Suara Hati Aisyah!

Suara Hati Aisyah!
S2- Aisyah yang Bingung!


__ADS_3

HAPPY READING :)


.


.


.


Shah, Sarah, dan anak mereka terlihat sedang duduk di sebuah restoran yang tidak jauh dari taman Air Mancur. Mereka saling bungkam satu sama lain. Tidak ada pembicaraan yang keluar dari mulut mereka.


Shah sedang berfikir bingung, bagaimana caranya untuk memulai pembicaraan ini. Sarah hanya bisa diam tidak bisa berkata apapun, karena dirasa dia masih sangat terkejut. Sedangkan Zafran tidak mau mengatakan apapun tentang ini, dia memilih membiarkan Shah yang akan menyelesaikan ini semua.


Aisyah hanya diam bingung. Kenapa semua orang jadi diam begini? Ada apa sebenarnya? Aisyah yang bosan pun membuka suara.


" Kalian semua kenapa?" Tanya Aisyah yang penasaran.


" Kenapa dari tadi hanya diam?" Lanjut Aisyah lagi.


Shah bingung harus menjawab bagaimana. Sarah hanya tetap diam mendengar pertanyaan Aisyah. Sarah diam karena dia menginginkan Shah untuk menyelesaikan semuanya dan menanggung apa yang selama ini telah ia lakukan.


" Haishhhh. Sebenarnya ada apa hah?" Kesal Aisyah karena pertanyaannya terabaikan tadi.


Shah yang mendengar pertanyaan Aisyah yang kali ini terlihat kesal pun hanya bisa menarik nafas. Dia tahu persis putrinya ini, jika diabaikan pasti akan kesal atau merajuk. Zafran hanya tersenyum tipis melihat Aisyah yang kesal, karena dia tahu juga kalau gadis yang duduk disebelahnya ini pasti akan merajuk jika diabaikan.


" Papa akan memberitahu mu nanti jika sudah ada dirumah," jawab Shah.


" Kenapa harus nanti? Sekarang kan bisa," sahut Sarah dengan nada datar.


Shah diam mendengar ucapan Sarah. Tidak mungkin jika dia mengatakannya sekarang. Dia takut jika nanti Aisyah tahu yang sebenarnya, putrinya ini akan marah besar di depan umum.


" Tidak bisa sekarang. Ini tempat umum," ucap Shah.


" Baiklah. Jika kau tidak bisa mengatakannya sekarang kepada Aisyah. Tapi tolong jelaskan kepadaku semua tentang Aisyah ini."


" Aku akan mengatakan semuanya dengan jelas kepada kalian. Tapi tidak sekarang dan disini."


" Kenapa tidak?"


" Ya karena ini tempat Umum."


" Jelaskan semua Shah!" Tegas Sarah.

__ADS_1


" Tidak disini Sarah," ucap Shah dengan lirih.


" Kenapa tidak hah? Kita semua sudah disini. Dan apa susahnya kau menjelaskan yang sebenarnya. Atau kau mau aku katakan yang sebenarnya kepada Aisyah tentang kita berdua hah?!!" Ucap Sarah dengan suara sedikit meninggi.


Aisyah yang melihat dua orang tua ini saling padu pun bingung. Apa maksudnya dengan menjelaskan tentang semuanya? Ada apa yang sebenarnya dengan mereka? Kenapa Bundanya Zafran terlihat sangat emosi?


Shah hanya menghela kan nafasnya kasar. Dia tahu sangat wanitanya ini sangat lah keras kepala seperti dirinya ini. Dia ingin mengatakan yang sebenarnya, tapi ya nanti. Dia juga bingung harus mulai dari mana untuk menjelaskan kepada Aisyah.


" Sebenarnya ada apa? Kenapa kalian malah berdebat. Apa maksudnya dengan menjelaskan tentang semuanya? Lalu apa hubungannya dengan tentang kalian berdua?" Tanya Aisyah bingung.


Shah dan Sarah pun diam mendengar pertanyaan Aisyah yang beruntut. Zafran kasihan melihat Aisyah yang terlihat bingung tidak tahu apa-apa. Yang bisa dilakukan Zafran hanya mengelus bahu Aisyah pelan guna untuk menenangkannya.


" Jawab! Kenapa kalian malah diam!" Kesal Aisyah.


" Papa sudah bilang akan menjelaskannya nanti saat dirumah," ucap Shah.


" Lalu sebenarnya ada hubungan kalian berdua?" Tanya Aisyah lagi dan lagi.


Shah dan Sarah hanya diam dan saling tatap mendengar pertanyaan Aisyah.


" Kenapa diam lagi seperti itu!"


