Suara Hati Aisyah!

Suara Hati Aisyah!
S2- Berfikir Lagi!


__ADS_3

HAPPY READING :)


.


.


.


Shah dan Sarah telah sampai di depan Apartemen milik Zafran. Mereka saling mengobrol sedikit dan kemudian di hentikan dengan mobil Zafran yang muncul. Zafran masih bersama Aisyah yang sedang asik makan es krim. Zafran hentikan mobilnya di samping mobil Shah persis.


Aisyah langsung turun dari mobil Zafran, melangkahkan kakinya ke arah Papanya dan diikuti Zafran di belakangnya.


" Papa sudah agak lama menunggu kau disini," ucap Shah.


" Suruh siapa menunggu? Ais gak minta buat Papa menunggu."


" Huh, kan Papa menunggu kamu biar kita bisa pulang bersama."


" Ais bisa pulang sendiri atau diantar Zafran nanti."


" Lalu kenapa Kamu tidak langsung pulang di antar Zafran?" Tanya Shah.


" Ais mau ngomong sesuatu dulu sama Tante Sarah," jawab Aisyah.


Sarah yang dari tadi menunduk mendengarkan Shah dan Aisyah mengobrol pun langsung mengangkat kepalanya.


" Ada apa?" Tanya Sarah langsung.


" Ais mau bilang. Jika suatu saat nanti putri tante sudah diketahui, kenalkan ya sama Ais. Ais ingin sekali melihat seperti apa putri Tante itu," ucap Aisyah antusias.


Shah dan Sarah tidak percaya dengan ucapan Aisyah. Bagaimana dia mau menjawab pintaan Aisyah itu? Apa jadinya jika Aisyah tahu bahwa dirinya adalah putri dari Sarah sendiri?


Zafran yang mendengar itu pun juga merasa terkejut dengan pintaan Aisyah. Dia jadi merasa jahat karena tidak bisa menceritakan semuanya kepada Aisyah.


" Tante, Tante Sarah," panggil Aisyah karena tidak mendapatkan jawaban dari Sarah.


" Eh iya iya boleh. Nanti pasti akan Tante kenalkan kepadamu," jawab Sarah dengan sedikit gugup.


Aisyah tersenyum senang dan tiba-tiba saja langsung memeluk Sarah. Sarah tersentak dengan apa yang dilakukan Aisyah. Dia juga langsung membalas pelukan Aisyah itu dengan memejamkan mata agar ia bisa menahan air matanya tidak jatuh. Ada perasaan berbeda saat moment ini. Karena sekarang dia tahu bahwa gadis yang sedang memeluknya ini adalah putrinya sendiri.

__ADS_1


Shah yang melihat itu pun merasa ngilu di hatinya. Andai saja Aisyah tahu siapa sebenarnya wanita yang dipeluknya itu. Pasti putrinya akan sangat terpukul atas kejahatan dari Ayahnya sendiri.


Zafran hanya bisa tersenyum melihat Sarah dan Aisyah berpelukan. Tidak tahu kenapa Zafran sangat suka melihat dua wanita itu berpelukan. Rasanya tuh seperti ada kehangatan juga dihatinya.


" Makasih ya Tante," ucap Aisyah sembari melepas pelukannya terhadap Sarah.


Sarah hanya mengangguk dan tersenyum sembari mendekap wajah putrinya itu dengan pelan. Aisyah hanya terdiam saat Sarah mengusap pipinya dengan penuh kasih.


" Emmm, ya sudah ayo kita pulang Ais," ucap Shah kepada Aisyah.


Aisyah hanya mengangguk. Sarah langsung melepas kedua tangan di wajah Aisyah. Dia tersenyum saat Aisyah pamit pulang kepada dirinya.


Shah dan Aisyah masuk ke dalam mobil dan langsung melajukan mobilnya. Sarah yang melihat mobil Shah semakin jauh dan menghilang pun tiba-tiba tak terasa air matanya jatuh. Zafran yang melihat air mata Bundanya pun langsung berinisiatif untuk menghapusnya. Sarah tersenyum saat putranya itu mengusap pipinya guna menghapus air mata. Sarah langsung beranjak dari tempat itu masuk kedalam koridor Apartemen.


