
Hari pernikahan.
Setelah mengucapkan janji suci, Mereka mengadakan resepsi dan menyambut tamu dari kalangan atas dan teman-teman Wilda serta Angela.
" Wahh... Nggak nyangka banget Wil. Kamu bisa sesukses ini sekarang... dan dapat istri cantik banget pula..." kata Teman SMP Wilda bernama Ela.
" Terima kasih." balas Wilda singkat karena dia capek menjawab semua sapaan dan ucapan selamat dari tadi pagi.
---
Acara selesai saat menjelang malam dan dilanjutkan kembali setelah beristirahat dan mengganti pakaian.
Pesta makan malam.
Wilda yang lelah tetap siaga karena orang yang mengirimkan hadiah kemarin belum menemuinya.
Setelah Selesai pesta makan malamnya Wilda masih belum bertemu dengan orang misterius itu.
" Hah... Syukurlah acaranya selesai dengan aman...!" ucap Wilda sambil melepas dasi.
" Disini kan penjagaannya ketat.. pasti aman lah..!" balas Angela yang tengah melepaskan aksesoris seperti anting dan gelangnya.
__ADS_1
" Kamu udah lupa dengan surat kemarin.?" tanya Wilda.
" Enggaklah.!" balas Angela.
" Dia kan bilang kalau akan bertemu dengan kita hari ini... dan...!" sebelum Wilda menyelesaikan omongannya, Tiba-tiba ada dua orang dengan setelan yang biasa dipakai orang untuk menghadiri kondangan.
" Siapa kalian..?" tanya Wilda takut.
" Humm... Kamu bocah sialan... Cepet banget melupakan guru kamu ini hah...?!!" kata kakek menghadap ke Wilda.
" Ka... Kakek..!" Seru Wilda langsung memeluk Kakek itu.
" Hum... Sekarang kamu udah punya istri cantik... jadi melupakan kami...!" kata Nenek mengelus kepala Wilda.
" Hah... Apa.!! Istri kamu udah hamil.?" kaget pasangan lansia itu.
" Pantas saja kamu dapat istri cantik bagai bidadari ini... teryata kamu hamilin terlebih dahulu...!" ujar Kakek itu seakan meremehkan Wilda.
" Nama kamu nak Angela kan. Kamu pasti sangat menderita saat bersama si bocah ini..." ujar nenek pada Angela.
" Hehehe... Awalnya sih iya... Tapi sekarang tidak... Wilda baik banget kok sama Angela. Dia mengajari Angela banyak hal yang sebelumnya Anfela tidak bisa lakukan...!" jujur Angela.
__ADS_1
" Humph... Dasar. Beraninya menindas gadis kecil ini... Dan membuatnya hamil sebelum menikah... Dan nak Angela kok mau sih dihamili sama Bocah bau ini...?" tanya Kakek penasaran.
" Um... Soalnya saat itu Angela dibius dan masuk ke kosnya Wilda...!" jawab Angela.
" Hah.!" kaget pasangan tua itu dan bergantian memukul kepala Wilda karena mereka menyangka Wilda yang membius Angela.
" Aduh... Sakit tau...!" kata Wilda mengusap kepalalanya.
" Kamu nenek ajarin buat membantu orang... bukannya mebiusnya dan kamu perkosa...!" marah nenek salah paham.
" Nenek salah paham... Justru Wilda yang diperkosa Nek... Saat itu Wilda mabuk karena sakit hati terus tiba-tiba tengah malam Angela masuk ke kosnya Wilda dan merampas kesucian Wilda...!" kata Wilda berakting melas.
" Huhuhu... Bocah... Aku mengerti perasaan kamu... Dulu Kakek juga Aaah.." sebelum selesai ngomongnya kepalan tangan nenek sudah menghantam kepala Kakek.
" Jangan ngomong sembarangan... Jadi begitu...!" kata nenek mulai tenang dengan wajahnya yang memerah karena teringat masa lalunya.
" Oh ya... Kakek dan nenek kemana saja...? Kok nggak pernah mengabariku.?" tanya Wilda.
" Kakek dan Nenek sibuk...!" balas Kakek.
" Sibuk apa.?" Tanya Wilda.
__ADS_1
" Um... Kamu masih muda saat sudah tua kamu akan mengerti... Ehem.. Kakek lapar nih... Kita makan malam yuk...!" kata kakek.
_@$