
Sehari sebelum pernikahan.
" Mau kemana Wil.?" tanya Angela yang melihat Wilda buru-buru pergi pagi-pagi.
" Umm... Ada masalah sebentar... Kamu dikamar saja...!!" perintah Wilda sambil buru-buru keluar kamar.
" Eh... Kenapa buru-buru begitu.?" gumam Angela.
Wilda sebenarnya merasa kekuatan besar yang dirasakannya mendekat ke pulau.
" Ziko.... Coba periksa apakah ada orang yang tidak diundang masuk ke pulau ini..?!" perintah Wilda saat melihat Ziko yang sedang sibuk menyiapkan pesta untuk besok.
" Eh. Kenapa.?" tanya Ziko.
" Sudah... Periksa saja.!!" perintah Wilda panik.
" Ba... baiklah.." kata Ziko ikut panik saat melihat Bosnya pertama kali begitu ketakutan.
Ziko segera menuju ruang pengawas dan mencari orang yang mencurigakan.
" Tidak ada Wil.? Semua orang yang datang kesini mereka tamu undangan..." kata Ziko menghampiri Wilda sambil membawa laptop.
" Eh... Periksa yang bener... Aku... merasakan kembali kekuatan besar dua Minggu lalu disekitar sini...." ujar Wilda.
" Kamu cek sendiri saja Wil..." kata Ziko agar Wilda mempercayainya.
" Eh... Kok tiba-tiba menghilang lagi.?" tanya Wilda pada dirinya sendiri.
" Apa yang menghilang Wil.?" tanya Ziko.
" Kekuatan yang aku maksud..." jawab Ziko.
" Huff.. Syukurlah... kalau sudah hilang..." balas Ziko.
" Pokoknya perketat penjagaan pulau mulai sekarang... Sampai acara besok selesai.!!" perintah Wilda.
" Baik bos.!" kata Ziko.
__ADS_1
Wilda kembali ke kamarnya untuk mengajak Angela sarapan.
" Ayo la... Kita sarapan.!" ajak Wilda pada Angela.
" Um...um..." berontak Angela karena tangan dan kakinya diikat dan mulutnya dengan spray.
" Siapa yang melakukan ini.?" kaget Wilda segera melepaskan ikatannya.
" Uhh...huh... Nggak tau Wil. Dia menggunakan jubah hitam dan pergi setelah memberikan kotak disana.!" kata Angela menunjuk ke arah Meja rias.
" Eh... Apa itu.? Jangan-jangan Bom lagi.?" kata Wilda mengamati kotak yang dtatapnya dengan teliti.
" Apa.. Bom...!! Gimana nih Wil.?" kata Angela ketakutan memeluk Wilda.
" Kamu berlindung di belakangku terlebih dahulu... Biar aku cek sebentar...!!" kata Wilda mulai mendekati kotak tersebut.
" Eh... Dikotaknya ada sebuah ukiran huruf..." kata Wilda.
" Baca Wil.!!" perintah Angela.
" Apa benar itu Bom, Wil.? Kok dia menyuruh kita memakainya.?" bingung Angela.
" Aku akan buka dulu....!" kata Wilda mengambil kotak tersebut dan membuka isinya.
" Eh.? Kain.?" tanya Wilda setelah mengintip sedikit.
" Buka saja Will... Jangan bikin penasaran..!!" kata Angela sambil berlindung dibelakang Wilda.
" Um... Hah. Gaun.?" bingung Wilda setelah membuka kotak tersebut dan mengambil gaunya.
" Gaun.?" kaget Angela segera ikut melihat gaun yang bertaburan mutiara.
" Ada Jas juga loo...!" kata Wilda mengambil jas yang ada dibawah gaun tersebut.
" Dari siapa ini Wil.? Dan kenapa Dia menyuruh kita memakainya besok.? Kita kan sudah memilih gaun untuk besok..." kata Angela bertanya-tanya.
" Hum.. Aku juga tidak tau... Apa...mungkin ini dari orang yang memiliki kekuatan besar yang aku rasakan pagi tadi ya..?" tanya Wilda.
__ADS_1
" Eh...?" kaget Angela.
" Ada apa.?"tanya Wilda.
" Ini ada Kota di saku Jasnya...!!" kata Angela mengeluarkan kotak kecil.
" Hah. Apa ini.?" bingung Wilda dan segera membuka kotaknya.
" Wahh... Kalung.?!!" kaget Wilda setelah membuka kotaknya.
" Apakah ini... Giok.?" tanya Angela.
" Um... Ini giok... dan bukan giok biasa... Ini seperti menyimpan kekuatan yang aku pun tidak akan mampu melawan orang yang memakai kalung ini..." balas Wilda.
" Wah... Sini-sini..." kata Angela merebut kotak tersebut.
Angela segera memakai kalung itu.
" Coba serang aku deh Wil...!" perintah Angela.
" Kamu bodoh atau apa...? Kalau aku serang kamu sekarang... kamu akan terluka..!" ujar Wilda menonyor dahi Angela.
" Katanya kamu nggak bisa melawan setelah aku memakai kalung ini..." ujar Angela.
" Haiss... Sini tangan kamu...!" perintah Wilda.
bersambung..!
@$
_______________________
follow IG: arjun_s._30 |
Facebook : Arjun Su |
______________________|
__ADS_1