Zafran tersenyum sedih melihat Bundanya seperti itu. Bundanya pasti sangat miris dengan ini semua. Apa yang akan dia katakan jika Bundanya tanya kepadanya soal dia tahu yang sebenarnya ini.


***


Di dalam mobil Shah hanya terdiam dengan sesekali melirik kearah putrinya. Dia sedang berfikir keras untuk menjelaskan semuanya ke putrinya ini. Dia sangat takut jika putrinya ini akan membenci nya.


" Papa kenapa melihat Ais seperti itu?" Tanya Aisyah heran karena dari tadi Papanya ngeliatin dirinya dengan serius.


Aisyah hanya mengangguk-angguk an kepalanya.


Shah kembali fokus dengan kemudinya. Dia harus bisa siapkan mental untuk mengungkapkan yang sebenarnya.


Mereka telah sampai di depan rumah. Mereka berdua menyengit melihat ada mobil yang tidak asing bagi Aisyah di depan rumah. Siapa yang datang?


Shah dan Aisyah langsung turun dari mobil. Melangkah menuju teras rumah.


" Assalamu'alaikum," salam mereka berdua.


" Wa'alaikumussalam. Eh Papa dan Ais. Darimana saja kalian? Mama sudah nunggu kalian dari tadi loh," ucap wanita yang ternyata adalah Dilara.


" Loh Mama kapan pulang dari Singapura? Kok ada Bang Aashad juga?" Tanya Aisyah terkejut melihat Mamanya sudah ada dirumah.


" Sudah dari dua jam lalu. Mama puang tidak ada siapa-siapa dirumah kecuali Bi Sum. Itu tadi Aashad datang kerumah saat Mama baru saja sampai tadi. Mama terkejut loh sama kedatangan Aashad ini. Ternyata sekarang dia makin ganteng saja," tutur Dilara antusias.


Aashad hanya tersenyum mendengar penuturan Dilara itu.

__ADS_1


" Ya sudah Papa masuk dulu. Gerah mau ganti baju," ucap Shah dan diangguki oleh mereka.


" Oh iya, Papa ingin bicara dulu ya sama Ais. Ais sini, ada yang ingin Papa bicarakan kepada mu," lanjut Shah lagi.


Aisyah hanya mengangguk dan langsung mengikuti kemana Papanya berjalan. Dilara hanya tersenyum dan langsung kembali mengobrol dengan Aashad.


" Ada apa Pah?" Tanya Aisyah saat Papanya telah berhenti berjalan.


" Dengarkan Papa. Kamu jangan bicara soal apapun yang terjadi tadi kepada Mama ya," ucap Shah.


" Memangnya kenapa?"


" Pokoknya jangan bicara apapun. Biar Papa yang bicara nanti," jawab Shah.


Aisyah hanya mengguk setuju.


" Ya sudah sana kamu ganti pakaian mu dulu dan baru menemui Aashad." ucap Shah dan langsung melangkah ke arah kamarnya.


Saat Shah akan membuka pintu, dia dihentikan oleh panggilan putrinya lagi.


" Pah?" Panggil Aisyah.


Shah langsung mengembaliakan badannya kearah Aisyah.


Aisyah melangkah maju ke arah Papanya dan mengatakan...


" Papa masih berhutang penjelasaan kepada Ais." Aisyah langsung pergi setelah mengatak itu.


Shah hanya bisa diam mendengar perkataan putrinya. Dia langsung masuk ke kamarnya untuk berfikir bagaimana dia akan menjelaskan itu, dan untuk mengganti bajunya yang kotor karena terkena noda dari sendok yang dilempar Sarah tadi kepadanya.


.


.


.


~"-*-"~


Thank you💞

__ADS_1


@dinda_mahardhika21


__ADS_2