SUAMIKU SEORANG PENGUASA

SUAMIKU SEORANG PENGUASA
26


__ADS_3

Selesai memindahkan kopernya dari dalam mobil masuk ke kamar Wilda hendak mengambil minum karena haus.


" Kamu nggak tidur.?" tanya Wilda yang melihat Angela sibuk bermain ponselnya.


" Nggak ngantuk..." balas Angela tetap fokus bermain ponselnya.


" Tidur dulu. Kamu habis dari perjalanan jauh... Harus banyak-banyak beristirahat..." Kata Wilda merampas ponsel Angela.


" Balikin nggak.! sini..!" ujar Angela berusaha mengambil ponsel miliknya dari tangan Wilda.


" Eit... Tidur.!! Harus banyak Istirahat...!" perintah Wilda.


" Kamu kenapa-napa ngatur-ngatur aku sih.? Balikin ponselku.!" omel Angela masih berusaha mengambil ponsel miliknya.


" Kalau nggak mau tidur, nggak bakal aku balikin ponselmu...." balas Wilda.


" Kamu... Kamu kenapa kejam banget sih... Balikin ponselku nggak.!" ucap Angela mulai menangis.


" Huhh... Malah nangis... Dokter kemarin bilang apa.? Kamu harus banyak beristirahat kan.?" kata Wilda mengembalikan ponsel milik Angela.


" Tapi kan aku cuma main bentar doang..." balas Angela.


"haizz... Ya sudah. Minggir...! Biar aku yang tidur kalau begitu..." balas Wilda membaringkan tubuhnya diranjang.


" Kamu kenapa tidur disini sih.? Memangnya nggak ada kamar lain dirumah kamu ya...?" tanya Angela merasa terganggu.


" Nggak ada... Ayo tidur...!" ajak Wilda memeluk perut Angela.


" Nggak mau...!!" tolak Angela turun dari tempat tidur.


Angela keluar kamar karena diganggu Wilda terus.


" Eh. Angela nggak istirahat.? Memangnya nggak capek, setelah perjalanan jauh.?" tanya bapaknya Wilda.


" Nggak capek kok Pak..." jawab Angela sopan.


" Oh... Kamu nonton TV saja... Bapak mau ke sawah dulu..." Ujar bapaknya Wilda.


" Baik pak..." Jawab Angela.


Bapaknya Wilda berangkat ke sawah menggunakan sepeda motor.


" Kak Angela sedang apa.?" tanya Isti.


" Ah.... Isti... ini... Kakak sedang bermain game..." balas Angela terkaget.


" Oh... Kakak kok main gamenya laki-laki.?" tanya Isti saat melihat gambar di ponsel Angela.


" Ini gak cuma game untuk laki-laki, tapi perempuan juga bisa main asal bisa." jawab Angela.


" Tapi Isti kok nggak boleh main game ini sama kak Ardi dan kak Ardo. Katanya game ini cuma buat cowok..." kata Isti.


" Oh... Kalau itu, mungkin kak Ardi dan kak Ardo ingin Isti fokus belajar sekolahnya... biar pintar." balas Angela.


" Oh.... Jadi kak Angela nggak fokus belajar ya...?" tanya Isti.


" Hehehe.... Iya. Jadi Isti jangan meniru kakak.... Kakak saja nyesel sekarang.!" jawab Angela merasa malu.


" Bener tuh Is.. Kak Angela orangnya malas. Jadi jangan di contoh." sahut Wilda keluar dari kamar.


" Apaan sih..." kesal Angela.

__ADS_1


" Bapak mana Is..?" tanya Wilda pada adiknya.


" Pergi ke sawah kak, biasanya.!" jawab Isti.


" Wil... Kamu bisa ke pasar bentar nggak.?" seru ibunya dari dalam dapur.


" Bisa. Ada apa Bu..?" jawab Wilda.


" Tolong belanja bahan-bahan makanan. Soalnya sudah habis..." kata ibunya menghampiri Wilda.


" Oh... Baiklah. Isti mau ikut nggak ke pasar Nggak.? Naik mobilnya kak Angela..." ajak Wilda.


" Mau...!!" semangat Isti.


" Ya sudah. Ayo....!" Kata Wilda.


" Eh.. Aku ikut dong..." kata Angela karena bosan kalau dirumah.


" Hah.?! Kamu beneran mau ikut.? Bau Lo dipasar..." ujar Wilda.


" Ya.... dari pada dirumah. Aku kan bosan." Balas Angela.


" Ok deh." Kaya Wilda.


Mereka berangkat tidak ke pasar, melainkan ke swalayan. Karena pasar hanya buka saat pagi dan saat sore pasar sudah sepi.


