Suara Hati Aisyah!

Suara Hati Aisyah!
Sarah.


__ADS_3

HAPPY READING :)


.


.


.


Aku sangat senang lantaran hari ini anakku yang ganteng datang, betapa rindunya aku dengan putraku. Dengan tubuh yang tinggi, badan yang proposional, betapa ganteng nya putraku saat ini.


Sudah lama aku tidak bertemu putraku. Terakhir kali aku melihatnya saat ia berumur 17 tahun, sekarang dia sudah berumur 22 tahun. Dan lihat betapa gagah nya dia sekarang. Lima tahun kami tidak bertemu jadi membuat ku sangat rindu.


Bukan karena dia tidak mau pulang, sejatinya ingin sekali pulang setiap tahunnya, tapi aku melarangnya karena ya agar tidak mengganggu pendidikan nya selama dia kuliah.


Putra ku datang dengan membawa teman-temannya. Dia sangat antusias saat memperkenalkan teman-temannya kepada ku. Sudah lama aku tidak bercengkrama dengan putraku dan kini putraku berubah konyol. Entah apa yang dia pelajari di Ibu Kota sampai-sampai membuat putraku menjadi pria yang konyol.


Aku terkejut saat putraku memperkenalkan teman wanitanya yang satu. Entah kenapa tiba-tiba hatiku sangat bergemuruh, apalagi saat aku mendengar namanya seakan detakan jantungku berhenti detik itu juga. Rasanya aku ingin memeluk gadis itu dan menangis di pelukannya. Tapi aku urungkan itu, karena ya nanti takutnya dikira apa gitu,haha.


Saat aku melihat gadis itu seperti ada sesuatu di dalam diri nya. Gadis lugu yang cantik nan manis, dia begitu lucu dengan pipinya yang sedikit cubby, alis yang sedikit tebal, bibir yang tipis, ah pokoknya dia gadis yang sangat cantik dengan wajahnya yang berparas ayu.


Aisyah, ya itu namanya, seperti nama putriku, tapi aku tidak tahu nama panjangnya, mungkin esok aku akan menanyakannya. Aku jadi rindu ingin bertemu dengan putriku. Apakah dia akan cantik seperti Aisyah yang ini? Melihat Aisyah ini berasa aku sedang berhadapan dengan putriku sendiri, aku berasa dekat dengannya seakan memang benar dia adalah putriku.

__ADS_1


Saat tadi kami berbincang dan bercanda bersama, seakan ada kehangatan di hatiku Betapa senangnya aku saat melihat mereka saling bersenda gurau. Aku ingin berbincang lama dengan Aisyah tetapi aku urungkan itu karena aku tahu dia pasti sangat lelah.


Setelah kami selesai berbincang bersama, dan waktunya juga sudah larut, aku meminta putraku dan teman-temannya beristirahat di kamar yang sudah di sediakan.


Saat aku akan beranjak dari sofa ingin ke kamar tiba-tiba ada suara yang memanggil, dan ternyata adalah si cantik Aisyah.


" Tante." panggilnya.


" Ah iya Nak, ada apa?" jawab ku.


" Terimakasih atas semuanya, Ais sangat senang berada disini dan maaf mungkin kami akan sangat merepotkan tante." ucapnya dengan tersenyum.


Aku yang mendengar itu hanya tersenyum.


" Bolehkan Ais memeluk tante?" ucap nya dengan menunduk.


Aku terkejut saat dia mengucapkan itu, bagaimana bisa tiba-tiba dia meminta memelukku, tapi aku sangat antusias dengan permintannya itu.


" Hm, boleh sini peluk tante." jawab ku dengan senang.


Dia langsung memelukku dengan mengatakan terimakasih dan aku balas pelukanya itu dengan erat dan tersenyum saat dia mengatakan itu. Aku melepaskan pelukannya dan aku melihat senyum yang menghiasi wajahnya yang cantik.

__ADS_1


" Sudah, apa mau lagi hm." kata ku dengan tersenyum.


" Hm, sudah tante." jawabnya dengan malu.


" Ya sudah kamu istirahat gih, pasti cape kan?" kata ku dengan mengelus pucuk kepalanya.


Dan dia hanya mengangguk dan mengatakan selamat malam kepada ku lalu beranjak menuju kamarnya. Aku tersenyum dengan tingkahnya yang lucu. Dia gadis yang sangat membuat ku kagum.


Aku merasa bahagia saat dia memelukku. Ada rasa nyaman saat mendekapnya, seakan ada ikatan batin diantara kami. Entah apa yang ada di dalam hatiku, tapi hati ini begitu hangat saat dia memelukku tadi.


Aku cerita begini jadi rindu kan dengan putriku, pasti putri sudah besar seperti dia, cantik tentunya seperti ku, hihihi. Sudah lah sekarang sudah malam, waktu nya tidur, tidak baik begadang dengan umur ku yang sudah tua ini ya kan, wkwk. Ya sudah aku serahkan cerita POV ku ini ke Dinda yang super cantik ya, bye semua good night.


******


Setelah Sarah dan Aisyah pergi dari ruang keluarga, ternyata ada sepasang mata yang melihat moment ini, dia tersenyum dan merasa senang saat melihat itu.


" Tidak pernah aku melihat kamu sesenang ini Za. Kamu bisa tersenyum tulus, dan merasa bahagia. Bunda juga terlihat senang saat memelukmu tadi, entah ada apa di antara kalian padahal cuma berpelukan tapi kenapa itu bisa membuat kalian sangat bahagia, huh dasar wanita. Tapi aku juga merasa bahagia saat melihat kalian seperti itu, seperti sudah kenal lama." gumam Zafran dengan terkekeh. Lalu meninggalkan tempat itu dan menuju kamarnya buat tidur.


######*****#####


Ok guys gimana chap ini. Sepertinya sangat absurd. Maaf ya.

__ADS_1


Thank you💞


@dinda_mahardhika21


__ADS_2