Sarah yang dari tadi melihat Aisyah emosi, rasanya ingin mengatakan bahwa Papanya ini adalah kekasihnya dahulu. Dia masih tidak ingin menduga kalau Aisyah ini adalah putrinya, karena Shah belum menjelaskan semuanya tentang putri mereka. Dia takut jika Aisyah ini bukan lah putrinya melainkan putri dari Shah dengan Dilara yang lain. Disini Sarah lupa bahwa Dilara benar-benar tidak bisa mengandung.


" Tapi jelaskan kepada tante Sarah apa yang diminta tadi."


" Ini urusan Papa dengan nya. Jadi biarkan kami yang urus berdua."


" Baiklah kalau gitu. Percuma aku disini dari tadi yang hanya mendengar kalian berdebat dan diam jika ditanya. Terserah kalian mau bagaimana. Aku pergi sekarang, dari pada hanya melihat kalian berdebat tidak ada artinya. Uruskan, urusan kalian berdua." ucap Aisyah. Dia langsung beranjak dan pergi dari sana tanpa salam.


" A... A.. Ais dengarkan Papa dulu," teriak Shah.


" Za tunggu dulu," ucap Zafran


Tapi Aisyah tetap melangkahkan kaki nya. Tidak mau mendengar apapun lagi dari mereka yang ada disana.


Sarah pun terkejut bahwa Aisyah bisa berkata begitu dan pergi begitu saja tanpa sopan. Zafran kaget melihat Aisyah yang beranjak lalu pergi. Dia langsung beranjak akan menyusul Aisyah.


" Om selesaikan ini secepat mungkin. Ingat, semua permasalahan yang ada ini adalah karena Om. Om sudah sangat banyak menyakiti hati Bunda. Dan jangan sampai menyakiti hati si Za. Dia anak mereka bukan? Jadi beri penjelasan sebaik mungkin ke Za. Saat Za mengetahui semua, dia pasti akan sangat tertekan. Tapi perlu saya ingatkan Om lagi, beri penjelasan sebaik dan sehalus mungkin agar dia tidak terlalu shock. Satu lagi, berikan penjelasan ini semua tentang Za kepada Bunda. Saya titip Bunda, jangan lagi-lagi sakiti Bunda!" Tutur Zafran penuh emosi sebelum pergi menyusul Aisyah.


Shah dan Sarah hanya diam mendengar penuturan Zafran. Apa Zafran tahu ini semua?

__ADS_1


Sarah masih menatap bengong kepergian Zafran yang menyusul Aisyah. Putranya tadi mengatakan bahwa Aisyah adalah putri mereka (Shah dan Sarah). Jadi apa benar bahwa Aisyah ini adalah putrinya? Apa putranya ini tahu semua yang terjadi ini?, tapi kenapa dia tidak pernah mengatakan ini kepadanya.


Shah heran kenapa Zafran bisa mengatakan itu semua. Kenapa Zafran tahu tentang ini? Darimana dia tahu?


" Jelaskan semua ini Shah, SEKARANG!"


" Apa yang harus aku jelaskan lagi Sar. Semua sudah jelas sekarang dan kau sudah tahu."


" Jadi benar Aisyah ini adalah putriku?" Tanya Sarah lirih.


" Ya. Dia putri kita."


Sarah langsung diam dan memejamkan matanya. Tak terasa air matanya menetes mengingat dirinya selama ini sudah sangat dekat dengan putrinya ini. Kenapa dia tidak bisa mengetahui jika Aisyah ini adalah putrinya. Memang waktu awal bertemu dia merasakan hal yang mendebarkan di hati saat melihat Aisyah pertama kali. Tapi dia tidak mau berharap waktu itu bahwa Aisyah adalah putrinya. Tapi sekarang perasaan yang diduga selama ini adalah benar.


" Maafkan aku Sar," ucap Shah yang melihat Sarah menangis.


Sarah menghapus air matanya kasar. Dia langsung menatapa tajam kearah Shah.


" Kenapa kau ubah namanya?" Tanya Sarah dengan datar dan masih menatap intens ke Shah.


Shah hanya diam mendengar pertanyaan Sarah. Dia tidak tahu harus menjelaskan apa kepada Sarah.


" Katakan Shah! Kenapa kau diam? Jelaskan sekarang atau aku akan menyusul Aisyah dan mengatakan yang sebenarnya!" geram Sarah.


" Baiklah aku akan jelaskan semua tentang nama Aisyah. Kita bicarakan ini dengan tenang dan pelan ya."


Shah menarik nafasnya kasar dan pelan-pelan dia akan menjelaskan kepada Sarah.


.


.


.


~"-*-"~


.


.


.

__ADS_1


Aku gak tahu nulis apa ini. Bodo amat lah ya, hihihi. Maaf.


Thank you💞


__ADS_2