pada Isti.
" Beneran Kak.? Hore..." semangat Isti.
" Dasar bocah..." oceh Wilda pergi meninggalkan mereka berdua.
Angela menghabiskan uang yang dikasih Wilda untuk membeli banyak cemilan dan keperluan mandi.
" Wadaw... Banyak amat.? Kalian mau buka toko dirumah.?" tanya Wilda saat melihat Angela dan Isti membawa dua kantong plastik besar masing-masing.
__ADS_1
" Iya. Kita mau buka mini market dirumah..." balas Angela.
" Hehehe... Kak Angela baik banget kak... Sekarang Isti bisa makan jajan sepuasnya dirumah..!" kata Isti memuji Angela.
" Baik kan buat kamu... laa.. untuk Kakak.? Kejam..!!" kata Wilda.
" Hehehe..." tawa Angela puas.
" Sudah kan.? Kita pulang ya..." ajak Wilda karena tidak mau keluar uang lagi.
" Sudah..!" jawab Angela.
Wilda memasukkan barang belanjaannya ke dalam mobil dan pulang kembali ke rumah.
Saat sampai dirumah Wilda sudah di tunggu oleh adiknya Ardi.
" Eh.? Ardi.? Baru pulang.?" tanya Wilda saat melihat Adiknya itu.
" Sudah dari tadi Kak.! Itu mobilnya siapa Kak.? Keren amat.!" tanya balik Ardi.
" Milik kak Angela." Jawab Wilda.
" Oh... Hai kak Angela. Aku Ardi...." kata Ardi memperkenalkan diri ke Angela.
" Halo Ardi..." jawab Angela.
" Sudah. Ayo masuk. Di, tolong bantuin kakak ambil belanjaan ke dalam rumah.!" perintah Wilda.
" Isti katanya juga ikut kakak. Kok nggak ada.?" tanya Ardi menghampiri mobil.
" Didalam mobil dia...!" jawab Wilda berjalan masuk kedalam rumah.
" Astaga.... Kamu ngapain Is.? Makan sampai belepotan begitu...." kaget Ardi saat melihat adiknya mukanya penuh eskrim.
" hehehe.... Kakak mau...? Didalam masih banyak...!" tawar Isti pada Ardi.
" Cepet beresin itu... Mobilnya kak Angela nanti kotor..." perintah Ardi pada Isti.
" Baiklah kak.!" angguk Isti.
Ardi mengambil kantong belanjaannya dan membawanya kedalam rumah. Sedangkan Isti pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka dan tangannya.
" Bu... ini bahan-bahan makanannya beserta bumbunya." kata Wilda menyerahkan kantong plastik pada ibunya.
" Oh baiklah. Terima kasih." jawab ibunya.
" Ardo mana Di.?" tanya Wilda pada Ardi yang baru masuk membawa belanjaan.
" Di kamar dia... Main HP mungkin...!" jawab Ardi.
" Oh... Ya sudah." paham Wilda dan masuk ke kamarnya.
" Kamu mau mandi dulu.?" tanya Wilda pada Angela.
" Um... Dirumah kamu cuma satu kamar mandinya.?" tanya Angela.
" Iya. Kenapa.?" tanya balik Wilda.
" Um... Aku... malu..." jujur Angela.
" Buat apa malu.? kalau malu bawa baju ganti mu ke dalam kamar mandi saja..." saran Wilda.
__ADS_1
" Umm.. Baiklah.!" setuju Angela pasrah.
__________________________________________@$.