" Kok nggak ke pasar Wil.?" tanya Angela pada Wilda.


" Dipasar sepi dan aku takut kamu nggak terbiasa..." jawab Wilda melepaskan sabuk pengaman.


Mereka turun dari mobil dan berjalan masuk ke swalayan.


" Kakak. Kakak. Isti minta jajan ya...!" ujar Isti yang di gandeng Wilda.


" Kamu bawa uang nggak.?" tanya Wilda pada Angela.


" Ya, Enggaklah. Kan Aku belum kamu kasih uang hari ini..." balas Angela.


" Eh. Belum ya...? Ya sudah. Nih..." kata Wilda menyerahkan uang seratus ribuan sepuluh lembar.


" Kok cuma segini.?" tanya Angela.


" Kan cuma buat jajan. Memangnya kurang.?" tanya Wilda balik.


" Untuk jatah aku hari ini mana.?" tanya Angela lagi.


" Ya... itu dirumah nanti..." balas Wilda.


" Humph... Ya sudah deh... Ini aku habisin ya...?" kata Angela.


" Iya..." balas Wilda setuju.


" Yeyy... Lihat Isti.! Kita bisa beli banyak cemilan..." kata Angela pada Isti.


" Beneran Kak.? Hore..." semangat Isti.


" Dasar bocah..." oceh Wilda pergi meninggalkan mereka berdua.


Angela menghabiskan uang yang dikasih Wilda untuk membeli banyak cemilan dan keperluan mandi.


" Wadaw... Banyak amat.? Kalian mau buka toko dirumah.?" tanya Wilda saat melihat Angela dan Isti membawa dua kantong plastik besar masing-masing.

__ADS_1


" Iya. Kita mau buka mini market dirumah..." balas Angela.


" Hehehe... Kak Angela baik banget kak... Sekarang Isti bisa makan jajan sepuasnya dirumah..!" kata Isti memuji Angela.


" Baik kan buat kamu... laa.. untuk Kakak.? Kejam..!!" kata Wilda.


" Hehehe..." tawa Angela puas.


" Sudah kan.? Kita pulang ya..." ajak Wilda karena tidak mau keluar uang lagi.


" Sudah..!" jawab Angela.


Wilda memasukkan barang belanjaannya ke dalam mobil dan pulang kembali ke rumah.


Saat sampai dirumah Wilda sudah di tunggu oleh adiknya Ardi.


" Eh.? Ardi.? Baru pulang.?" tanya Wilda saat melihat Adiknya itu.


" Sudah dari tadi Kak.! Itu mobilnya siapa Kak.? Keren amat.!" tanya balik Ardi.


" Milik kak Angela." Jawab Wilda.


" Oh... Hai kak Angela. Aku Ardi...." kata Ardi memperkenalkan diri ke Angela.


" Halo Ardi..." jawab Angela.


" Sudah. Ayo masuk. Di, tolong bantuin kakak ambil belanjaan ke dalam rumah.!" perintah Wilda.


" Isti katanya juga ikut kakak. Kok nggak ada.?" tanya Ardi menghampiri mobil.


" Didalam mobil dia...!" jawab Wilda berjalan masuk kedalam rumah.


" Astaga.... Kamu ngapain Is.? Makan sampai belepotan begitu...." kaget Ardi saat melihat adiknya mukanya penuh eskrim.


" hehehe.... Kakak mau...? Didalam masih banyak...!" tawar Isti pada Ardi.


" Cepet beresin itu... Mobilnya kak Angela nanti kotor..." perintah Ardi pada Isti.


" Baiklah kak.!" angguk Isti.


Ardi mengambil kantong belanjaannya dan membawanya kedalam rumah. Sedangkan Isti pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka dan tangannya.


" Bu... ini bahan-bahan makanannya beserta bumbunya." kata Wilda menyerahkan kantong plastik pada ibunya.


" Oh baiklah. Terima kasih." jawab ibunya.


" Ardo mana Di.?" tanya Wilda pada Ardi yang baru masuk membawa belanjaan.


" Di kamar dia... Main HP mungkin...!" jawab Ardi.


" Oh... Ya sudah." paham Wilda dan masuk ke kamarnya.


" Kamu mau mandi dulu.?" tanya Wilda pada Angela.


" Um... Dirumah kamu cuma satu kamar mandinya.?" tanya Angela.


" Iya. Kenapa.?" tanya balik Wilda.


" Um... Aku... malu..." jujur Angela.


" Buat apa malu.? kalau malu bawa baju ganti mu ke dalam kamar mandi saja..." saran Wilda.

__ADS_1


" Umm.. Baiklah.!" setuju Angela pasrah.


__________________________________________@$.


__ADS_2